18 Santri dan 1 Pelaku Perjalanan Jalani Rapid Test

Avatar photo

- Redaksi

Senin, 11 Mei 2020 - 12:12 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 9 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pengambilan rapid test di Kantor Dinas Budpar, Senin (11/5)

Pengambilan rapid test di Kantor Dinas Budpar, Senin (11/5)

Maumere-SuaraSikka.com: Sebanyak 18 santri dan 1 orang pelaku perjalanan, Senin (11/5), menjalani rapid test. Rapid test dilakukan 5 orang petugas medis.

Kegiatan mulai dilaksanakan sekitar pukul 11.27 Wita, berlangsung di depan Kantor Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Sikka.

Petugas Dinas Kesehatan meminta 19 orang yang berada di Lantai 2 untuk turun ke lantai dasar. Setelah itu pengambilan darah secara bertahap untuk 5 orang hingga selesai.

Pengambilan rapid test berlangsung kurang lebih 30 menit. Setelah itu petugas medis langsung kembali menuju laboratorium.

Sebanyak 18 santri ini terdiri dari 4 klaster yakni 4 orang dari Magetan, 4 orang dari Kerincing, dan 10 orang dari Gresik. Semua mereka berasal dari Desa Parumaan Kecamatan Alok Timur Kabupaten Sikka.

Tim Satgas Covid Sikka menjemput para santri ini pada Sabtu (9/5). Setelah satu malam dikarantina di Gedung SCC, pada Minggu (10/5) mereka dipindahkan ke Kantor Dinas Budpar dan menempati Lantai 2.

Baca Juga :  Pedagang Pasar Alok Sempat Kejar, Bupati Sikka: Saya Tidak Melarikan Diri

Sementara 1 orang lagi adalah pelaku perjalanan dari Kalimantan. Dia sempat berlayar hingga Surabaya, dan menempuh perjalanan dengan kapal laut hingga Ende. Satgas Covid Sikka menjemputnya dari kampungnya di Desa Natakoli Kecamatan Mapitara.*** (eny)

Berita Terkait

Pedagang Pasar Alok Sempat Kejar, Bupati Sikka: Saya Tidak Melarikan Diri
Kecewa Bupati Sikka Melarikan Diri, Pedagang Pasar Alok Teriak Pemimpin Pengecut
Penertiban Brutal di Pasar Alok, Terpal Dirobek, Meja Dagangan Diinjak
Fraksi Partai Perindo Sikka Wanti-Wanti Pungli di Sekolah
Jurusan Rekayasa Perangkat Lunak di SMKS Yohanes XXIII Maumere, Juara LKS Tingkat Kabupaten Sikka
Polemik Dapur SPPG 3T di Sikka Seret AWK, Investor Sebut Belum Ada Pencairan BGN dan Bereskan Utang Rekanan di Lapangan
Rekanan Mengeluh, AWK Belum Bayar Pekerjaan 4 Titik Dapur SPPG di Sikka, Nilainya Mencapai Rp 754 Juta
Sekolah Dihancurkan demi Koperasi Desa Merah Putih, AHP: Sangat Keterlaluan

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 20:31 WITA

Pedagang Pasar Alok Sempat Kejar, Bupati Sikka: Saya Tidak Melarikan Diri

Kamis, 11 Juni 2026 - 18:17 WITA

Kecewa Bupati Sikka Melarikan Diri, Pedagang Pasar Alok Teriak Pemimpin Pengecut

Kamis, 11 Juni 2026 - 15:44 WITA

Penertiban Brutal di Pasar Alok, Terpal Dirobek, Meja Dagangan Diinjak

Kamis, 11 Juni 2026 - 07:50 WITA

Fraksi Partai Perindo Sikka Wanti-Wanti Pungli di Sekolah

Rabu, 10 Juni 2026 - 21:30 WITA

Jurusan Rekayasa Perangkat Lunak di SMKS Yohanes XXIII Maumere, Juara LKS Tingkat Kabupaten Sikka

Rabu, 10 Juni 2026 - 13:45 WITA

Rekanan Mengeluh, AWK Belum Bayar Pekerjaan 4 Titik Dapur SPPG di Sikka, Nilainya Mencapai Rp 754 Juta

Selasa, 9 Juni 2026 - 21:27 WITA

Sekolah Dihancurkan demi Koperasi Desa Merah Putih, AHP: Sangat Keterlaluan

Selasa, 9 Juni 2026 - 19:51 WITA

10 Kali Dapat Opini WTP, Bupati Sikka: Berkat Komitmen Eksekutif dan Legislatif

Berita Terbaru

Daerah

Fraksi Partai Perindo Sikka Wanti-Wanti Pungli di Sekolah

Kamis, 11 Jun 2026 - 07:50 WITA