Baru 2 Hari Back Up DBD, 18 Nakes Kembali ke Jakarta

Avatar photo

- Redaksi

Kamis, 12 Maret 2020 - 17:45 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 4 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sikka Petrus Herlemus

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sikka Petrus Herlemus

Maumere-SuaraSikka.com: Sebanyak 18 tenaga kerja yang dibawa Menkes RI ke Kabupaten Sikka, dikabarkan Jumat (13/3) besok akan kembali ke Jakarta. Padahal mereka baru 2 hari melaksanakan back up pencegahan demam berdarah dengue (DBD) pada sejumlah fasilitas kesehatan di daerah itu.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sikka Petrus Herlemus yang dihubungi Kamis (12/3), membenarkan 18 nakes dari TNI akan kembali ke Jakarta.
“Ya, besok mereka balik. Karena kasus DBD cenderung turun, dan kita kita dapat bantuan 10 dokter dari Kemenkes melalui propinsi, maka Jakarta tarik pulang,” jelas Petrus Herlemus.
Dia menegaskan tidak ada alasan lain 18 nakes itu kembali ke Jakarta, kecuali menurunnya kasus DBD dan keberadaan 10 nakes bantuan Kemenkes. Pernyataan itu sekaligus membantah informasi yang diterima media ini terkait pelayanan pemerintah setempat yang tidak sesuai permintaan para nakes.
Sebelumnya, Bupati Sikka Fransiskus Roberto Diogo mengeluarkan surat tugas penempatan untuk 18 nakes, yang terdiri dari 11 nakes dari TNI-AD dan 7 nakes dari TNI-AU. Para nakes ini disebarkan pada 10 fasilitas kesehatan di Kabupaten Sikka, dari rumah sakit hingga Puskesmas.
Sementara itu jumlah kasus DBD hingga pagi tadi yakni sebanyak 1.255 kasus, 14 di antaranya meninggal. Terdapat 101 pasien yang dirawat intensif terdiri dari 80 pasien anak dan 21 pasien dewasa.
Data yang dihimpun dari Dinas Kesehatan Kabupaten Sikka, 101 pasien itu dengan rincian 68 pasien di RSUD TC Hillers Maumere, 29 pasien di RS Santo Gabriel Kewapante, dan 4 pasien di RS Santa Elisabeth Lela.*** (eny)
Baca Juga :  Rekanan Mengeluh, AWK Belum Bayar Pekerjaan 4 Titik Dapur SPPG di Sikka, Nilainya Mencapai Rp 754 Juta

Berita Terkait

Pedagang Pasar Alok Sempat Kejar, Bupati Sikka: Saya Tidak Melarikan Diri
Kecewa Bupati Sikka Melarikan Diri, Pedagang Pasar Alok Teriak Pemimpin Pengecut
Penertiban Brutal di Pasar Alok, Terpal Dirobek, Meja Dagangan Diinjak
Fraksi Partai Perindo Sikka Wanti-Wanti Pungli di Sekolah
Jurusan Rekayasa Perangkat Lunak di SMKS Yohanes XXIII Maumere, Juara LKS Tingkat Kabupaten Sikka
Polemik Dapur SPPG 3T di Sikka Seret AWK, Investor Sebut Belum Ada Pencairan BGN dan Bereskan Utang Rekanan di Lapangan
Rekanan Mengeluh, AWK Belum Bayar Pekerjaan 4 Titik Dapur SPPG di Sikka, Nilainya Mencapai Rp 754 Juta
Sekolah Dihancurkan demi Koperasi Desa Merah Putih, AHP: Sangat Keterlaluan

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 20:31 WITA

Pedagang Pasar Alok Sempat Kejar, Bupati Sikka: Saya Tidak Melarikan Diri

Kamis, 11 Juni 2026 - 18:17 WITA

Kecewa Bupati Sikka Melarikan Diri, Pedagang Pasar Alok Teriak Pemimpin Pengecut

Kamis, 11 Juni 2026 - 15:44 WITA

Penertiban Brutal di Pasar Alok, Terpal Dirobek, Meja Dagangan Diinjak

Kamis, 11 Juni 2026 - 07:50 WITA

Fraksi Partai Perindo Sikka Wanti-Wanti Pungli di Sekolah

Rabu, 10 Juni 2026 - 21:30 WITA

Jurusan Rekayasa Perangkat Lunak di SMKS Yohanes XXIII Maumere, Juara LKS Tingkat Kabupaten Sikka

Rabu, 10 Juni 2026 - 13:45 WITA

Rekanan Mengeluh, AWK Belum Bayar Pekerjaan 4 Titik Dapur SPPG di Sikka, Nilainya Mencapai Rp 754 Juta

Selasa, 9 Juni 2026 - 21:27 WITA

Sekolah Dihancurkan demi Koperasi Desa Merah Putih, AHP: Sangat Keterlaluan

Selasa, 9 Juni 2026 - 19:51 WITA

10 Kali Dapat Opini WTP, Bupati Sikka: Berkat Komitmen Eksekutif dan Legislatif

Berita Terbaru

Daerah

Fraksi Partai Perindo Sikka Wanti-Wanti Pungli di Sekolah

Kamis, 11 Jun 2026 - 07:50 WITA