Disampaikan Reaktif Rapid Test, Gadis Ini Banting Diri

0
199
Disampaikan Reaktif Rapid Test, Gadis Ini Banting Diri
Suasana kamar orang yang reaktif pada karantina terpusat di Kantor Dinas Budpar Sikka, dilihat melalui CCTC, Minggu (3/5)

Maumere-SuaraSikka.com: Seorang gadis yang menjalani karantina di Kantor Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Sikka, Minggu (3/5), mendadak banting diri. Namanya disampaikan reaktif Covid 19 berdasarkan hasil rapid test.

Gadis yang diketahui initial MMS ini tak kuasa menahan emosinya. Dia meronta-ronta seolah-olah tidak menerima kenyataan sebagai orang yang divonis reaktif hasil rapid test ketiga.

Beberapa sahabatnya yang sama-sama berada di lokasi karantina, mencoba untuk menenangkannya. Namun dia terus saja menangis.

Petugas PMI Sikka mengumumkan 9 nama yang reaktif berdasarkan hasil rapid test ketiga. Mereka yang dikategorikan reaktif, langsung dipisahkan kamar dengan penghuni karantina yang non reaktif.

Selain MMS, 8 nama lagi yang reaktif yaitu MD, WT, ANJ, SA, ME, EAO, AB, dan MM, terdiri dari 5 laki-laki dan 4 perempuan. Semuanya adalah eks penumpang KM Lambelu. Ini adalah rapid test ketiga yang dilaksanakan pada Sabtu (2/5) kemarin.

Sembilan orang ini menempati kamar tersendiri, dengan fasilitas 1 buah kamar mandi dalam. Di tempat ini bergabung lagi 8 orang eks penumpang Lambelu yang baru dijemput malam tadi, yakni 3 dari Kecamatan Waigete dan 5 dari Kecamatan Talibura.

Khusus lokasi karantina di Kantor Budpar Sikka terdapat 32 eks penumpang Lambelu dan 2 pelaku perjalanan lewat udara. Yang eks penumpang Lambelu sudah tiga kali melaksanakan rapid test, dengan hasil 17 reaktif.

Secara umum, hingga malam ini tercatat 42 orang yang hasil rapid test reaktif. Selain 17 di Kantor Dinas Budpar, terdapat 16 di Gedung SCC dan 9 di ruang isolasi RSUD TC Hillers Maumere.*** (eny)

TINGGALKAN BALASAN

Silahkan ketik komentar anda
Silahkan ketik nama anda di sini