Maumere-SuaraSikka.com: Sebanyak 18 santri dan 1 orang pelaku perjalanan, Senin (11/5), menjalani rapid test. Rapid test dilakukan 5 orang petugas medis.
Kegiatan mulai dilaksanakan sekitar pukul 11.27 Wita, berlangsung di depan Kantor Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Sikka.
Petugas Dinas Kesehatan meminta 19 orang yang berada di Lantai 2 untuk turun ke lantai dasar. Setelah itu pengambilan darah secara bertahap untuk 5 orang hingga selesai.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Pengambilan rapid test berlangsung kurang lebih 30 menit. Setelah itu petugas medis langsung kembali menuju laboratorium.
Sebanyak 18 santri ini terdiri dari 4 klaster yakni 4 orang dari Magetan, 4 orang dari Kerincing, dan 10 orang dari Gresik. Semua mereka berasal dari Desa Parumaan Kecamatan Alok Timur Kabupaten Sikka.
Tim Satgas Covid Sikka menjemput para santri ini pada Sabtu (9/5). Setelah satu malam dikarantina di Gedung SCC, pada Minggu (10/5) mereka dipindahkan ke Kantor Dinas Budpar dan menempati Lantai 2.
Sementara 1 orang lagi adalah pelaku perjalanan dari Kalimantan. Dia sempat berlayar hingga Surabaya, dan menempuh perjalanan dengan kapal laut hingga Ende. Satgas Covid Sikka menjemputnya dari kampungnya di Desa Natakoli Kecamatan Mapitara.*** (eny)















