TPP ASN Dianggarkan, Tapi Belum Tentu Dicairkan
Dibaca 28 kali
Tim Anggaran Pemerintah Daerah Kabupaten Sikka pada rapat Banggar, Jumat (13/12)
Maumere-SuaraSikka.com: Badan Anggaran (Banggar) DPRD Sikka mengakomodir Tunjangan Perbaikan Penghasilan (TPP) Tahun 2020 untuk aparatur sipil negara di Kabupaten Sikka. Hanya saja anggaran ini belum bisa dicairkan, sebelum Mendagri memberikan persetujuan.
Dalam rapat Banggar, Jumat (13/12),
Anggaran yang disetujui masuk dalam APBD 2020, itu pun hanya 11 bulan saja, minus Januari 2020. Hal ini karena pemerintah baru akan melakukan konsultasi ke Kementerian Mendagri pada awal Januari 2020. Konsultasi dimaksudkan untuk mendapatkan kepastian tentang persetujuan Mendagri.
Menurut Permendagri Nomor 33 Tahun 2019 tentang Pedoman Penyusunan APBD Tahun 2020, pemerintah dapat menganggarkan TPP jika kondisi keuangan daerah berada pada status sedang, dan mendapatkan persetujuan DPRD Sikka. Dan anggaran tersebut dapat dicairkan jika telah mendapat persetujuan Mendagri.
Tim Anggaran Pemerintah Daerah melalui Sekretaris Badan Keuangan dan Aset Daerah Paul Prasetya memastikan kondisi keuangan daerah per tahun 2018 dalam status sedang. Dengan demikian memenuhi syarat untuk menganggarkan TPP di tahun 2020. Pemerintah daerah, katanya, memohon dukungan dan persetujuan DPRD Sikka.
Dalam diskusi yang alot, sejumlah anggota Banggar DPRD Sikka memberikan pikiran-pikiran kritis. Antara lain apakah dianggarkan pada APBD Induk ataukah APBD Perubahan, karena belum ada kejelasan kapan Mendagri menerbitkan persetujuan. Selain itu juga ada kekuatiran terjadinya silpa karena pembayaram TPP tidak berlaku surut.
Paul Prasetya memberikan keyakinan tidak mungkin terjadi silpa jika dianggarkan pada APBD Induk. Alasannya jika TPP pada APBD Induk tidak terealisasi maka anggaran tersebut bisa dikeluarkan dan kemudian dibahas bersama Badan Anggaran pada RAPBD Perubahan 2020.
Pemerintah daerah setempat mengusulkan anggaran TPP sebesar Rp 36.642.493.476 yang mana penganggaran tiap bulan senilai Rp 3.053.541.123. Sesuai persetujuan Banggar DPRD Sikka, pemerintah setempat akan mengurangi anggaran TPP bulan Januari 2020.*** (eny)