Maumere-SusraSikka.com: Kabar baru dari Kabupaten Sikka. Dari hasil rapid test hari ini, 19 orang dinyatakan reaktif. Mereka itu 10 dari klaster Gowa, dan 9 eks penumpang KM Lambelu.
Jurubicara Satgas Covid Sikka Petrus Herlemus, Jumat (1/5) malam, mengatakan pagi tadi petugas medis telah melakukan rapid test pertama kepada 38 Jamaah Tabligh Alumni Gowa.
Selain itu pagi tadi juga dilakukan rapid test ketiga kepada 33 eks penumpang Lambelu dan rapid test pertama terhadap 2 calon Pekerja Migran Indonesia (PMI), pelaku perjalanan yang datang dari Kupang.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Sebanyak 10 Jamaah Tabligh yang reaktif, terdiri dari 7 orang di dalam Kota Maumere, dan 3 orang dari Desa Nangahale Kecamatan Talibura.
Terhadap 19 orang reaktif ini, Petrus Herlemus mengatakan malam ini juga langsung dijemput ke lokasi karantina terpusat. Rencananya 19 orang ini akan ditempatkan terpisah di Gedung SCC.
Hingga pukul 21.00 Wita sudah 2 orang jamaah yang dijemput, dan langsung dibawa ke Gedung SCC. Dua orang ini berdomisili di Kelurahan Beru. Sementara ini masih dijemput lagi yang lainnya.*** (eny)















