Santri Magetan Dievakuasi ke Gedung SCC

Avatar photo

- Redaksi

Selasa, 5 Mei 2020 - 09:17 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 22 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Santri Magetan yang reaktif, tiba di Gedung SCC, Selasa (5/5) (foto: istimewa)

Santri Magetan yang reaktif, tiba di Gedung SCC, Selasa (5/5) (foto: istimewa)

Maumere-SuaraSikka.com: Yuda Nugroho Saputra, santri dari Magetan, tiba Selasa (5/5) pagi tadi. Dia langsung dievakuasi ke Gedung SCC.

Mobil Ambulance Khusus Covid yang menjenput pemuda berusia 19 tahun ini tiba di Gedung SCC sekitar pukul 05.30 Wita.

Dia mengenakan baju biru dilapisi jaket jeans. Saat hendak disemprot antiseptik, dia melepas jaketnya. Sebuah masker kain berwarna hijau menutupi hidung dan mulutnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Yuda Nugroho Saputra adalah penghuni Pondok Pesantren Al Fatah Magetan sejak tahun 2017. Dia kembali ke Maumere karena Ponpes diliburkan. Orangtuanya tinggal di Perumnas Kelurahan Madawat Kecamatan Alok.

Baca Juga :  Bom Hantam Gereja Katolik di Papua Tengah, 5 Korban Dibawa Lari ke Rumah Sakit 

Dari Magetan dia menggunakan bus menuju Surabaya. Setelah itu dia menumpang mobil ekspedisi pengangkut barang, dan menyeberang ke Labuan Bajo dengan kapal feri.

Dari Labuan Bajo, santri ini menumpang mobil travel menuju Ruteng. Di Ruteng, dia berganti mobil travel yang tujuan ke Maumere.

Setibanya di Borong Kabupaten Manggarai Timur, dia ditahan Tim Satgas Covid setempat, karena berasal dari zona merah.

Baca Juga :  Paguyuban Sound System Maumere Sumbang Rp 25 Juta untuk Pembangunan Gereja Santo Gabriel Waioti

Dia pun dibawa ke RSU Borong untuk pemeriksaan sampel darah. Hasilnya, dia dinyatakan reaktif. Melalui koordinasi, akhirnya Satgas Covid Sikka menjemputnya di Borong.

Jurubicara Satgas Covid Sikka Petrus Herlemus menjelaskan sepertinya beberapa santri asal Kabupaten Sikka dari Ponpes Al Fatah sudah berada di wilayah ini. Pihaknya akan melacak keberadaan mereka.

Lurah Madawat Charles Idung menyebut ada 6 orang santri Ponpes Al Fatah yang sudah kembali ke Maumere. Dia mendapat informasi itu dari Yuda Nugroho Saputra.*** (eny)

Berita Terkait

Bertahun-Tahun Kontrak Rumah di Maumere Demi Bisa Cuci Darah, Warga Flotim Minta Pemerintah Hadirkan Unit Hemodialisis di Larantuka
Paguyuban Sound System Maumere Sumbang Rp 25 Juta untuk Pembangunan Gereja Santo Gabriel Waioti
Partisipasi Rendah, Hanya 5 SMK di Sikka Ikut FLS3N dan O2SN
Cairan Dialisa Sudah Tersedia, Pasien Cuci Darah di Maumere Kembali Dilayani
Sikka Darurat, Cairan Dialisa Habis, Pasien Cuci Darah Tidak Dilayani
Bom Hantam Gereja Katolik di Papua Tengah, 5 Korban Dibawa Lari ke Rumah Sakit 
Fantastis! Closing Ceremony Festival Sepak Bola, 1500 Pelajar di Sikka Kreasi Tarian Kolosal
Jelang 2 Hari Launching, HM Infinity Sport & Cafe Bagi 100 Paket Sembako untuk Warga Kota Uneng

Berita Terkait

Jumat, 22 Mei 2026 - 08:54 WITA

Bertahun-Tahun Kontrak Rumah di Maumere Demi Bisa Cuci Darah, Warga Flotim Minta Pemerintah Hadirkan Unit Hemodialisis di Larantuka

Kamis, 21 Mei 2026 - 12:56 WITA

Paguyuban Sound System Maumere Sumbang Rp 25 Juta untuk Pembangunan Gereja Santo Gabriel Waioti

Rabu, 20 Mei 2026 - 22:38 WITA

Partisipasi Rendah, Hanya 5 SMK di Sikka Ikut FLS3N dan O2SN

Selasa, 19 Mei 2026 - 13:22 WITA

Cairan Dialisa Sudah Tersedia, Pasien Cuci Darah di Maumere Kembali Dilayani

Senin, 18 Mei 2026 - 15:12 WITA

Sikka Darurat, Cairan Dialisa Habis, Pasien Cuci Darah Tidak Dilayani

Kamis, 14 Mei 2026 - 12:13 WITA

Fantastis! Closing Ceremony Festival Sepak Bola, 1500 Pelajar di Sikka Kreasi Tarian Kolosal

Kamis, 14 Mei 2026 - 08:37 WITA

Jelang 2 Hari Launching, HM Infinity Sport & Cafe Bagi 100 Paket Sembako untuk Warga Kota Uneng

Rabu, 13 Mei 2026 - 20:33 WITA

Festival Sepak Bola Pelajar Sukses Meniti Prestasi, Bupati Sikka Beri Apresiasi

Berita Terbaru