EA Sudah Kontak Fisik dengan 60 Orang

Avatar photo

- Redaksi

Sabtu, 11 April 2020 - 15:12 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 13 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi

Ilustrasi

Kupang-SuaraSikka.com: Sejak berada di Kupang, EA disinyalir sudah berinteraksi dengan 50-60 orang. Pemkot Kupang sudah mengantongi 15 nama, lengkap dengan alamat.

Hal ini disampaikan Wakil Wali Kota Kupang Hermanus Man ketika menyampaikan keterangan pers kepada wartawan, Jumat (10/4) malam, di Gedung Sasando Kantor Gubernur NTT.

Hermanus Man mengatakan pihaknya telah mengikuti informasi tentang EA, yang diunggah dalam video yang beredar. Pasien positif Covid 19 pertama di NTT itu diperkirakan telah berinteraksi dengan 50-60 orang di Kota Kupang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Data sementara saat ini sekitar 50-60 orang yang sudah kontak langsung dan berinteraksi dengan dia. Ada 15 orang yang sudah ada nama dan alamatnya. Dan kita sudah punya data. Bahkan ada 1 yang sudah ke daerah lain di NTT, dan saya sudah kontak bupati-nya agar orang itu segera ditelusuri dan diambil tindakan medis,” ungkap Herman Man.

Baca Juga :  Jurusan Rekayasa Perangkat Lunak di SMKS Yohanes XXIII Maumere, Juara LKS Tingkat Kabupaten Sikka

Satgas Covid Kota Kupang saat ini tengah melakukan pemeriksaan terhadap 5 orang yang sudah melakukan kontak langsung dengan EA.

“Saya baru dapat laporan bahwa malam ini ada 5 orang yang diperiksa, 3 di antaranya atas kerelaan sendiri datang dan lapor bahwa sudah berinteraksi dengan pasien positif, dan 2 lainnya kita kontak untuk datang periksa,” sebutnya.

Di Kota Kupang sudah tercatat 3 kasus Covid dengan rincian 2 orang PDP (pasien dalam pengawasan) dan 1 orang positip. Hermanus Man menyebutkan 3 orang tersebut bukan warga Kota Kupang.

“Tiga kasus ini bukan warga Kota Kupang. Ini perlu saya tegaskan agar tidak meresahkan warga Kota Kupang,” tegas dia.

Baca Juga :  Penertiban Brutal di Pasar Alok, Terpal Dirobek, Meja Dagangan Diinjak

Dia menambahkan Dinas Kesehatan Kota Kupang sudah menyiapkan tim survelens hingga ke Puskesmas. Tim itu terdiri dari para medis dan dokter yang berpengalaman guna menelusuri jejak sosial EA.

“Kita telusuri sejak dia datang ke Kupang, siapa yang jemput di bandara, makan di mana, di rumah ketemu dengan siapa saja. Ini semacam kerja intelejen yang menyelidiki epidemologi. Dari situ kita akan tahu bahwa dia sudah bertemu dengan siapa saja, di mana dan kapan. Semua kontak yang sudah berhubungan dengan dia, akan kita rapid test,” ujar Herman Man.

Dia mengimbau warga Kota Kupang yang merasa pernah berinteraksi dengan EA agar secara sukarela datang melaporkan diri di Dinas Kesehatan Kota Kupang untuk dilakukan pemeriksaan.*** (eny)

Berita Terkait

Pedagang Pasar Alok Sempat Kejar, Bupati Sikka: Saya Tidak Melarikan Diri
Kecewa Bupati Sikka Melarikan Diri, Pedagang Pasar Alok Teriak Pemimpin Pengecut
Penertiban Brutal di Pasar Alok, Terpal Dirobek, Meja Dagangan Diinjak
Fraksi Partai Perindo Sikka Wanti-Wanti Pungli di Sekolah
Jurusan Rekayasa Perangkat Lunak di SMKS Yohanes XXIII Maumere, Juara LKS Tingkat Kabupaten Sikka
Polemik Dapur SPPG 3T di Sikka Seret AWK, Investor Sebut Belum Ada Pencairan BGN dan Bereskan Utang Rekanan di Lapangan
Rekanan Mengeluh, AWK Belum Bayar Pekerjaan 4 Titik Dapur SPPG di Sikka, Nilainya Mencapai Rp 754 Juta
Sekolah Dihancurkan demi Koperasi Desa Merah Putih, AHP: Sangat Keterlaluan

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 20:31 WITA

Pedagang Pasar Alok Sempat Kejar, Bupati Sikka: Saya Tidak Melarikan Diri

Kamis, 11 Juni 2026 - 18:17 WITA

Kecewa Bupati Sikka Melarikan Diri, Pedagang Pasar Alok Teriak Pemimpin Pengecut

Kamis, 11 Juni 2026 - 15:44 WITA

Penertiban Brutal di Pasar Alok, Terpal Dirobek, Meja Dagangan Diinjak

Kamis, 11 Juni 2026 - 07:50 WITA

Fraksi Partai Perindo Sikka Wanti-Wanti Pungli di Sekolah

Rabu, 10 Juni 2026 - 21:30 WITA

Jurusan Rekayasa Perangkat Lunak di SMKS Yohanes XXIII Maumere, Juara LKS Tingkat Kabupaten Sikka

Rabu, 10 Juni 2026 - 13:45 WITA

Rekanan Mengeluh, AWK Belum Bayar Pekerjaan 4 Titik Dapur SPPG di Sikka, Nilainya Mencapai Rp 754 Juta

Selasa, 9 Juni 2026 - 21:27 WITA

Sekolah Dihancurkan demi Koperasi Desa Merah Putih, AHP: Sangat Keterlaluan

Selasa, 9 Juni 2026 - 19:51 WITA

10 Kali Dapat Opini WTP, Bupati Sikka: Berkat Komitmen Eksekutif dan Legislatif

Berita Terbaru

Daerah

Fraksi Partai Perindo Sikka Wanti-Wanti Pungli di Sekolah

Kamis, 11 Jun 2026 - 07:50 WITA