Gaji Pegawai BPBD Sikka Tekor Rp 600 Juta Lebih

Avatar photo

- Redaksi

Jumat, 29 November 2019 - 14:12 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 72 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala BPBD Sikka Mohammad Daeng Bakir dan beberapa Kepala Bidang saat rapat kerja dengan Komisi 3 DPRD Sikka, Jumat (29/11)

Kepala BPBD Sikka Mohammad Daeng Bakir dan beberapa Kepala Bidang saat rapat kerja dengan Komisi 3 DPRD Sikka, Jumat (29/11)

Maumere-SuaraSikka.com: Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sikka Mohammad Daeng Bakir dibuat pening. Pasalnya anggaran belanja gaji untuk pegawai di instansi itu mengalami ketekoran Rp 600 juta lebih.
Gaji Pegawai BPBD Sikka Tekor Rp 600 Juta Lebih
Komisi 3 DPRD Sikka saat rapat kerha dengan BPBD Sikka, Jumat (29/11)
Dalam rapat kerja dengan Komisi 3 DPRD Sikka, Mohamad Daeng Bakir menjelaskan anggaran belanja gaji untuk 2019 sebesar Rp 2,4 miliar lebih. Untuk tahun 2020 direncanakan sebesar Rp 1.860.612.647.
Menurut dia tidak ada perubahan signifikan kepegawaian di BPBD Sikka seperti kenaikan pangkat dan jumlah pegawai. Malah, anehnya, pegawai sekarang berjumlah 24 orang, tapi yang terakomodir pada RAPBD 2020 hanya 22 orang.
Komisi 3 DPRD Sikka merasa aneh dengan informasi ini. Terkesan, ini adalah satu-satunya dinas yang bermasalah dengan penganggaran belanja gaji pegawai.
Ketua Komisi 3 DPRD Sikka Alfridus Melanus Aeng menganjurkan Kepala BPBD Sikka melakukan komunikasi kembali dengan Dinas Keuangan. Komunikasi sangat penting agar mendapatkan solusi atas persoalan ini.
Mohammad Daeng Bakir yang dihubungi usai rapat kerja mengatakan pihaknya sudah berkoordinasi secara lisan dengan Dinas Keuangan. Dari koordinasi lisan itu, Dinas Keuangan akan mengecek kembali rancangan anggaran belanja gaji pegawai BPBD Sikka agar tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari.*** (eny)
Baca Juga :  Bangunan SDN Wolomoni di Niawula Ende Digusur Paksa, Jadikan Koperasi Desa Merah Putih, Satgas FP NTT Nasional Kecam Keras!

Berita Terkait

Pedagang Pasar Alok Sempat Kejar, Bupati Sikka: Saya Tidak Melarikan Diri
Kecewa Bupati Sikka Melarikan Diri, Pedagang Pasar Alok Teriak Pemimpin Pengecut
Penertiban Brutal di Pasar Alok, Terpal Dirobek, Meja Dagangan Diinjak
Fraksi Partai Perindo Sikka Wanti-Wanti Pungli di Sekolah
Jurusan Rekayasa Perangkat Lunak di SMKS Yohanes XXIII Maumere, Juara LKS Tingkat Kabupaten Sikka
Polemik Dapur SPPG 3T di Sikka Seret AWK, Investor Sebut Belum Ada Pencairan BGN dan Bereskan Utang Rekanan di Lapangan
Rekanan Mengeluh, AWK Belum Bayar Pekerjaan 4 Titik Dapur SPPG di Sikka, Nilainya Mencapai Rp 754 Juta
Sekolah Dihancurkan demi Koperasi Desa Merah Putih, AHP: Sangat Keterlaluan

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 20:31 WITA

Pedagang Pasar Alok Sempat Kejar, Bupati Sikka: Saya Tidak Melarikan Diri

Kamis, 11 Juni 2026 - 18:17 WITA

Kecewa Bupati Sikka Melarikan Diri, Pedagang Pasar Alok Teriak Pemimpin Pengecut

Kamis, 11 Juni 2026 - 15:44 WITA

Penertiban Brutal di Pasar Alok, Terpal Dirobek, Meja Dagangan Diinjak

Kamis, 11 Juni 2026 - 07:50 WITA

Fraksi Partai Perindo Sikka Wanti-Wanti Pungli di Sekolah

Rabu, 10 Juni 2026 - 21:30 WITA

Jurusan Rekayasa Perangkat Lunak di SMKS Yohanes XXIII Maumere, Juara LKS Tingkat Kabupaten Sikka

Rabu, 10 Juni 2026 - 13:45 WITA

Rekanan Mengeluh, AWK Belum Bayar Pekerjaan 4 Titik Dapur SPPG di Sikka, Nilainya Mencapai Rp 754 Juta

Selasa, 9 Juni 2026 - 21:27 WITA

Sekolah Dihancurkan demi Koperasi Desa Merah Putih, AHP: Sangat Keterlaluan

Selasa, 9 Juni 2026 - 19:51 WITA

10 Kali Dapat Opini WTP, Bupati Sikka: Berkat Komitmen Eksekutif dan Legislatif

Berita Terbaru

Daerah

Fraksi Partai Perindo Sikka Wanti-Wanti Pungli di Sekolah

Kamis, 11 Jun 2026 - 07:50 WITA