Nasib Warga Karantina, Tergantung Hasil Swab

Avatar photo

- Redaksi

Selasa, 21 April 2020 - 13:54 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 19 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penyemprotan antiseptik kepada warga yang menjalani karantina di Gedung SCC, Selasa (21/4) pagi

Penyemprotan antiseptik kepada warga yang menjalani karantina di Gedung SCC, Selasa (21/4) pagi

Maumere-SuaraSikka.com: Warga yang sedang menjalani karantina di Gedung SCC dan Rujab Bupati Sikka belum diperbolehkan pulang. Nasib mereka tergantung hasil swab enam sampel di laboratorium Surabaya.

Sebanyak 179 eks penumpang KM Lambelu itu menjalani masa karantina terhitung Selasa (7/4) lalu. Menurut perhitungan 14 hari, masa karantina berakhir Selasa (21/4) hari ini.

Sementara itu enam sampel swab dikirim ke Surabaya sejak Rabu (15/4). Di antara 6 sampel swab itu, ada 4 sampel swab dari eks penumpang KM Lambelu. Hingga Selasa (21/4) hasilnya belum keluar.

Jurubicara Satgas Covid Sikka Petrus Herlemus mengatakan masa karantina berakhir hari ini. Namun pihaknya belum berani memulangkan warga karantina ke rumah masing-masing. Dia beralasan masih menunggu hasil swab.

“Tadi malam memang sempat ada riak-riak kecil. Saya langsung turun ke SCC dan Rujab Bupati untuk memberikan penjelasan. Dan syukurlah mereka paham,” ungkap Petrus Herlemus.

Baca Juga :  Peduli Kota Maumere Indah, Bank NTT Salurkan CSR Rp 172,5 Juta

Petrus Herlemus mengatakan jika hasil swab negatif, maka semua warga karantina dikembalikan ke rumah masing-masing. Sebaliknya jika ada yang positip, maka pemerintah akan memperpanjang masa karantina selama 14 hari terhitung hasil swab keluar.

Untuk perpanjangan 14 hari, katanya, akan dilakukan pemisahan ke lokasi karantina yang sudah disiapkan yakni gedung eks Kantor Bupati Sikka dan Puskesmas Waigete.*** (eny)

Berita Terkait

Peduli Kota Maumere Indah, Bank NTT Salurkan CSR Rp 172,5 Juta
SMP Negeri 1 Maumere Cetak Prestasi, Raih Juara Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan
Door Prize Handphone Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere
Serunya Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere, SMPK MBC Ohe Beri Ancaman Serius
Bukan Sekadar Belajar di Kelas, SMPK Yapenthom 2 Maumere Gandeng Frater Ledalero Ajak Siswa Kenali Diri dan Bertumbuh dalam Kasih
49 Tim SMP di Sikka Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere
Groudbreaking Kampung Nelayan Merah Putih di Wuring, Bupati Sikka: Kita Dukung Ekosistem Ekonomi Kelautan yang Terintegrasi
Pemerintah Gandeng Perbankan, Bikin Cantik Wajah Kota Maumere

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 10:31 WITA

Peduli Kota Maumere Indah, Bank NTT Salurkan CSR Rp 172,5 Juta

Rabu, 21 Oktober 2026 - 20:43 WITA

SMP Negeri 1 Maumere Cetak Prestasi, Raih Juara Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 13:36 WITA

Door Prize Handphone Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere

Senin, 19 Oktober 2026 - 21:59 WITA

Serunya Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere, SMPK MBC Ohe Beri Ancaman Serius

Kamis, 15 Oktober 2026 - 18:45 WITA

Bukan Sekadar Belajar di Kelas, SMPK Yapenthom 2 Maumere Gandeng Frater Ledalero Ajak Siswa Kenali Diri dan Bertumbuh dalam Kasih

Rabu, 14 Oktober 2026 - 16:49 WITA

Groudbreaking Kampung Nelayan Merah Putih di Wuring, Bupati Sikka: Kita Dukung Ekosistem Ekonomi Kelautan yang Terintegrasi

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:27 WITA

Pemerintah Gandeng Perbankan, Bikin Cantik Wajah Kota Maumere

Kamis, 8 Oktober 2026 - 10:23 WITA

Bupati Sikka “Tampar” ASN: Jangan Lihat Pekerjaan Hanya sebagai Rutinitas Administrasi

Berita Terbaru