Warga Adukan Kades Nele Urung ke Kejari Maumere

Avatar photo

- Redaksi

Kamis, 5 September 2019 - 21:36 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 23 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Poster turunkan kepala desa saat aksi demo beberapa waktu lalu

Poster turunkan kepala desa saat aksi demo beberapa waktu lalu

Maumere-SuaraSikka.com: Kasus dugaan penyalahgunaan keuangan di Desa Nele Urung Kecamatan Nele Kabupaten Sikka kini mulai bergeser ke tingkat yang lebih serius. Pada Rabu (4/9), sejumlah warga telah melaporkan dan mengadukan secara resmi Kepala Desa Nele Urung Yulius Welung ke Kejaksaan Negeri Maumere.
Kepala Kejaksaan Negeri Maumere Azwan Tanjung yang dihubungi di Kantor Kejaksaan Negeri Maumere, membenarkan adanya pengaduan warga masyarakat Desa Nele Urung terhadap kepala desa setempat. Pihak kejaksaan, katanya, telah menerima pengaduan, dan akan mempelajarinya.
Pengaduan warga masyarakat diterima langsung Kepala Seksi Pidana Khusus Jeremias Pena. Kepada media ini, Jeremias Pena menjelaskan pengaduan warga masyarakat terkait dugaan penyelewenagan keuangan desa. Sepintas, kata dia, banyak item dugaan penyelewenangan yang disampaikan warga masyarakat.
“Tadi pagi warga masyarakat Nele Urung ke sini. Mereka menyerahkan surat pengaduan terhadap kepala desa. Saya sudah terima, nanti kami pelajari,” jelas Jeremias Pena, Rabu (4/9), di Kantor Kejaksaan Negeri Maumere.
Kasus dugaan penyelewengan keuangan desa, sementara ini ditangani pihak Inspektorat Kabupaten Sikka. Institusi ini telah melakukan pemeriksaan dan menemukan adanya penyelewengan keuangan sebesar Rp 154 juta lebih. Sampai dengan jatuh tempo pada 16 Agustus 2019, Yulius Welung telah menyetor kembali Rp 62 juta.
Setelah 11 hari melewati jatuh tempo, Selasa (27/8), warga masyarakat melakukan aksi  demo menuntut Yulius Welung mundur dari jabatan kepala desa. Aksi ini dilakukan karena tidak adanya tindakan serius Inspektorat Sikka terhadap kepala desa. Apalagi terbetik kabar kepala desa diberikan tambahan waktu 120 hari untuk menindaklanjuti hasil temuan.
Aksi demo ini akhirnya mendorong Inspektorat bekerja lebih cepat. Inspektur Pembantu Chris Ladapase, Kamis (29/8), mendatangi Yulius Welung di Kantor Desa Nele Urung. Dalam pertemuan, Yulius Welung bersama Inspektur Pembantu Chris Ladapase bersepakat tambahan waktu 30 hari. Kesepakatan ini menuai protes warga masyarakat.
Penyelewengan keuangan desa yang dilakukan Yulius Welung berdasarkan temuan Inspektorat berupa ketekoran kas sebesar Rp 146.109.092, pungutan pajak negara/ daerah sebesar Rp 32.876.039, penerimaan PADes sebesar Rp 9.084.578, uang bantuan seng Rp 15 juta, bantuan sosial bagi janda sebesar Rp 4,5 juta, pengeluaran fiktif bagi janda sebesar Rp 3,5 juta, dan biaya pemasangan instalasi air bersih sebesar Rp 864.760.
Yulius Welung telah menandatangani surat pertanggungjawaban mutlak untuk menindaklanjuti hasil temuan. Dia diberikan waktu sampai dengan 2 Oktober 2019.*** (eny)
Baca Juga :  SMP Negeri 1 Maumere Cetak Prestasi, Raih Juara Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan

Berita Terkait

Peduli Kota Maumere Indah, Bank NTT Salurkan CSR Rp 172,5 Juta
SMP Negeri 1 Maumere Cetak Prestasi, Raih Juara Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan
Door Prize Handphone Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere
Serunya Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere, SMPK MBC Ohe Beri Ancaman Serius
Bukan Sekadar Belajar di Kelas, SMPK Yapenthom 2 Maumere Gandeng Frater Ledalero Ajak Siswa Kenali Diri dan Bertumbuh dalam Kasih
49 Tim SMP di Sikka Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere
Groudbreaking Kampung Nelayan Merah Putih di Wuring, Bupati Sikka: Kita Dukung Ekosistem Ekonomi Kelautan yang Terintegrasi
Pemerintah Gandeng Perbankan, Bikin Cantik Wajah Kota Maumere

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 10:31 WITA

Peduli Kota Maumere Indah, Bank NTT Salurkan CSR Rp 172,5 Juta

Rabu, 21 Oktober 2026 - 20:43 WITA

SMP Negeri 1 Maumere Cetak Prestasi, Raih Juara Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 13:36 WITA

Door Prize Handphone Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere

Senin, 19 Oktober 2026 - 21:59 WITA

Serunya Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere, SMPK MBC Ohe Beri Ancaman Serius

Kamis, 15 Oktober 2026 - 18:45 WITA

Bukan Sekadar Belajar di Kelas, SMPK Yapenthom 2 Maumere Gandeng Frater Ledalero Ajak Siswa Kenali Diri dan Bertumbuh dalam Kasih

Rabu, 14 Oktober 2026 - 16:49 WITA

Groudbreaking Kampung Nelayan Merah Putih di Wuring, Bupati Sikka: Kita Dukung Ekosistem Ekonomi Kelautan yang Terintegrasi

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:27 WITA

Pemerintah Gandeng Perbankan, Bikin Cantik Wajah Kota Maumere

Kamis, 8 Oktober 2026 - 10:23 WITA

Bupati Sikka “Tampar” ASN: Jangan Lihat Pekerjaan Hanya sebagai Rutinitas Administrasi

Berita Terbaru