2 Korban DBD Hari Ini, dari Magepanda dan Nele

0
274
2 Korban DBD Hari Ini, dari Magepanda dan Nele
Isak tangis keluarga korban DBD dari Desa Nele Urung di ruang jenazah RSUD TC Hillers Maumere, Sabtu (29/2)
Maumere-SuaraSikka.com: Virus demam berdarah dengue (DBD) belum bisa dicegah. Di akhir Februari, Sabtu (29/2), DBD merenggut 2 bocah di RSUD TC Hillers Maumere, masing-masing dari Kecamatan Magepanda dan Nele.
Sisilia Intan Sedu, 11 tahun, meninggal pukul 09.23 Wita. Jasadnya dibawa ke Kampung Baru RT/RW 004/002 Desa Magepanda. Menyusul setelah itu meninggal lagi Alicia Natalin Joselin, 3 tahun 3 bulan. Warga Desa Nele Urung ini meninggal pukul 11.15 Wita di Ruang ICU.
2 Korban DBD Hari Ini, dari Magepanda dan Nele
Korban DBD dari Magepanda dibaringkan di ruang jenazah, Sabtu (29/2)
Dokter Spesialis Anak Mario Nara yang dihubungi di Ruang Melati, membenarkan kematian 2 bocah akibat DBD. Dua korban ini masuk kemarin, sudah dalam keadaan shock.
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kabupaten Sikka Petrus Herlemus yang dihubungi terpisah, langsung mengirimkan staf ke RSUD TC Hillers Maumere. Setelah mendapat informasi pasti, dia membenarkan 2 korban DBD hari ini.
Pantauan media ini di ruang jenazah, Ibu kandung Sisilia Sedu tampak menangis histeris. Dia menangis sambil menyebut-nyebut nama anaknya.
Begitu pun ketika korban Alicia Natalin Joselin dibawa dari Ruang ICU ke ruang jenazah. Keluarga mengantar dengan iringan tangisan histeris.
Kematian 2 bocah ini menambah daftar korban tewas DBD menjadi 11 orang. Hingga kemarin sudah terjadi 984 kasus du DBD di Kabupaten Sikka. Magepanda masih menduduki peringkat atas dengan 158 kasus, sementara Nele dengan 29 kasus.*** (eny)

TINGGALKAN BALASAN

Silahkan ketik komentar anda
Silahkan ketik nama anda di sini