Dampak Gagal Panen, Warga Done Mulai Konsumsi Ubi Hutan Beracun

0
151
Dampak Gagal Panen, Warga Done Mulai Konsumsi Ubi Hutan Beracun
Inilah ubi hutan beracun hasil galian warga untuk dikonsumsi sebagai pengganti jagung dan beras, Selasa (8/9)

Maumere-SuaraSikka.com: Warga dua dusun di Desa Done Kecamatan Magepanda kini mulai mengonsumsi ubi hutan beracun. Hal ini untuk mengatasi dampak gagal panen yang sedang melilit mereka.

Ubi hutan beracun yang dikonsumsi, sudah melalui proses pengolahan secara tradisionil. Masyarakat meyakini dengan proses pengolahan yang mereka lakukan, racun pada ubi hutan bisa dimatikan, sehingga ubi hutan tersebut layak dikonsumsi.

Petrus Nale, warga Dusun Ladobewa, menjelaskan setidaknya puluhan warga Dusun Ladonewa dan Dusun Watu Wa yang kini mulai rajin mencari ubi hutan.

Setiap hari mereka turun ke hutan untuk mencari ubi hutan sebagai pengganti beras. Hal ini dikarenakan tanaman mereka seperti jagung dan padi mengalami gagal panen akibat kemarau panjang.

“Sudah dua bulan ini kami konsumsi ubi hutan agar bisa bertahan hidup. Mau bagaimana lagi,” ungkap Petrus Nale, Selasa (8/9).

Petrus Nale menyampaikan mereka terpaksa konsumsi ubi hutan beracun, karena tidak ada pilihan lagi. Rata-rata warga yang konsumsi ubi hutan dikarenakan persediaan stok logistik sudah habis, dan terutama tidak punya cukup uang.

Dia mengaku menerima bantuan langsung tunai, namun katanya, bantuan tersebut dimanfaatkan untuk kebutuhan pendidikan anak sekolah di tengah masa pandemi corona.*** (eny)

TINGGALKAN BALASAN

Silahkan ketik komentar anda
Silahkan ketik nama anda di sini