Dinas PKO Sikka Bakal Copot Kepala SMPN 2 Nita

0
131
Dinas PKO Sikka Bakal Copot Kepala SMPN 2 Nita
Pelaksana Tugas Kepala Dinas PKO Sikka Mayella da Cunha
Maumere-SuaraSikka.com: Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olah Raga Kabupaten Sikka Mayella da Cunha bakal mencopot Kepala SMPN 2 Nita Gaudens Benyamin Sareng. Masalahnya karena yang bersangkutan sudah 2 bulan tidak masuk sekolah tanpa alasan.
Kebijakan ini ditempuh Dinas PKO Sikka setelah mendengar langsung keluhan dari sejumlah orang tua murid dan 13 pelajar SMPN 2 Nita yang mendatangi Kantor Dinas PKO Sikka di Maumere, Kamis (10/10). Rencananya dia akan menunjuk Pelaksana Tugas Kepala SMPN 2 Nita agar suasana pendidikan di sekolah itu berlangsung normal.
“Saya sudah dengar keluhan dari orang tua murid, terus saya sudah konsultasi juga dengan Bupati. Jadi nanti kami akan berhentikan Kepala SMPN 2 Nita, dan menunjuk pelaksana tugas. Kami akan lakukan segera dalam waktu dekat. Mungkin Senin depan sudah ada keputusannya,” jelas Mayella da Cunha, Kamis (10/10).
Mayella da Cunha yang baru 1 bulan menjabat Pelaksana Tugas Kepala Dinas PKO Sikka mengaku sudah mendengar informasi tentang tidak adanya kegiatan belajar mengajar (KBM) di sekolah itu selama dua bulan terakhir. Dari informasi itu, pada Rabu (9/10), dia langsung turun ke sekolah tersebut yang letaknya di Desa Nirangkliung Kecamatan Nita. Tujuannya ke sekolah itu untuk memastikan benar tidaknya informasi yang dia terima.
“Kemarin saya turun ke sana. Sampai di sekolah itu sekitar pukul 12.00 Wita, ternyata benar, tidak ada KBM. Anak-anak hanya bermain saja. Guru-guru yang ada hanya 3 orang. Kepala sekolah tidak ada,” jelas dia.
Selama beberapa jam berada di sekolah itu, dia menggali keterangan dan informasi dari guru dan para pelajar. Begitu banyak informasi yang dia terima tentang keadaan sekolah pada dua bulan terakhir ini. Informasi pun semakin lengkap dengan keluhan orang tua murid yang mendatangi Kantor Dinas PKO.
Mayella da Cunha mengatakan selain persoalan tidak adanya kegiatan belajar mengajar, dia juga mendapat informasi tentang persoalan bantuan keuangan yang menurutnya berjalan tidak baik. Bantuan keuangan itu seperti dana PIP yang tidak semua pelajar menerimaya, dan realisasinya pun baru satu kali. Termasuk juga persoalan honor bagi guru-guru honor, yang disebutnya sudah 11 bulan tidak dibayar.
Terhadap persoalan keuangan, Mayella da Cunha mengatakan dia berencana meminta Bupati Sikka untuk menurunkan Tim Inspektorat agar melakukan audit keuangan sekolah. Dan selanjutnya dia akan mengambil tindakan setelah mengetahui hasul audit.
Sebagaimana diketahui, sejumlah orang tua murid dan 13 pelajar SMPN Nita 2 di Nirangkliung Kecamatan Nita, Kamis (10/10), mendatangi Kantor Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olah Raga Kabupaten Sikka. Mereka mengeluhkan persoalan di sekolah itu karena sudah dua bulan tanpa ada kegiatan belajar mengajar (KBM).
Para orang tua murid dan pelajar ini menyewa sebuah mobil angkutan untuk menuju Kantor Dinas PKO di Maumere. Mereka nekad menempuh perjalanan kurang lebih 40 kilometer, dengan harus melewati infrastruktur jalan yang belum terlalu bagus. Di Kantor Dinas PKO, mereka diterima Pelaksana Tugas Kepala Dinas PKO Sikka Mayella da Cunha.*** (eny)

TINGGALKAN BALASAN

Silahkan ketik komentar anda
Silahkan ketik nama anda di sini