Argumentasi Saling Sindir, Tiga Anggota Dewan di Sikka Nyaris Bentrok

0
279
Argumentasi Saling Sindir, Tiga Anggota Dewan di Sikka Nyaris Bentrok
Suasana ruang rapat paripurna, Kamis (5/9), di mana nyaris terjadi bentrok antara anggota Dewan
Maumere-SuaraSikka.com: Hari ketiga pembahasan Tata Tertib DPRD Sikka, Kamis (5/9), berlangsung panas. Tiga anggota dewan nyaris bentrok, menyusul argumentasi saling sindir terhadap substansi pembahasan.
Paripurna itu sendiri dipimpin Ketua Sementara DPRD Sikka Donatus David, didampingi Wakil Ketua Sementara Yoseph Karmianto Eri. Kepala Bagian Risalah dan beberapa staf hadir untuk mencatat jalannya persidangan.
Awalnya pembahasan berlangsung datar-datar saja. Yoseph Karmianto Eri bertugas membaca pasal per pasal, kemudian Donatus David memberikan kesempatan kepada anggota Dewan untuk menanggapinya.
Suasana panas saat pembahasan terkait hak dan kewajiban anggota Dewan. Beragam pendapat dari anggota Dewan menanggapi format yang ada pada rancangan Peraturan Tata Tertib. Stefanus Sumandi dari PDIP mempertegas agar pendapat anggota Dewan lebih menghasilkan sebuah format yang berkualitas. Dia menyebutkan agar pembahasan itu tidak sekedar omong kosong.
Pendapat Stefanus Sumandi ini dikecam Philipus Fransiskus dari PAN. Dia menilai Stefanus Sumandi sepertinya sedang menggurui anggota Dewan. Dengan nada keras Philipus Fransiskus menentang sambil memprotes  kapasitas Stefanus Sumandi yang menggurui lainnya.
Sampai pada perdebatan argumentasi ini, Donatus David langsung intervensi untuk menskors paripurna. Namun sebelum diskors, Fransiskus Stephanus Say dari Partai Gerindra meminta berbicara. Dia mempersoalkan jabatan Wakil Ketua Sementara yang dinilai ilegal.
Setelah selesai Fransiskus Stephanus Say berbicara, Donatus David langsung menskors paripurna. Tadinya dikira suasana sudah mencair, ternyata Stefanus Sumandi keluar ruangan sambil mengomel. Reaksi Stefanus Sumandi ini rupanya memicu Philipus Fransiskus. Dia pun bersuara besar dengan nada tinggi, dan menantang Stefanus Sumandi.
Philipus Fransiskus berupaya mendekati Stefanus Sumandi yang sedang berjalan keluar ruangan. Beberapa anggota Dewan langsung spontan menghadang Philipus Fransiskus.
Sementara Stefanus Sumnadi yang sudah berada di luar ruangan, terdengar masih bersuara keras. Philipus Fransiskus kembali naik pitam. Dia pun meladeni dengan mengeluarkan kata yang tidak santun. Kondisi ini membuat marah Alfonsus Ambrosius yang adalah politisi PDIP. Bentrok pun nyaris terjadi antara Philipus Fransiskus dan Alfonsus Ambrosius.
Suasana di dalam ruangan paripurna menjadi sedikit tegang. Donatus David selaku Ketua Sementara DPRD Sikka kemudian mengundang anggota Dewan ke ruangan kerjanya. Belum diketahui pasti apa yang dibahas di ruang Donatus David. Namun informasinya, Donatus David berupaya mencairkan persoalan agar tidak membias kepada hal-hal yang tidak diinginkan yang merufikan citra lembaga perwakilan rakyat tersebut.
Pantauan media ini, tidak ada hal yang begitu luar biasa dari pembahasan hak dan kewajiban anggota Dewan, hingga akhirnya melahirkan perseteruan yang memanas. Berbagai pendapat yang mewarnai pembahasan, sesungguhnya adalah dinamika yang positip. Namun sepertinya, masing-masing anggota Dewan yang bertikai, masih menanggapi dengan cara-cara emosional yang tidak terkontrol.*** (eny)

TINGGALKAN BALASAN

Silahkan ketik komentar anda
Silahkan ketik nama anda di sini