Abaikan Protokoler Kesehatan, Demonstran Alasan Tidak Percaya Corona

Avatar photo

- Redaksi

Sabtu, 10 Oktober 2020 - 11:24 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 20 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Demonstran membentuk kerumunan tanpa jaga jarak

Demonstran membentuk kerumunan tanpa jaga jarak

Maumere-SuaraSikka.com: Aksi penolakan UU Cipta Kerja di Maumere, Jumat (9/10), mengabaikan protokoler kesehatan. Demonstran beralasan mereka tidak percaya dengan virus corona.

Abaikan Protokoler Kesehatan, Demonstran Alasan Tidak Percaya Corona

Beberapa kali personil Polres Sikka mengingatkan melalui pengeras suara agar mahasiswa yang sedang melakukan demonstrasi menegakkan protokoler kesehatan, terutama menjaga jarak dan menghindari kerumunan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun mahasiswa membalasnya dengan enteng bahwa mereka tidak percaya dengan virus corona.

Baca Juga :  Serunya Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere, SMPK MBC Ohe Beri Ancaman Serius

“Lebih baik mati karena perjuangan melawan penindasan. Kami tidak percaya corona,” sambar seorang orator dari atas pikup di Jalan Eltari, di depan pintu masuk utama Kantor DPRD Sikka.

Abaikan Protokoler Kesehatan, Demonstran Alasan Tidak Percaya Corona

Sejauh pengamatan media ini, aksi yang mulai berlangsung dari Patung Teka Iku di Kelurahan Kota Baru, hingga Gedung DPRD Sikka, jauh dari imbauan pemerintah tentang penegakkan protokoler kesehatan.

Baca Juga :  SMP Negeri 1 Maumere Cetak Prestasi, Raih Juara Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan

Abaikan Protokoler Kesehatan, Demonstran Alasan Tidak Percaya Corona

Tidak saja demonstran, aparat keamanan pun terpaksa mengabaikan protokoler kesehatan karena harus membentuk barikade pengamanan di pintu masuk utama Kantor DPRD Sikka.

Jurubicara Satgas Covid Sikka Petrus Herlemus yang dikonfirmasi terkait kegiatan yang mengabaikan protokoler kesehatan, mengimbau agar semua masyarakat wajib menegakkan protokoler kesehatan.*** (eny)

Berita Terkait

Peduli Kota Maumere Indah, Bank NTT Salurkan CSR Rp 172,5 Juta
SMP Negeri 1 Maumere Cetak Prestasi, Raih Juara Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan
Door Prize Handphone Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere
Serunya Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere, SMPK MBC Ohe Beri Ancaman Serius
Bukan Sekadar Belajar di Kelas, SMPK Yapenthom 2 Maumere Gandeng Frater Ledalero Ajak Siswa Kenali Diri dan Bertumbuh dalam Kasih
49 Tim SMP di Sikka Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere
Groudbreaking Kampung Nelayan Merah Putih di Wuring, Bupati Sikka: Kita Dukung Ekosistem Ekonomi Kelautan yang Terintegrasi
Pemerintah Gandeng Perbankan, Bikin Cantik Wajah Kota Maumere

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 10:31 WITA

Peduli Kota Maumere Indah, Bank NTT Salurkan CSR Rp 172,5 Juta

Rabu, 21 Oktober 2026 - 20:43 WITA

SMP Negeri 1 Maumere Cetak Prestasi, Raih Juara Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 13:36 WITA

Door Prize Handphone Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere

Senin, 19 Oktober 2026 - 21:59 WITA

Serunya Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere, SMPK MBC Ohe Beri Ancaman Serius

Kamis, 15 Oktober 2026 - 14:26 WITA

49 Tim SMP di Sikka Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere

Rabu, 14 Oktober 2026 - 16:49 WITA

Groudbreaking Kampung Nelayan Merah Putih di Wuring, Bupati Sikka: Kita Dukung Ekosistem Ekonomi Kelautan yang Terintegrasi

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:27 WITA

Pemerintah Gandeng Perbankan, Bikin Cantik Wajah Kota Maumere

Kamis, 8 Oktober 2026 - 10:23 WITA

Bupati Sikka “Tampar” ASN: Jangan Lihat Pekerjaan Hanya sebagai Rutinitas Administrasi

Berita Terbaru