Tiga Prajurit Termuda Terima Tumpeng TNI

0
28
Tiga Prajurit Termuda Terima Tumpeng TNI
Bupati Sikka menyerahkan tumpeng kepada prajurit termuda TNI-AD, Sabtu (5/10) di Lapangan Umum Kota Baru Maumere
Maumere-SuaraSikka.com: Perayaan HUT TNI ke-74 di Kota Maumere Kabupaten Sikka Propinsi NTT, Sabtu (5/10), berlangsung sederhana di Lapangan Umum Kota Baru. Selain demonstrasi bela diri, momentum ini juga diwarnai dengan pemberian tumpeng ulang tahun kepada tiga orang prajurit termuda.
Potongan tumpeng pertama diberikan Bupati Sikka Fransiskus Roberto Diogo kepada Peltu Elias dari TNI-AD. Berikutnya Kapolres Sikka AKBP Rickson Situmorang memberikan potongan tumpeng kedua kepada Serda Adika dari TNI-AL. Dan potongan tumpeng terakhir diserahkan Pelaksa Lanal Maumere Letkol Laut (PM) Muchsin Wibowo kepada Kopda Iwan Winarno dari TNI-AU.
Pemberian tumpeng kepada prajurit-prajurit termuda ini sebagai motivasi kepada prajurit TNI untuk terus meningkatkan tugas dan peran dalam menjaga pertahanan dan keamanan negara dan bangsa.
Pada upacara peringatan HUT ke-74 TNI, Bupati Sikka bertindak sebagai Inspektur Upacara dengan Komandan Upacara Danup Armed Edi Hermanto. Hadir pada kesempatan itu antara lain Dandim 1603 Sikka Letkol Sugeng Prihatin, Pelaksa Lanal Maumere, Kapolres Sikka, Kejari Maumere, Ketua Pengadilan Negeri Maumere, serta mantan Bupati Sikka Daniel Woda Pale dan Alexander Longginus.
Bupati Sikka membacakan sambutan tertulis Panglima TNI. Dalam sambutannya, Panglima TNI anyara lain menyebutkan diperlukan postur TNI ideal, yang dibangun sesuai kebijakan pertahanan negara, yang disusun dengan memperhatikan kondisi geografis Indonesia sebagai negara kepulauan. Pembangunan postur TNI meliputi pembangunan kekuatan, pembinaan kemampuan, dan gelar kekuatan TNI.
Usai upacara, dilanjutkan dengan berbagai atraksi bela diri dari para atlit-atlit tarung drajat dan pencak silat dari Persaudaraan (PSHT) Maumere. Atraksi bela diri ini menarik perhatian para undangan, karena para atlit memperlihatkan kemampuan dan keterampilan mereka dalam aktifitas bela diri.
Atlit-atlit PSHT berhasil meraih simpati dengan berbagai demonstrasi seperti memecahkan balok es menggunakan tangan dan kepala, membengkokan besi dengan leher sebagai landasan kekuatan, termasuk memecahkan gorong-gorong dengan tangan kosong.*** (eny)

TINGGALKAN BALASAN

Silahkan ketik komentar anda
Silahkan ketik nama anda di sini