66 Poin Penting Saat KBM Tatap Muka

Avatar photo

- Redaksi

Sabtu, 29 Agustus 2020 - 12:38 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 23 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dinas PKO Sikka Mayella da Cunha

Kepala Dinas PKO Sikka Mayella da Cunha

Maumere-SuaraSikka.com: Pelaksanaan kegiatan belajar mengajar (KBM) tatap muka di masa pandemi Covid-19, ternyata tidak segampang yang dipikirkan. Setidaknya ada 66 poin penting yang harus dilakukan para pihak yang terlibat.

Poin-poin penting itu termuat dalam strategi pembelajaran tatap muka pada masa transisi pandemi Covid-19, yang diterbitkan Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olah Raga (PKO) Kabupaten Sikka.

Kepala Dinas PKO Mayella da Cunha menyebutkan 66 poin penting itu bereferensi kepada Surat Keputusan Bersama 4 Menteri tentang Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran pada Tahun Ajaran 2020/2021 dan Tahun Akademik 2020/2021 di Masa Pandemi Covid-19.

Poin-poin penting ini terdistribusi dalam ketentuan umum, ketentuan khusus, teknis pembelajaran, serta pengaturan ruang kelas dan kurikulum.

Ketentuan umum memuat 17 poin penting, antara lain pengisian daftar periksa pada laman Dapodik atau EMIS. Sekolah yang belum memenuhi semua daftar periksa tidak diperbolehkan melakukan pembelajaran tatal muka.

Sementara itu ketentuan khusus memuat 27 poin, terdiri dari 7 poin untuk tenaga pendidik dan tenaga kependidikan, 8 poin untuk orang tua, dan 12 poin untuk peserta didik.

Di bagian teknis pembelajaran, terdapat 4 poin untuk jenjang PAUD, 3 poin untuk jenjang SD/MI, dan 4 poin untuk jenjang SMP/MTs. Pada bagian ini, antara lain pengaturan secara teknis KBM tatap muka dalam kelas terbatas, seperti jumlah pertemuan, jumlah peserta didik dalam kelas, dan waktu pelaksanaan.

Baca Juga :  Cairan Dialisa Sudah Tersedia, Pasien Cuci Darah di Maumere Kembali Dilayani

Dinas PKO Sikka juga menyinggung 2 poin pengaturan ruang kelas dan 7 poin terkait kurikulum.

Untuk ruangan kelas misalnya, diatur ruangan kelas yang sudah digunakan, tidak dapat lagi digunakan pada proses pembelajaran hari itu.

Mayella da Cunha mengakui 66 poin penting ini belum disosialisasikan secara resmi. Belum tahu kapan Dinas PKO akan menyosialisasikan hal ini.*** (eny)

Berita Terkait

Bertahun-Tahun Kontrak Rumah di Maumere Demi Bisa Cuci Darah, Warga Flotim Minta Pemerintah Hadirkan Unit Hemodialisis di Larantuka
Paguyuban Sound System Maumere Sumbang Rp 25 Juta untuk Pembangunan Gereja Santo Gabriel Waioti
Partisipasi Rendah, Hanya 5 SMK di Sikka Ikut FLS3N dan O2SN
Cairan Dialisa Sudah Tersedia, Pasien Cuci Darah di Maumere Kembali Dilayani
Sikka Darurat, Cairan Dialisa Habis, Pasien Cuci Darah Tidak Dilayani
Bom Hantam Gereja Katolik di Papua Tengah, 5 Korban Dibawa Lari ke Rumah Sakit 
Fantastis! Closing Ceremony Festival Sepak Bola, 1500 Pelajar di Sikka Kreasi Tarian Kolosal
Jelang 2 Hari Launching, HM Infinity Sport & Cafe Bagi 100 Paket Sembako untuk Warga Kota Uneng

Berita Terkait

Jumat, 22 Mei 2026 - 08:54 WITA

Bertahun-Tahun Kontrak Rumah di Maumere Demi Bisa Cuci Darah, Warga Flotim Minta Pemerintah Hadirkan Unit Hemodialisis di Larantuka

Kamis, 21 Mei 2026 - 12:56 WITA

Paguyuban Sound System Maumere Sumbang Rp 25 Juta untuk Pembangunan Gereja Santo Gabriel Waioti

Rabu, 20 Mei 2026 - 22:38 WITA

Partisipasi Rendah, Hanya 5 SMK di Sikka Ikut FLS3N dan O2SN

Selasa, 19 Mei 2026 - 13:22 WITA

Cairan Dialisa Sudah Tersedia, Pasien Cuci Darah di Maumere Kembali Dilayani

Senin, 18 Mei 2026 - 15:12 WITA

Sikka Darurat, Cairan Dialisa Habis, Pasien Cuci Darah Tidak Dilayani

Kamis, 14 Mei 2026 - 12:13 WITA

Fantastis! Closing Ceremony Festival Sepak Bola, 1500 Pelajar di Sikka Kreasi Tarian Kolosal

Kamis, 14 Mei 2026 - 08:37 WITA

Jelang 2 Hari Launching, HM Infinity Sport & Cafe Bagi 100 Paket Sembako untuk Warga Kota Uneng

Rabu, 13 Mei 2026 - 20:33 WITA

Festival Sepak Bola Pelajar Sukses Meniti Prestasi, Bupati Sikka Beri Apresiasi

Berita Terbaru