Maumere-SuaraSikka.com: Sembilan penghuni ruang isolasi RSUD TC Hillers Maumere, setiap hari konsumsi vitamin dan obat-obatan. Anehnya, mereka masih saja reaktif Covid 19 berdasarkan hasil rapid test ketiga.
Jurubicara Satgas Covid Sikka Petrus Herlemus memastikan 9 orang ini menjalani rapid test ketiga. Awalnya diharapkan hasil mereka membaik, ternyata justeru masih reaktif.
Sebelumnya, 9 orang yang semuanya perempuan ini reaktif rapid test kedua. Satgas Covid Sikka langsung mengevakuasi mereka ke ruang isolasi pada Kamis (23/4) malam.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Pada Selasa (5/5) sekitar pukul 19.15 Wita, Satgas Covid Sikka mengeluarkan 9 orang ini dari ruang isolasi, dan memindahkan ke lokasi karantina di Kantor Dinas Kebudayaan dan Pariwisata.
Di lokasi karantina ini, semuanya berjumlah 36 orang, merupakan eks penumpang KM Lambelu. Terdapat 35 orang reaktif, dan 1 orang nonreaktif. Yang nonreaktif, dipisahkan tersendiri, dan rencananya Rabu (6/5) besok akan dipulangkan
Salah satu dari 9 orang yang dipindahkan ke Kantor Dinas Budpar, menyampaikan setiap hari mengonsumsi vitamin dan obat-obatan.
“Dapat vitamin, obat. Tiap hari lebih banyak istirahat saja, tidur. Komunikasi juga dengan keluarga,” jawab perempuan yang beralamat di Kelurahan Kota Uneng Kecamatan Alok.
Pantauan media ini, 9 perempuan tersebut dievakuasi dengan Ambulance Gawat Darurat Khusus Covid 19. Karena kapasitasnya kecil, evakuasi dilakukan bertahap tiga kali.
Mereka menempati kamar tersendiri yang sudah disiapkan relawan PMI Sikka, Tagana Sikka, dan BPBD Sikka. Sebelum masuk ke lokasi karantina, terlebih dahulu dilakukan penyemprotan ke tubuh dan barang-barang bawaan.*** (eny)















