Sulit Akses Telekomunikasi, Ubiqu Bisa Jadi Solusi

Avatar photo

- Redaksi

Kamis, 22 Agustus 2019 - 19:22 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 64 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Direktur CV Emanuel Etwar Atuna (paling kiri) usai pemasangan Ubiqu di Desa Molie Kabupaten Sabu Raijua

Direktur CV Emanuel Etwar Atuna (paling kiri) usai pemasangan Ubiqu di Desa Molie Kabupaten Sabu Raijua

Maumere-SuaraSikka.com: Bagi wilayah-wilayah yang masih sulit mengakses jaringan telekomunikasi, tidak perlu resah. Kini hadir Ubiqu, internet satelit broadband, bisa menjadi solusi akses internet di mana saja. Hanya dengan perangkat yang kecil dan praktis, sudah bisa menjelajah dunia.
Perangkat Ubiqu terdiri dari antena VSAT, modem satelit, dan router wifi. Antena VSAT dengan diameter 97 centimeter, memiliki brandwidth besar dan mudah dalam proses instalasi. Modem satelit menggunakan teknologi terbaru, lebih cepat dan andal. Dan router wifi untuk berbagi akses internet dengan pengguna lainnya.
Perangkat Ubiqu sempat dipajang pada Bursa Inovasi Desa (BID) yang digelar di Pusat Jajanan dan Cinderamata Kelurahan Kota Uneng Kecamatan Alok Kabupaten Sikka, Rabu (21/8). Tidak kurang dari Wakil Bupati Sikka Romanus Woga yang sempat mengunjungi stand Ubiqu. Dia mendapat informasi selengkapnya dari karyawan PT Pasifik Satelit Nusantara (PSN) dan CV Imanuel.
Rizal Almuin, Account Manager PT PSN yang ditemui di stand Ubiqu menjelaskan Ubiqu biasa disebut dengan internet dari langit. Disebut internet dari langit karena menggunakan teknologi satelit yang ada di langit, berada  kurang lebih 35 ribu kilometer di atas bumi, untuk memberikan layanan internet broadband.
Sulit Akses Telekomunikasi, Ubiqu Bisa Jadi Solusi
Direktur CV Emanuel Etwar Atuna pose bersama usai pemasangan Ubiqu
“Ubiqu hadir sebagai solusi koneksi internet untuk di rumah, sekolah, kantor desa, komunitas usaha kecil menengah, perusahaan, Puskesmas, rumah sakit, dan tempat lainnya yang tidak memiliki jaringan komunikasi sinyal terrestrial seperti ADSL, fiber optik, radio atau GSM,” terang Rizal Almuin.
Perangkat ini dapat diperoleh dengan cara menyewa atau membeli. Untuk wilayah NTT, PT PSN bekerja sama dengan CV Emanuel selaku vendor yang berkedudukan di Maumere. Sebagai teknologi internet satelit terbaru dengan akses internet cepat hingga 10 Mbps, katanya, harga dan paket Ubiqu cukup kompetitif.
Direktur CV Emanuel Etwar Atuna mengatakan pihaknya sudah melayani sejumlah pengguna jasa telekomunikasi yang memanfaatkan Ubiqu sebagai teknologi internet satelit. Di Kabupaten Sabu Raijua, misalnya, dia melayani pemasangan untuk Desa Molie dan Ledeke. Di Kabupaten Sikka, Ubiqu sudah melayani Puskesmas Nele, Rumah Sakit Santa Elisabeth Lela, dan proyek pembangunan Bendungan Napunggete.
“Ini sudah ada pesanan lagi dari beberapa desa seperti Semparong dan  Parumaan di wilayah kepulauan, dan Ladolaka di Kecamatan PaluE. Rencananya nanti selesai kegiatan BID, kami segera pasang,” ujar dia.
Etwar Atuna yang juga owner ET Shop ini mengatakan pihaknya akan terus mempromosikan Ubiqu ke semua instansi pemerintah dan swasta, juga kepada masyarakat. Selain untuk kepentingan komunitas, Ubiqu juga berprospek bisnis, di mana pelanggannya bisa membuka usaha wifi internet di mana saja.*** (eny)
Baca Juga :  Rekanan Mengeluh, AWK Belum Bayar Pekerjaan 4 Titik Dapur SPPG di Sikka, Nilainya Mencapai Rp 754 Juta

Berita Terkait

Pedagang Pasar Alok Sempat Kejar, Bupati Sikka: Saya Tidak Melarikan Diri
Kecewa Bupati Sikka Melarikan Diri, Pedagang Pasar Alok Teriak Pemimpin Pengecut
Penertiban Brutal di Pasar Alok, Terpal Dirobek, Meja Dagangan Diinjak
Fraksi Partai Perindo Sikka Wanti-Wanti Pungli di Sekolah
Jurusan Rekayasa Perangkat Lunak di SMKS Yohanes XXIII Maumere, Juara LKS Tingkat Kabupaten Sikka
Polemik Dapur SPPG 3T di Sikka Seret AWK, Investor Sebut Belum Ada Pencairan BGN dan Bereskan Utang Rekanan di Lapangan
Rekanan Mengeluh, AWK Belum Bayar Pekerjaan 4 Titik Dapur SPPG di Sikka, Nilainya Mencapai Rp 754 Juta
Sekolah Dihancurkan demi Koperasi Desa Merah Putih, AHP: Sangat Keterlaluan

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 20:31 WITA

Pedagang Pasar Alok Sempat Kejar, Bupati Sikka: Saya Tidak Melarikan Diri

Kamis, 11 Juni 2026 - 18:17 WITA

Kecewa Bupati Sikka Melarikan Diri, Pedagang Pasar Alok Teriak Pemimpin Pengecut

Kamis, 11 Juni 2026 - 15:44 WITA

Penertiban Brutal di Pasar Alok, Terpal Dirobek, Meja Dagangan Diinjak

Kamis, 11 Juni 2026 - 07:50 WITA

Fraksi Partai Perindo Sikka Wanti-Wanti Pungli di Sekolah

Rabu, 10 Juni 2026 - 21:30 WITA

Jurusan Rekayasa Perangkat Lunak di SMKS Yohanes XXIII Maumere, Juara LKS Tingkat Kabupaten Sikka

Rabu, 10 Juni 2026 - 13:45 WITA

Rekanan Mengeluh, AWK Belum Bayar Pekerjaan 4 Titik Dapur SPPG di Sikka, Nilainya Mencapai Rp 754 Juta

Selasa, 9 Juni 2026 - 21:27 WITA

Sekolah Dihancurkan demi Koperasi Desa Merah Putih, AHP: Sangat Keterlaluan

Selasa, 9 Juni 2026 - 19:51 WITA

10 Kali Dapat Opini WTP, Bupati Sikka: Berkat Komitmen Eksekutif dan Legislatif

Berita Terbaru

Daerah

Fraksi Partai Perindo Sikka Wanti-Wanti Pungli di Sekolah

Kamis, 11 Jun 2026 - 07:50 WITA