19 Reaktif Rapid Test: 10 Klaster Gowa, 9 Eks Lambelu

Avatar photo

- Redaksi

Jumat, 1 Mei 2020 - 22:04 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 14 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dua orang Jamaah Tabligh Alumni Gowa di lokasi karantina terpusat di Gedung SCC, Jumat (1/5) (foto: istimewa)

Dua orang Jamaah Tabligh Alumni Gowa di lokasi karantina terpusat di Gedung SCC, Jumat (1/5) (foto: istimewa)

Maumere-SusraSikka.com: Kabar baru dari Kabupaten Sikka. Dari hasil rapid test hari ini, 19 orang dinyatakan reaktif. Mereka itu 10 dari klaster Gowa, dan 9 eks penumpang KM Lambelu.

Jurubicara Satgas Covid Sikka Petrus Herlemus, Jumat (1/5) malam, mengatakan pagi tadi petugas medis telah melakukan rapid test pertama kepada 38 Jamaah Tabligh Alumni Gowa.

Selain itu pagi tadi juga dilakukan rapid test ketiga kepada 33 eks penumpang Lambelu dan rapid test pertama terhadap 2 calon Pekerja Migran Indonesia (PMI), pelaku perjalanan yang datang dari Kupang.

Sebanyak 10 Jamaah Tabligh yang reaktif, terdiri dari 7 orang di dalam Kota Maumere, dan 3 orang dari Desa Nangahale Kecamatan Talibura.

Terhadap 19 orang reaktif ini, Petrus Herlemus mengatakan malam ini juga langsung dijemput ke lokasi karantina terpusat. Rencananya 19 orang ini akan ditempatkan terpisah di Gedung SCC.

Baca Juga :  Polemik Dapur SPPG 3T di Sikka Seret AWK, Investor Sebut Belum Ada Pencairan BGN dan Bereskan Utang Rekanan di Lapangan

Hingga pukul 21.00 Wita sudah 2 orang jamaah yang dijemput, dan langsung dibawa ke Gedung SCC. Dua orang ini berdomisili di Kelurahan Beru. Sementara ini masih dijemput lagi yang lainnya.*** (eny)

Berita Terkait

Pedagang Pasar Alok Sempat Kejar, Bupati Sikka: Saya Tidak Melarikan Diri
Kecewa Bupati Sikka Melarikan Diri, Pedagang Pasar Alok Teriak Pemimpin Pengecut
Penertiban Brutal di Pasar Alok, Terpal Dirobek, Meja Dagangan Diinjak
Fraksi Partai Perindo Sikka Wanti-Wanti Pungli di Sekolah
Jurusan Rekayasa Perangkat Lunak di SMKS Yohanes XXIII Maumere, Juara LKS Tingkat Kabupaten Sikka
Polemik Dapur SPPG 3T di Sikka Seret AWK, Investor Sebut Belum Ada Pencairan BGN dan Bereskan Utang Rekanan di Lapangan
Rekanan Mengeluh, AWK Belum Bayar Pekerjaan 4 Titik Dapur SPPG di Sikka, Nilainya Mencapai Rp 754 Juta
Sekolah Dihancurkan demi Koperasi Desa Merah Putih, AHP: Sangat Keterlaluan

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 20:31 WITA

Pedagang Pasar Alok Sempat Kejar, Bupati Sikka: Saya Tidak Melarikan Diri

Kamis, 11 Juni 2026 - 18:17 WITA

Kecewa Bupati Sikka Melarikan Diri, Pedagang Pasar Alok Teriak Pemimpin Pengecut

Kamis, 11 Juni 2026 - 15:44 WITA

Penertiban Brutal di Pasar Alok, Terpal Dirobek, Meja Dagangan Diinjak

Kamis, 11 Juni 2026 - 07:50 WITA

Fraksi Partai Perindo Sikka Wanti-Wanti Pungli di Sekolah

Rabu, 10 Juni 2026 - 21:30 WITA

Jurusan Rekayasa Perangkat Lunak di SMKS Yohanes XXIII Maumere, Juara LKS Tingkat Kabupaten Sikka

Rabu, 10 Juni 2026 - 13:45 WITA

Rekanan Mengeluh, AWK Belum Bayar Pekerjaan 4 Titik Dapur SPPG di Sikka, Nilainya Mencapai Rp 754 Juta

Selasa, 9 Juni 2026 - 21:27 WITA

Sekolah Dihancurkan demi Koperasi Desa Merah Putih, AHP: Sangat Keterlaluan

Selasa, 9 Juni 2026 - 19:51 WITA

10 Kali Dapat Opini WTP, Bupati Sikka: Berkat Komitmen Eksekutif dan Legislatif

Berita Terbaru

Daerah

Fraksi Partai Perindo Sikka Wanti-Wanti Pungli di Sekolah

Kamis, 11 Jun 2026 - 07:50 WITA