DBD Kepung Sikka, Tembus 21 Kecamatan

0
77
DBD Kepung Sikka, Tembus 21 Kecamatan
Suasana pemeriksaan kesehatan pasien DBD di RSUD TC Hillers Maumere beberapa waktu lalu
Maumere-SuaraSikka.com: Serangan virus demam berdarah dengue (DBD) di Kabupaten Sikka semakin tidak tertahankan. Sejak Sabtu (15/2), sudah menembus 21 kecamatan. Artinya DBD sudah mengepung seluruh daerah itu.
Sebelumnya, terhitung 22 Januari 2019, DBD melingkar di 17 kecamatan dengan 184 kasus termasuk 2 anak meninggal. Empat kecamatan yang belum tersentuh adalah PaluE, Mapitara, Waiblama dan Nele. Pemerintah daerah setempat pun menetapkan status kejadian luar biasa (KLB).
Berselang lima hari saja, virus ini menggerogoti lagi wilayah Mapitara dan Nele. Seiring dengan itu terjadi peningkatan menjadi 224 kasus.
Gerakan virus DBD kian merajalela. Paskah penetapan KLB, 3 anak lagi meninggal dunia. Terhitung Sabtu (16/2), sudah terjadi 664 kasus, dan menyerang seluruh wilayah kecamatan.
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sikka Petrus Herlemus memastikan sudah 5 anak yang meninggal, di mana 2 anak meninggal sebelum KLB, dan 3 anak setelah KLB.
Kasus yang terbanyak, katanya, terjadi di Kecamatan Magepanda, menyusul setelah itu Alok Barat, Alok, dan Alok Timur. Namun terakhir ini, Kecamatan Nita melonjak drastis, berada di bawah Magepanda.*** (eny)

TINGGALKAN BALASAN

Silahkan ketik komentar anda
Silahkan ketik nama anda di sini