


Maumere-SuaraSikka.com: Gempa bumi tektonik berkekuatan 7,7 Magnitudo mendorong sikap solidaritas kemanusiaan dari Orang Muda Katolik (OMK) Paroki Santa Maria dari Gunung Karmel Wolofeo Keuskupan Maumere. Kelompok orang muda ini menggelar aksi Seribu Lilin, Doa Bersama, sekaligus menggalang dana bagi korban gempa bumi.
Aksi Seribu Lilin dan Doa Bersama digelar di Lapangan Detumage, Minggu (23/8), melibatkan ribuan umat Katolik setempat. Oscar Sawa, salah satu peserta aksi menyebutkan mereka menyalakan lilin, mendoakan korban, dan memohon keselamatan bagi semua warga yang terdampak gempa bumi dahsyat. Hadir juga saat itu Pastor Paroki Santa Maria dari Gunung Karmel Wofeo Pater Jhon Koten, CRSP, Pastor Vikaris Parokial RD Karel Pehe, dan Frater Mariano Vianey Deporez selaku pendamping OMK.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Pater John Koten sempat membawakan renungan singkat. Imam dari Ordo Klerus Reguler Santo Paulus itu mengajak umat untuk senantiasa mendoakan para korban gempa bumi dan turut bersolider atau memberikan bantuan bagi warga yang terdampak dan menjadi korban gempa bumi.

“Kita perlu bersolider kepada mereka yang kehilangan sanak saudara, yang terluka dan trauma akibat bencana alam ini, agar para korban mampu mendapatkan kekuatan, kesabaran dan ketabahan dalam menghadapi bencana ini,” ajak Patet John Koten.
Usai renungan, umat diminta memasang lilin pada wadah yang telah disiapkan. Ribuan lilin menyala, menggambarkan kekuatan iman dalam terang Kristus. Umat Katolik terus mendaraskan doa-doa pribadi.
Aksi solidaritas kemanusiaan ini dilanjutkan dengan penggalangan dana. Umat mendonasikan dana secara sukarela. Menurut Ketua Panitia Anselmus Derua, hasil penggalangan dana akan disalurkan kepada para korban terdampak, khususnya yang belum tersentuh bantuan, baik dari pemerintah maupun pihak lain.
Halaman : 1 2 Selanjutnya


Ikuti Kami
Subscribe












