Maumere-SuaraSikka.com: Jurubicara Satgas Covid Sikka Petrus Herlemus merilis hasil rapid test hari ini terhadap 18 santri dan 1 pelaku perjalanan. Dipastikan 10 santri reaktif.
Petrus Herlemus menjawab diplomatis pertanyaan wartawan, Senin (11/5) malam.
“(Dari) 19 yang di-rapid test, 10 santri dipisahkan. Terima kasih kawan-kawan wartawan. Tuhan berkat,” jawab dia spontan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Petrus Herlemus awalnya tidak menjelaskan secara detail berapa yang reaktif dan berapa yang nonreaktif. Dia juga tidak menggambarkan apa yang dia maksudkan dengan dipisahkan.
Diklarifikasi lagi melalui telepon selular, Petrus Herlemus menjawab 10 santri dipisahkan dari Lantai 2 Kantor Dinas Kebudayaan dan Pariwisata ke lantai dasar.
Jawaban Petrus Herlemus ini kian jelas karena di lantai dasar lokasi karantina sementara ini menampung 46 eks penumpang KM Lambelu yang dalam status reaktif rapid test.
Dengan demikian dia memastikan bahwa 10 santri yang dipisahkan ke lantai dasar, adalah mereka yang reaktif rapid test.
“Jadi 10 santri sudah dipisahkan tadi sore ke lantai bawah,” tambah dia lagi.
Dia menambahkan untuk 9 orang yang nonreaktif, belum bisa dipulangkan. Karena mereka harus terus mendapatkan pemantauan, sekaligus menjalani rapid test kedua.*** (eny)















