Maumere-SuaraSikka.com: Rudini, warga Desa Pemana Kecamatan Alok Kabupaten Sikka tersenyum bangga karena dinyatakan sembuh dari virus corona. Dia pun bertekad menjadi Duta Covid Sikka.
“Banyak pengalaman positip selama menjalani karantina, termasuk saat proses penyembuhan. Ini yang akan saya tularkan kepada masyarakat. Yah, semacam menjadi duta begitu,” ungkap Rudini di acara pelepasan 6 pasien sembuh, Rabu (3/6).
Dia mengatakan setiba di Desa Pemana, dia akan melakukan aktifitas seperti biasa sambil menegakkan protokoler kesehatan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Pemuda berusia 29 tahun ini “terantuk” virus corona sejak menumpang KM Lambelu yang bersandar di Pelabuhan Laurens Say Maumere pada 7 April 2020 lalu. Sejak saat itu dia bersama 178 eks penumpang Lambelu menjalani karantina secara terpusat.
Lajang ini kemudian pulang ke rumahnya di Desa Pemana pada 24 April 2020. Dia dan ratusan eks penumpang Lambelu dipulangkan, selain karena masa karantina berakhir, termasuk hasil nonreaktif dari dua kali rapid test.
Rudini kembali menjalani karantina terpusat, setelah diketahui reaktif dari hasil rapid test ketiga. Nasibnya menjadi “terancam” setelah sampel swab pertama dinyatakan positip.
Dia mengaku senang ketika mendapat kabar hasil swab kedua menunjukkan gejala negatif. Wajahnya makin sumringah setelah hasil swab ketiga juga dinyatakan negatif.
Di depan Bupati Sikka, pada saat acara pelepasan 6 pasien sembuh, Rudini menyampaikan terima kasih kepada pemerintah, para dokter dan perawat.*** (eny)















