Maumere-SuaraSikka.com: Satgas Covid Sikka, Senin (27/4), menerjunkan ratusan relawan ke lapangan. Mereka bertugas memantau eks penumpang KM Lambelu yang melaksanakan karantina mandiri.
Sebelum diterjunkan ke desa-desa, para relawan mendapat tambahan pembekalan dari Tim Kerja Satgas Covid Dinas Kesehatan Kabupaten Sikka.
Tambahan pembekalan dimaksudkan agar kegiatan yang dilaksanakan benar-benar sesuai protokoler kesehatan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Jurubicara Satgas Covid Sikka Petrus Herlemus, Senin (27/4), menjelaskan para relawan akan bertugas hingga masa karantina selesai.
Selain relawan, Satgas Covid Sikka juga menurunkan Tim Gerak Cepat (TGC) Dinkes Sikka dan Puskesmas. Nantinya TGC dan relawan bergabung bersama untuk kegiatan pemantauan.
“Tiap hari mereka akan laporkan perkembangan karantina mandiri. Kita akan tindaklanjuti sesuai laporan,” ujar dia.
Sebanyak 145 eks penumpang Lambelu sedang menjalani karantina mandiri di rumah masing-masing. Sejauh mana perkembangannya belum diketahui, antara lain layak tidaknya tempat karantina mandiri, dan bagaimana tanggung jawab mereka dalam melaksanakan karantina mandiri.
Sebelumnya Petrus Herlemus menegaskan Satgas Covid Sikka akan menjemput paksa pelaku karantina mandiri yang bandel karena tidak melaksanakan protokoler kesehatan dengan baik.*** (eny)















