Siflan Angi Sebut Ustad Somad Teroris Iman
Dibaca 26 kali
PMKRI Maumere menyerahkan surat laporan kepada Kanit SPKT Polres Sikka, Sabtu (17/8), terkait indikasi penghinaan dan penistaan agama Katolik yang dilakukan Ustad Abdul Somat
Maumere-SuaraSikka.com: Tausyah Ustad Abdul Somad melukai hati umat Katolik. Di Kabupaten Sikka Propinsi NTT, Siflan Angi, seorang Alumni PMKRI Maumere, melampiaskan kemarahannya. Dia menyebut Ustad Somad adalah seorang teroris iman yang layak ditangkap dan diadili.
“Ustad Somad itu siapa? Dia itu teroris iman yang telah mencederai nilai toleransi di negara ini. Kita minta polisi segera tangkap orang itu. Itu teroris iman yang bkin rusak negara ini,” uja Siflan Angi di Polres Sikka jalan Ahmad Yani, Sabtu (17/8) petang.
Siflan angi meragukan jabatan Ustad yang disandang Abdul Somad. Hemat dia, seorang Ustad mestinya memberikan pencerahan dan pendidikan kepada pengikutnya, bukan malah sebaliknya menghina dan menista agama yang lain.
Alumni PMKRI Maumere yang tergabung dalam Forkoma, bersama PMKRO Maumere, petang tadi mendatangi Polres Sikka. Mereka menyerahkan laporan kepada Kapolres Sikka terkait tausyah Ustad Somad yang akhir-akhir ini viral. Tausyah itu dianggap terindikasi memuat poin-poin penistaan terhadap agama Katolik.
“Tausyah Abdul Somad yang viral di instragram dengan tagline @kajianustadsomad sangat menyakiti umat Katolik. Dia telah menghina simbol keselamatan umat Katolik yakti Salib dan Patung. Ini bentuk penistaan yang tidak bisa ditolerir,” demikian surat laporan penghinaan dan penistaan yang disampaikan kepada Kapolres Sikka.
Forkoma dan PMKRI Maumere mendesak Polres Sikka untuk segera menangkap Ustad Somad dan menetapkannya sebagai tersangka. Dua oraganisasi yang bernafaskan Katolik ini menilai tausyah yang disampaikan Ustad Somat bisa menyulut perpecahan dan keutuhan berbangsa dan bernegara.
Viktor Nekur, salah satu anggota Forkoma menyesalkan sikap berkelebihan Ustad Somad yang sama sekali tidak menghargai perbedaan. Sebagai warga negara Indonesia, katanya, mestinya Ustad Somad menjunjung tinggi nilai-nilai kebhinekaan dalam negara yang berazaskan Pancasila.*** (eny)