Maumere-SuaraSikka.com: Kelompok mahasiswa Cipayung Plus di Kabupaten Sikka kembali mendatangi Gedung DPRS Sikka, Senin (12/10).
Kali ini mereka tidak turun dalam aksi massa yang menghimpun banyak orang. Hanya perwakilan dari masing-masing elemen saja, seperti Ketua PMKRI, Ketua GMNI, Ketua HMI, Ketua LMND, dan Ketua IMM, dan beberapa utusan lainnya.

ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Kedatangan yang kali kedua ini masih terkait penolakan Omnibus Law UU Cipta Karya. DPRD Sikka membuka ruang audiens, karena pada aksi pertama, Jumat (9/10), tidak sempat terjadi dialog.
Dialog antara DPRD Sikka dan Cipayung Plus berlangsung di ruang rapat Komisi 1, dipimpin Ketua DPRD Sikka Donatus David didampingi Wakil Ketua DPRD Sikka Yoseph Karmianto Eri.

Sebelum masuk ke ruang rapat Komisi 1, tim keamanan dari Polres Sikka melakukan pemeriksaan fisik untuk memastikan semua orang yang masuk ke ruang rapat tidak membawa benda-benda yang mencurigkan.

Dialog antara DPRD Sikka dan Cipayung Plus berlangsung tertutup. Tidak semua anggota DPRD Sikka ikut dalam dialog, karena pada saat yang sama di ruang paripurna sedang ada pembahasan anggaran perubahan.

Puluhan aparat keamanan dari Polres Sikka berjaga-jaga di sekitar ruang rapat. Tampak terlihat Wakapolres Sikka Kompol I Putu Surasa dan beberapa perwira kepolisian ikut terlibat dalam tugas pengamanan.*** (eny)















