Dewan Sikka “Jalan-Jalan”, Pembahasan RAPBD 2020 Jalan di Tempat

Avatar photo

- Redaksi

Rabu, 4 Desember 2019 - 13:00 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 22 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gedung DPRD Sikka

Gedung DPRD Sikka

Maumere-SuaraSikka.com: Sebanyak 35 anggota Dewan di Kabupaten Sikka dikabarkan sedang “jalan-jalan” ke luar daerah. Akibatnya pembahasan RAPBD Tahun 2020 pun berjalan di tempat.
Informasi yang dihimpun media ini, para anggota yang terhormat itu tinggalkan Maumere pada Minggu (1/12), sehari setelah selesai rapat kerja komisi bersama pemerintah daerah setempat. Program “jalan-jalan” itu sudah tertuang pada agenda kerja DPRD Sikka sebagaimana dibahas Badan Musyawarah DPRD Sikka beberapa waktu lalu.
Pada agenda kerja, disebutkan DPRD Sikka melakukan perjalanan dinas dalam rangka kaji banding. Substansi kaji banding tidak termuat dalam agenda kerja. Demikian pun tidak disebutkan dengan jelas di mana lokasi kaji banding.
Kaji banding DPRD Sikka ini dilaksanakan di tengah kesibukan membahas RAPBD 2020. Pembahasan yang penting dan strategis itu dimulai dengan Pidato Pengantar Bupati Sikka atas RAPBD 2020 Kamis (21/11). Setelah itu dilanjutkan dengan Pemandangan Umum Fraksi-Fraksi, Keterangan Pemerintah, dan Rapat Kerja Komisi.
Secara normal dan keberlangsungan, mestinya pembahasan agenda besar ini dilanjutkan di Badan Anggaran. Namun karena DPRD Sikka sudah menjadwalkan kaji banding, maka pembahasan di Banggar baru akan dimulai pada Jumat (6/12). Pembahasan di Banggar direncanakan berlangsung 4 hari, minus hari Minggu (8/12), dan berakhir pada Selasa (10/12). Setelah itu dilakukan asistensi dan sinkronisasi, dengan rencana penetapan APBD 2020 pada Jumat (20/12).
Ketua DPRD Sikka Donatus David yang dihubungi melalui telepon selular, Rabu (4/12), menjelaskan jadwal kaji banding sudah ditetapkan melalui Banmus. Mestinya jadwal ini tidak bertabrakan dengan pembahasan RAPBD 2020 jika saja pemerintah lebih konsisten mengajukan dokumen RAPBD pada awal Nopember 2019.
“Kami sudah dorong pemerintah untuk ajukan dokumen pada 4 Nopember 2019. Tapi pemerintah beralasan masih rasionalisasi, dan baru bisa diajukan pada 21 Nopember 2019,” alasan dia.
Kaji banding DPRD Sikka ini dilakukan komisi-komisi di berbagai daerah. Komisi 1 melakukan kaji bandinv tentang desa wisata di Kota Malang. Komisi 2 melakukan kaji banding tentang pinjaman daerah di Kabupaten Goa dan DKI Jakarta. Sedangkan Komisi 3 melakukan kaji banding tentang pendidikan dasar dan menengah bebas biaya di DIY Yogyakarta dan Kabupaten Goa.*** (eny)
Baca Juga :  Polemik Dapur SPPG 3T di Sikka Seret AWK, Investor Sebut Belum Ada Pencairan BGN dan Bereskan Utang Rekanan di Lapangan

Berita Terkait

Erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki, Bandara Frans Seda Maumere Ditutup Sementara
Pedagang Pasar Alok Sempat Kejar, Bupati Sikka: Saya Tidak Melarikan Diri
Kecewa Bupati Sikka Melarikan Diri, Pedagang Pasar Alok Teriak Pemimpin Pengecut
Penertiban Brutal di Pasar Alok, Terpal Dirobek, Meja Dagangan Diinjak
Fraksi Partai Perindo Sikka Wanti-Wanti Pungli di Sekolah
Jurusan Rekayasa Perangkat Lunak di SMKS Yohanes XXIII Maumere, Juara LKS Tingkat Kabupaten Sikka
Polemik Dapur SPPG 3T di Sikka Seret AWK, Investor Sebut Belum Ada Pencairan BGN dan Bereskan Utang Rekanan di Lapangan
Rekanan Mengeluh, AWK Belum Bayar Pekerjaan 4 Titik Dapur SPPG di Sikka, Nilainya Mencapai Rp 754 Juta

Berita Terkait

Sabtu, 20 Juni 2026 - 14:03 WITA

Erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki, Bandara Frans Seda Maumere Ditutup Sementara

Kamis, 11 Juni 2026 - 20:31 WITA

Pedagang Pasar Alok Sempat Kejar, Bupati Sikka: Saya Tidak Melarikan Diri

Kamis, 11 Juni 2026 - 18:17 WITA

Kecewa Bupati Sikka Melarikan Diri, Pedagang Pasar Alok Teriak Pemimpin Pengecut

Kamis, 11 Juni 2026 - 15:44 WITA

Penertiban Brutal di Pasar Alok, Terpal Dirobek, Meja Dagangan Diinjak

Kamis, 11 Juni 2026 - 07:50 WITA

Fraksi Partai Perindo Sikka Wanti-Wanti Pungli di Sekolah

Rabu, 10 Juni 2026 - 18:31 WITA

Polemik Dapur SPPG 3T di Sikka Seret AWK, Investor Sebut Belum Ada Pencairan BGN dan Bereskan Utang Rekanan di Lapangan

Rabu, 10 Juni 2026 - 13:45 WITA

Rekanan Mengeluh, AWK Belum Bayar Pekerjaan 4 Titik Dapur SPPG di Sikka, Nilainya Mencapai Rp 754 Juta

Selasa, 9 Juni 2026 - 21:27 WITA

Sekolah Dihancurkan demi Koperasi Desa Merah Putih, AHP: Sangat Keterlaluan

Berita Terbaru

Daerah

Fraksi Partai Perindo Sikka Wanti-Wanti Pungli di Sekolah

Kamis, 11 Jun 2026 - 07:50 WITA