Waspada! Hog Cholera dan ASF Serang Babi di 16 Kecamatan

Avatar photo

- Redaksi

Selasa, 14 Juli 2020 - 15:05 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 65 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi

Ilustrasi

Maumere-SuaraSikka.com: Warga masyarakat Kabupaten Sikka diminta waspada. Pasalnya penyakit hog cholera dan African Swine Fever (ASF) menyerang babi pada 16 kecamatan.

Diperkirakan dalam hari-hari ke depan, serangan penyakit ini akan meluas, dan bisa menembus 21 kecamatan di Kabupaten Sikka.

Jika ini terjadi, maka dikuatirkan populasi babi sebanyak kurang lebih 71.000 ekor akan berkurang drastis. Fakta ini bakal sangat mengganggu pelbagai aspek kehidupan, karena babi memiliki nilai ekonomis dan sosial budaya yang tinggi bagi masyarakat Kabupaten Sikka.

Data Bidang Kesehatan Hewan Dinas Pertanian Kabupaten Sikka menunjukkan serangan penyakit terhadap babi terjadi di Kecamatan Alok, Alok Timur, Hewokloang, Nita, dan Kewapante.

Serangan penyakit juga terjadi di Kangae, Magepanda, Nele, Mego, Lela, Koting, Alok Barat, Waigete, Bola, Talibura, dan Tanawawo.

Lima kecamatan yang masih bebas dari serangan penyakit adalah Paga, Mego, Palue, Waiblama, dan Doreng. Namun, cepat atau lambat, wilayah ini bakal diserang penyakit jika tidak ada kesigapan antisipasi dan pencegahan.

Baca Juga :  Pedagang Pasar Alok Sempat Kejar, Bupati Sikka: Saya Tidak Melarikan Diri

Kecamatan Alok terdata paling parah. Hingga kemarin sudah 93 ekor babi yang mati mendadak. Menyusul Kecamatan Nita sebanyak 65 ekor, lalu Alok Timur sebanyak 51 ekor, dan Kewapante 47 ekor.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Sikka Mauritz da Cunha menyebutkan sudah 418 ekor babi yang mati mendadak. Data tersebut diperoleh dari laporan petugas kesehatan yang turun ke lapangan.*** (eny)

Berita Terkait

Pedagang Pasar Alok Sempat Kejar, Bupati Sikka: Saya Tidak Melarikan Diri
Kecewa Bupati Sikka Melarikan Diri, Pedagang Pasar Alok Teriak Pemimpin Pengecut
Penertiban Brutal di Pasar Alok, Terpal Dirobek, Meja Dagangan Diinjak
Fraksi Partai Perindo Sikka Wanti-Wanti Pungli di Sekolah
Jurusan Rekayasa Perangkat Lunak di SMKS Yohanes XXIII Maumere, Juara LKS Tingkat Kabupaten Sikka
Polemik Dapur SPPG 3T di Sikka Seret AWK, Investor Sebut Belum Ada Pencairan BGN dan Bereskan Utang Rekanan di Lapangan
Rekanan Mengeluh, AWK Belum Bayar Pekerjaan 4 Titik Dapur SPPG di Sikka, Nilainya Mencapai Rp 754 Juta
Sekolah Dihancurkan demi Koperasi Desa Merah Putih, AHP: Sangat Keterlaluan

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 20:31 WITA

Pedagang Pasar Alok Sempat Kejar, Bupati Sikka: Saya Tidak Melarikan Diri

Kamis, 11 Juni 2026 - 18:17 WITA

Kecewa Bupati Sikka Melarikan Diri, Pedagang Pasar Alok Teriak Pemimpin Pengecut

Kamis, 11 Juni 2026 - 15:44 WITA

Penertiban Brutal di Pasar Alok, Terpal Dirobek, Meja Dagangan Diinjak

Kamis, 11 Juni 2026 - 07:50 WITA

Fraksi Partai Perindo Sikka Wanti-Wanti Pungli di Sekolah

Rabu, 10 Juni 2026 - 21:30 WITA

Jurusan Rekayasa Perangkat Lunak di SMKS Yohanes XXIII Maumere, Juara LKS Tingkat Kabupaten Sikka

Rabu, 10 Juni 2026 - 13:45 WITA

Rekanan Mengeluh, AWK Belum Bayar Pekerjaan 4 Titik Dapur SPPG di Sikka, Nilainya Mencapai Rp 754 Juta

Selasa, 9 Juni 2026 - 21:27 WITA

Sekolah Dihancurkan demi Koperasi Desa Merah Putih, AHP: Sangat Keterlaluan

Selasa, 9 Juni 2026 - 19:51 WITA

10 Kali Dapat Opini WTP, Bupati Sikka: Berkat Komitmen Eksekutif dan Legislatif

Berita Terbaru

Daerah

Fraksi Partai Perindo Sikka Wanti-Wanti Pungli di Sekolah

Kamis, 11 Jun 2026 - 07:50 WITA