Pilkades Serentak di Sikka, Bupati Minta Perketat Ijazah

Avatar photo

- Redaksi

Kamis, 17 Oktober 2019 - 17:51 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 15 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Sikka Fransiskus Roberto Diogo saat pembukaan Rapat Koordinasi Pilkades di Lantai 2 Kantor Bupati Sikka, Selasa (15/10)

Bupati Sikka Fransiskus Roberto Diogo saat pembukaan Rapat Koordinasi Pilkades di Lantai 2 Kantor Bupati Sikka, Selasa (15/10)

Maumere-SuaraSikka.com: Tahun ini Kabupaten Sikka akan menggelar Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Gelombang Ketiga. Sementara ini panitia tengah melakukan proses pelaksanaan sesuai tahapan-tahapan. Bupati Sikka Fransiskus Roberto Diogo meminta perketat ijazah, salah satu persyaratan penting dalam proses ini.
Saat membuka Rapat Koordinasi Pilkades di Lantai 2 Kantor Bupati Sikka, Selasa (15/10), Bupati Sikka mengingatkan Panitia Pilkades agar benar-benar memberikan perhatian serius terhadap ijazah bakal calon. Dia juga meminta Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olah Raga Kabupaten Sikka agar melakukan pengetatan saat melegalisir ijazah bakal calon.
Pesan ini sengaja dia utarakan, karena ketika menjabat Camat Nele beberapa waktu lalu, dia pernah mengalami adanya inidikasi ijazah palsu oleh salah seorang calon kepala desa di Kecamatan Nele.
“Saya sudah punya pengalaman waktu jadi Camat Nele dulu. Ada indikasi salah seorang calon kepala desa, indikasinya ijazah palsu. Kita juga cek. Saya tanya kepada yang bersangkutan, tapi dia jawab bukan palsu,” cerita Bupati Sikka kepada di depan forum Rakor Pilkades.
Bupati Sikka berharap pengalaman seperti itu tidak terjadi lagi.  Untuk itu dia mengingatkan semua pihak yang terlibat dalam proses pemilihan kepala desa agar berkoordinasi secara baik. Hemat dia, dengan melaksanakan proses secara prosedural dan taat azas sesuai regulasi, maka akan melahirkan kepala desa yang berkualitas.
“Jadi kita harus ketat, supaya menghasilkan barang bagus, jadi yang terpilih juga kepala desa yang bagus. Kalau kita mau dapatkan yang berkualitas, yah pendidikan itu menjadi syarat penting,” ujar dia.
Lebih jauh Bupati Sikka mengingatkan agar benar-benar taat azas sesuai peraturan perundang-undangan. Dia berharap tidak ada penyimpangan yang menyeleweng dari regulasi. Dia  menggunakan istilah tidak ada selisih satu centu pun dari regulasi yang mengatur tentang pencalonan dan pemilihan kepala desa.
Rapat Koordinasi Pilkades Sikka Gelombang Ketiga ini dihadiri Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pemerintahan Desa Fitrinita Krsitiani, Dandim 1603 Sikka Sugeng Prihatin selaku Pengawas Kabupaten, sejumlah Kapolsek dan Camat, Penjabat Kepala Desa, dan Ketua Pilkades.
Pilkades Serentak di Sikka akan berlangsung di 31 desa yang tersebar pada 14 kecamatan. Mestinya ada 32 desa yang menggelar Pilkades, namun dalam Rakor Pilkades, Desa Wogalirit di Kecamatan Doreng dipastikan gagal menggelar Pilkades karena hingga sekarang belum tebentuk Panitia Pilkades.
Sementara itu tanggal pelaksanaan Pilkades pun berubah. Sebelumnya Pilkades Serentak dijadwalkan pada 21 November 2019. Namun setelah penyesuaian kembali jadwal, akhirnya disepakati hari pencoblosan dimajukan satu hari, sehingga pelaksanaan pemilihan akan terjadi pada 20 November 2019.*** (eny)
Baca Juga :  Kecewa Bupati Sikka Melarikan Diri, Pedagang Pasar Alok Teriak Pemimpin Pengecut

Berita Terkait

Pedagang Pasar Alok Sempat Kejar, Bupati Sikka: Saya Tidak Melarikan Diri
Kecewa Bupati Sikka Melarikan Diri, Pedagang Pasar Alok Teriak Pemimpin Pengecut
Penertiban Brutal di Pasar Alok, Terpal Dirobek, Meja Dagangan Diinjak
Fraksi Partai Perindo Sikka Wanti-Wanti Pungli di Sekolah
Jurusan Rekayasa Perangkat Lunak di SMKS Yohanes XXIII Maumere, Juara LKS Tingkat Kabupaten Sikka
Polemik Dapur SPPG 3T di Sikka Seret AWK, Investor Sebut Belum Ada Pencairan BGN dan Bereskan Utang Rekanan di Lapangan
Rekanan Mengeluh, AWK Belum Bayar Pekerjaan 4 Titik Dapur SPPG di Sikka, Nilainya Mencapai Rp 754 Juta
Sekolah Dihancurkan demi Koperasi Desa Merah Putih, AHP: Sangat Keterlaluan

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 20:31 WITA

Pedagang Pasar Alok Sempat Kejar, Bupati Sikka: Saya Tidak Melarikan Diri

Kamis, 11 Juni 2026 - 18:17 WITA

Kecewa Bupati Sikka Melarikan Diri, Pedagang Pasar Alok Teriak Pemimpin Pengecut

Kamis, 11 Juni 2026 - 15:44 WITA

Penertiban Brutal di Pasar Alok, Terpal Dirobek, Meja Dagangan Diinjak

Kamis, 11 Juni 2026 - 07:50 WITA

Fraksi Partai Perindo Sikka Wanti-Wanti Pungli di Sekolah

Rabu, 10 Juni 2026 - 21:30 WITA

Jurusan Rekayasa Perangkat Lunak di SMKS Yohanes XXIII Maumere, Juara LKS Tingkat Kabupaten Sikka

Rabu, 10 Juni 2026 - 13:45 WITA

Rekanan Mengeluh, AWK Belum Bayar Pekerjaan 4 Titik Dapur SPPG di Sikka, Nilainya Mencapai Rp 754 Juta

Selasa, 9 Juni 2026 - 21:27 WITA

Sekolah Dihancurkan demi Koperasi Desa Merah Putih, AHP: Sangat Keterlaluan

Selasa, 9 Juni 2026 - 19:51 WITA

10 Kali Dapat Opini WTP, Bupati Sikka: Berkat Komitmen Eksekutif dan Legislatif

Berita Terbaru

Daerah

Fraksi Partai Perindo Sikka Wanti-Wanti Pungli di Sekolah

Kamis, 11 Jun 2026 - 07:50 WITA