Tolak Rapid Test, Seorang Perempuan di Wuring Pasrah Dibunuh

Avatar photo

- Redaksi

Rabu, 27 Mei 2020 - 20:51 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 63 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Warga Kampung Wuring Laut menolak menjalani rapid test, Rabu (27/5)

Warga Kampung Wuring Laut menolak menjalani rapid test, Rabu (27/5)

Maumere-SuaraSikka.com: Seorang perempuan di Kabupaten Sikka bersikeras menolak menjalani rapid test. Dia malah mengambil parang dan pasrah dibunuh.

Aksi nekad ini terjadi di Kampung Wuring Laut Kelurahan Wolomarang Kecamatan Alok Barat, Rabu (27/5) sekitar pukul 12.30 Wita. Upaya ini pun berhasil meluluhkan petugas kesehatan Satgas Covid Sikka.

“Dari pada saya harus ralid test, lebih baik Pa ambil ini parang dan bunuh saya,” ujar perempuan tersebut sambil menyerahkan parang kepada salah seorang petugas keamanan dari Kodim Sikka.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tidak hanya perempuan ini yang menolak menjalani rapid test. Ternyata 22 warga lainnya di kampung itu, kompak menolak rapid test. Mereka kuatir akan dikarantina secara terpusat, dan dampaknya pada kehidupan ekonomi keluarga.

Baca Juga :  Peduli Kota Maumere Indah, Bank NTT Salurkan CSR Rp 172,5 Juta

Terbetik informasi yang tidak jelas sumbernya bahwa warga Wuring Laut bakal dikarantina di Puskesmas Waigete. Informasi yang cenderung hoax ini akhirnya memicu 23 warga Wuring Laut menolak rapid test kedua.

Sebenarnya warga Wuring Laut yang bermukim di RT/RW 043/009 ini sudah menjalani rapid test pertama pada Rabu pekan lalu.

Dari 25 orang yang menjalani rapid test saat itu, terdapat 2 orang yang reaktif. Dua orang ini yakni HA dan ED langsung menjalani karantina di Puskesmas Waigete.

Tim kesehatan Satgas Covid Sikka didampingi Tim Keamanan, siang tadi bermaksud untuk melaksanakan rapid test kedua. Namun mereka mendapat penolakan dari para warga tersebut.

Baca Juga :  Serunya Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere, SMPK MBC Ohe Beri Ancaman Serius

Berbagai upaya edukasi sudah dilakukan, namun warga setempat tidak menggubrisnya. Lurah Wolomarang Tommy Pareira Mandalangi yang ikut memberikan pemahaman, tetap saja tidak diindahkan 23 warga ini.

Mereka yang sedianya menjalani rapid test kedua ini adalah keluarga dan warga masyarakat yang telah berhubungan erat dengan seorang yang sebelumnya terpapar virus corona.

Karena warga bersikeras menolak, akhirnya Tim Kesehatan Satgas Covid Sikka bersama Tim Keamanan kembali ke posko. Mereka terlebih dahulu menyinggahi Kantor Lurah Wolomarang untuk mengambil surat pernyataan penolakan rapid test.*** (eny)

Berita Terkait

Peduli Kota Maumere Indah, Bank NTT Salurkan CSR Rp 172,5 Juta
SMP Negeri 1 Maumere Cetak Prestasi, Raih Juara Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan
Door Prize Handphone Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere
Serunya Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere, SMPK MBC Ohe Beri Ancaman Serius
Bukan Sekadar Belajar di Kelas, SMPK Yapenthom 2 Maumere Gandeng Frater Ledalero Ajak Siswa Kenali Diri dan Bertumbuh dalam Kasih
49 Tim SMP di Sikka Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere
Groudbreaking Kampung Nelayan Merah Putih di Wuring, Bupati Sikka: Kita Dukung Ekosistem Ekonomi Kelautan yang Terintegrasi
Pemerintah Gandeng Perbankan, Bikin Cantik Wajah Kota Maumere

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 10:31 WITA

Peduli Kota Maumere Indah, Bank NTT Salurkan CSR Rp 172,5 Juta

Rabu, 21 Oktober 2026 - 20:43 WITA

SMP Negeri 1 Maumere Cetak Prestasi, Raih Juara Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 13:36 WITA

Door Prize Handphone Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere

Senin, 19 Oktober 2026 - 21:59 WITA

Serunya Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere, SMPK MBC Ohe Beri Ancaman Serius

Kamis, 15 Oktober 2026 - 14:26 WITA

49 Tim SMP di Sikka Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere

Rabu, 14 Oktober 2026 - 16:49 WITA

Groudbreaking Kampung Nelayan Merah Putih di Wuring, Bupati Sikka: Kita Dukung Ekosistem Ekonomi Kelautan yang Terintegrasi

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:27 WITA

Pemerintah Gandeng Perbankan, Bikin Cantik Wajah Kota Maumere

Kamis, 8 Oktober 2026 - 10:23 WITA

Bupati Sikka “Tampar” ASN: Jangan Lihat Pekerjaan Hanya sebagai Rutinitas Administrasi

Berita Terbaru