Eks Lambelu di Flotim Positip Covid, Sikka Terancam

Avatar photo

- Redaksi

Rabu, 6 Mei 2020 - 21:47 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 27 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KM Lambelu bersandar di Pelabuhan Laurens Say Maumere, Selasa (7/4)

KM Lambelu bersandar di Pelabuhan Laurens Say Maumere, Selasa (7/4)

Maumere-SuaraSikka.com: Satu orang eks penumpang KM Lambelu asal Kabupaten Flores Tinur dipastikan positip Covid 19. Realitas ini membuat Kabupaten Sikka dalam posisi terancam.

Pasalnya Flotim 01, yang diketahui berinisial RB, menumpang Lambelu bersama 179 penumpang asal Kabupaten Sikka. Penumpang asal Flotim sendiri berjumlah 17 orang.

Setelah turun dari Lambelu, Selasa (7/4) malam, penumpang Flotim dibawa ke lokasi karantina terpusat di Gedung SCC.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Malam itu juga mereka dipulangkan dengan sebuah bus. Namun bus ini kembali lagi karena sopir bus diancam pemutusan hubungan kerja oleh majikannya.

Akhirnya mereka menginap di Gedung SCC. Pemkab Sikka menyiapkan satu tenda khusus untuk mereka di halaman Gedung SCC.

Baca Juga :  Kemdikti Gratiskan UKT 5.000 Mahasiswa Terdampak Gempa NTT

Mereka baru diberangkatkan pada Rabu (8/4) petang dengan pengawalan ketat aparat keamanan dari Maumere.

Informasi yang dihimpun media ini, 17 penumpang asal Flotim awalnya dikarantina secara terpusat di Gedung SKB Sarotari. Setelah itu mereka dipindahkan ke Biara BHK Emaus Weri.

Menurut rencana, malam ini juga RB akan dievakuasi ke RSUD Larantuka untuk mendapatkan penanganan secara medis.

Kepastian status positip RB, disampaikan Gugus Tugas di Jakarta, Selasa (5/5). Gugus Tugas menyampaikan tambahan 1 kasus positip dari NTT, sehingga berjumlah 12.

Baca Juga :  BTT di Sikka Naik Seribu Persen Lebih, DPRD Ingatkan Potensi Pidana

Gugus Tugas tidak menyampaikan detail daerah, sehingga melahirkan berbagai spekulasi.

Satgas Covid NTT melanjutkan informasi melalui rilis pada Rabu (6/5) petang. Dipastikan orang ke-12 NTT yang positip berasal dari Flores Timur, eks penumpang KM Lambelu.

Lambelu menjadi ancaman tersendiri bagi Kabupaten Sikka, setelah diketahui 92 ABK dan mitra divonis positip Covid. Ancaman itu semakin terbuka, menyusul 1 orang penumpang terpapar.

Hingga saat ini tercacat 46 eks penumpang Lambelu asal Kabupaten Sikka yang terindikasi reaktif berdasarkan rapid test. Rencananya semua merek, Kamis (7/5), akan menjalani pemeriksaan swab.*** (eny)

Berita Terkait

Kemdikti Gratiskan UKT 5.000 Mahasiswa Terdampak Gempa NTT
Ruang Tunggu Ambruk, 3 Orang Meninggal Dunia, PMKRI Maumere Desak Audit Forensik Pelabuhan Laurens Say
Rehab-Rekon Pascagempa Bumi di Sikka, Golkar Serukan Pakai Bantuan Presiden Rp 20 Miliar, BTT Jangan Diganggu
Sikka Fokus 4 Pilar Capai Target Pajak Daerah
Wali Kota Kupang Serahkan Bantuan Rp 200 Juta dan 500 Paket Sembako untuk Korban Gempa di Sikka
Dana Desa di Sikka Anjlok Setengah Bagian, Pelayanan Tidak Optimal
BNPB Komitmen Percepat Proses Rehab-Rekon Pascagempa Bumi Tektonik di Flores, Rumah Rusak Mencapai 77.912 Unit
Dentuman Keras, Dikira Gempa Susulan, Ternyata Gunung Lewotobi Erupsi Lagi

Berita Terkait

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 21:41 WITA

Kemdikti Gratiskan UKT 5.000 Mahasiswa Terdampak Gempa NTT

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 19:10 WITA

Ruang Tunggu Ambruk, 3 Orang Meninggal Dunia, PMKRI Maumere Desak Audit Forensik Pelabuhan Laurens Say

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 12:13 WITA

Rehab-Rekon Pascagempa Bumi di Sikka, Golkar Serukan Pakai Bantuan Presiden Rp 20 Miliar, BTT Jangan Diganggu

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 10:05 WITA

Sikka Fokus 4 Pilar Capai Target Pajak Daerah

Jumat, 28 Agustus 2026 - 11:56 WITA

Wali Kota Kupang Serahkan Bantuan Rp 200 Juta dan 500 Paket Sembako untuk Korban Gempa di Sikka

Kamis, 27 Agustus 2026 - 16:01 WITA

BNPB Komitmen Percepat Proses Rehab-Rekon Pascagempa Bumi Tektonik di Flores, Rumah Rusak Mencapai 77.912 Unit

Kamis, 27 Agustus 2026 - 12:12 WITA

Dentuman Keras, Dikira Gempa Susulan, Ternyata Gunung Lewotobi Erupsi Lagi

Kamis, 27 Agustus 2026 - 11:15 WITA

Belanja Modal Anjlok Rp 12 Miliar Lebih, Infrastruktur Jalan Bakal Jadi Korban

Berita Terbaru

Sebuah rumah warga di Kecamatan Palue Kabupaten Sikka rusak berat diguncang gempa bumi tektonik Sabtu (15/8) lalu

Bencana Alam

Kemdikti Gratiskan UKT 5.000 Mahasiswa Terdampak Gempa NTT

Sabtu, 29 Agu 2026 - 21:41 WITA

Suasana Rapat Paripurna DPRD Sikka tentang Perubahan APBD 2026, Senin (24/8)

Daerah

Sikka Fokus 4 Pilar Capai Target Pajak Daerah

Sabtu, 29 Agu 2026 - 10:05 WITA