Mati Suri 10 Tahun, Organda Sikka Hidup Kembali

Avatar photo

- Redaksi

Sabtu, 8 Agustus 2020 - 15:06 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 53 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua dan Sekretaris Caretaker Organda Sikka Martinus Wodon dan Emilia Ketut Widiyani

Ketua dan Sekretaris Caretaker Organda Sikka Martinus Wodon dan Emilia Ketut Widiyani

Maumere-SuaraSikka.com: Organisasi Angkutan Darat (Organda) di Kabupaten Sikka kini hidup kembali. Wadah ini sempat mati suri selama 10 tahun, sejak tahun 2010.

Aktifnya kembali Organda Sikka, ditandai dengan dibentuknya Caretaker Pengurus Organda Sikka sesuai keputusan DPD Organda NTT.

Caretaker Organda Sikka diputuskan kepada Martinus Wodon selaku Ketua, dan Emilia Ketut Widiyani sebagai Sekretaris.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pengurus caretaker Organda Sikka menjalankan tugas pertamanya yakni melaksanakan Musyawarah Cabang (Muscab) V DPC Organda Sikka.

Baca Juga :  Paguyuban Sound System Maumere Sumbang Rp 25 Juta untuk Pembangunan Gereja Santo Gabriel Waioti

Muscab V diselenggarakan di Hotel Wailiti, Sabtu (8/8). Ketua Organda NTT Felix Joss Pullu hadir langsung dalam kesempatan itu. Penjabat Sekda Sikka Wihelmus Sirilus ikut hadir dalam kegiatan ini.

Muscab Organda V melibatkan sejumlah orang dan kelompok praktisi angkutan darat, seperti pengusaha ikan, pengusaha travel agent, pengusaha transportasi umum, dan pengusaha transportasi wisata.

Baca Juga :  Cairan Dialisa Sudah Tersedia, Pasien Cuci Darah di Maumere Kembali Dilayani

Muscab V diwarnai dengan pembekalan materi yang disampaikan Sekretaris Dinas Perhubungan Verdinando Lepe, Kapolres Sikka yang diwakili Kabag SDM AKP Dewa Wisnyana, dan Kepala Jasa Raharja Maumere Saverius Da Santo.

Kegiatan Muscab V yang berlangsung satu hari ini dilaksanakan dalam rapat pleno. Pleno Muscab V membahas program kegiatan dan memilih Pengurus DPC Organda Sikka untuk masa jabatan 5 tahun.*** (eny)

Berita Terkait

Bertahun-Tahun Kontrak Rumah di Maumere Demi Bisa Cuci Darah, Warga Flotim Minta Pemerintah Hadirkan Unit Hemodialisis di Larantuka
Paguyuban Sound System Maumere Sumbang Rp 25 Juta untuk Pembangunan Gereja Santo Gabriel Waioti
Partisipasi Rendah, Hanya 5 SMK di Sikka Ikut FLS3N dan O2SN
Cairan Dialisa Sudah Tersedia, Pasien Cuci Darah di Maumere Kembali Dilayani
Sikka Darurat, Cairan Dialisa Habis, Pasien Cuci Darah Tidak Dilayani
Bom Hantam Gereja Katolik di Papua Tengah, 5 Korban Dibawa Lari ke Rumah Sakit 
Fantastis! Closing Ceremony Festival Sepak Bola, 1500 Pelajar di Sikka Kreasi Tarian Kolosal
Jelang 2 Hari Launching, HM Infinity Sport & Cafe Bagi 100 Paket Sembako untuk Warga Kota Uneng

Berita Terkait

Jumat, 22 Mei 2026 - 08:54 WITA

Bertahun-Tahun Kontrak Rumah di Maumere Demi Bisa Cuci Darah, Warga Flotim Minta Pemerintah Hadirkan Unit Hemodialisis di Larantuka

Kamis, 21 Mei 2026 - 12:56 WITA

Paguyuban Sound System Maumere Sumbang Rp 25 Juta untuk Pembangunan Gereja Santo Gabriel Waioti

Rabu, 20 Mei 2026 - 22:38 WITA

Partisipasi Rendah, Hanya 5 SMK di Sikka Ikut FLS3N dan O2SN

Selasa, 19 Mei 2026 - 13:22 WITA

Cairan Dialisa Sudah Tersedia, Pasien Cuci Darah di Maumere Kembali Dilayani

Senin, 18 Mei 2026 - 15:12 WITA

Sikka Darurat, Cairan Dialisa Habis, Pasien Cuci Darah Tidak Dilayani

Kamis, 14 Mei 2026 - 12:13 WITA

Fantastis! Closing Ceremony Festival Sepak Bola, 1500 Pelajar di Sikka Kreasi Tarian Kolosal

Kamis, 14 Mei 2026 - 08:37 WITA

Jelang 2 Hari Launching, HM Infinity Sport & Cafe Bagi 100 Paket Sembako untuk Warga Kota Uneng

Rabu, 13 Mei 2026 - 20:33 WITA

Festival Sepak Bola Pelajar Sukses Meniti Prestasi, Bupati Sikka Beri Apresiasi

Berita Terbaru