20 Santri dari 3 Klaster di Parumaan, Dijemput Pagi Ini

Avatar photo

- Redaksi

Sabtu, 9 Mei 2020 - 12:58 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 2 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Persiapan penjemputan santri di Parumaan, Sabtu (9/5)

Persiapan penjemputan santri di Parumaan, Sabtu (9/5)

Maumere-SuaraSikka.com: Sebanyak 20 santri dari Desa Parumaan Kecamatan Alok Timur Kabupaten Sikka, Sabtu (9/5) pagi ini dijemput Satgas Covid Sikka. Mereka ini terdiri dari 3 klaster berbeda.

Tiga klaster itu yakni Magetan, Gresik, dan Krincing. Klaster Gresik dan Krincing merupakan klaster baru. Sedangkan Klaster Magetan sudah teridentifikasi beberapa waktu lalu.

Baca Juga :  10 Kali Dapat Opini WTP, Bupati Sikka: Berkat Komitmen Eksekutif dan Legislatif

Jurubicara Satgas Covid Sikka Petrus Herlemus memastikan Tim Satgas Covid Sikka berangkat pagi ini. Tim terdiri dari petugas kesehatan bersama personil keamanan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Petrus Herlemus menguraikan sebanyak 20 santri itu terdiri dari 5 orang Klaster Magetan, 9 orang Klaster Gresik, dan 6 Klaster Krincing.

“Ini hasil penelusuran Tim Satgas. Kita langsung jemput saja dari Parumaan,” jelas Petrus Herlemus.

Baca Juga :  Bangunan SDN Wolomoni di Niawula Ende Digusur Paksa, Jadikan Koperasi Desa Merah Putih, Satgas FP NTT Nasional Kecam Keras!

Menurut Petrus Herlemus para santri ini akan dikarantina di lokasi karantina terpusat. Setelah itu menjalani pemeriksaan rapid test.

Sementara ini personil PMI Sikka sedang mempersiapkan sarana prasarana. Para santri ini akan ditempatkan di Gedung SCC.*** (eny)

Berita Terkait

Pedagang Pasar Alok Sempat Kejar, Bupati Sikka: Saya Tidak Melarikan Diri
Kecewa Bupati Sikka Melarikan Diri, Pedagang Pasar Alok Teriak Pemimpin Pengecut
Penertiban Brutal di Pasar Alok, Terpal Dirobek, Meja Dagangan Diinjak
Fraksi Partai Perindo Sikka Wanti-Wanti Pungli di Sekolah
Jurusan Rekayasa Perangkat Lunak di SMKS Yohanes XXIII Maumere, Juara LKS Tingkat Kabupaten Sikka
Polemik Dapur SPPG 3T di Sikka Seret AWK, Investor Sebut Belum Ada Pencairan BGN dan Bereskan Utang Rekanan di Lapangan
Rekanan Mengeluh, AWK Belum Bayar Pekerjaan 4 Titik Dapur SPPG di Sikka, Nilainya Mencapai Rp 754 Juta
Sekolah Dihancurkan demi Koperasi Desa Merah Putih, AHP: Sangat Keterlaluan

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 20:31 WITA

Pedagang Pasar Alok Sempat Kejar, Bupati Sikka: Saya Tidak Melarikan Diri

Kamis, 11 Juni 2026 - 18:17 WITA

Kecewa Bupati Sikka Melarikan Diri, Pedagang Pasar Alok Teriak Pemimpin Pengecut

Kamis, 11 Juni 2026 - 15:44 WITA

Penertiban Brutal di Pasar Alok, Terpal Dirobek, Meja Dagangan Diinjak

Kamis, 11 Juni 2026 - 07:50 WITA

Fraksi Partai Perindo Sikka Wanti-Wanti Pungli di Sekolah

Rabu, 10 Juni 2026 - 21:30 WITA

Jurusan Rekayasa Perangkat Lunak di SMKS Yohanes XXIII Maumere, Juara LKS Tingkat Kabupaten Sikka

Rabu, 10 Juni 2026 - 13:45 WITA

Rekanan Mengeluh, AWK Belum Bayar Pekerjaan 4 Titik Dapur SPPG di Sikka, Nilainya Mencapai Rp 754 Juta

Selasa, 9 Juni 2026 - 21:27 WITA

Sekolah Dihancurkan demi Koperasi Desa Merah Putih, AHP: Sangat Keterlaluan

Selasa, 9 Juni 2026 - 19:51 WITA

10 Kali Dapat Opini WTP, Bupati Sikka: Berkat Komitmen Eksekutif dan Legislatif

Berita Terbaru

Daerah

Fraksi Partai Perindo Sikka Wanti-Wanti Pungli di Sekolah

Kamis, 11 Jun 2026 - 07:50 WITA