Maumere-SuaraSikka.com: Kabupaten Sikka telah mengirim 71 sampel swab ke Kupang. Jumlah sampel swab yang paling banyak berasal dari Kecamatan Alok Timur.
Data menunjukkan swab dari Alok Timur sebanyak 16 sampel. Ini kontribusi dari 2 desa di kepulauan dan 2 kelurahan di dalam kota.
Paling banyak dari Desa Parumaan sebanyak 7 sampel. Selanjutnya Kelurahan Beru 5 sampel, Desa Kojadoi 3 sampel, dan Kelurahan Kota Baru 1 sampel.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Sebanyak 16 sampel ini terdiri dari Klaster Gowa 10 sampel dan Klaster Lambelu 6 sampel.
Klaster Gowa tersebar di Desa Parumaan 7 sampel, Beru 2 sampel, dan Kojadoi 1 sampel. Sedangkan Klaster Lambelu dari Beru 3 sampel, Kojadoi 2 sampel, dan Kota Baru 1 sampel.
Setelah Alok Timur, yang juga mengirim banyak sampel swab yakni Kecamatan Talibura sebanyak 14 sampel dan Kecamatan Alok 12 sampel.
Data dari Talibura tercatat ada 2 desa yakni Nangahale 9 sampel dan dan Wailamung 5 sampel. Dua klasyer muncul di wilayah ini yaknk Klaster Lambelu 9 sampel dan Klaster Gowa 4 sampel. Khusus Klaster Gowa, 4 sampel berasal dari Nangahale.
Kecamatan Alok dengan 12 sampel tersebar pada 2 desa di wilayah kepulauan dan 3 kelurahan di dalam kota.
Klaster Lambelu sebanyak 11 sampel terdiri dari Kota Uneng 5 sampel, Gunung Sahari 3 sampel, Pemana 2 sampel dan Nangalimang 1 sampel. Dan 1 sampel Klaster Magetan dari Madawat.
Tiga kecamatan ini yang mendominasi jumlah sampel swab yang dikirim dari Kabupaten Sikka. Secara keseluruhan tercatat 15 kecamatan.
Sebanyak 71 sampel swab itu terdiri dari 3 klaster yakni Klaster Lambelu 47 sampel, Klaster Gowa 22 sampel, Klasyer Magetan 1 sampel, dan 1 sampel nahkoda Meratus Bontang.*** (eny)















