Anggaran Kesehatan 2021 Mencapai 6,2 Persen APBN

Avatar photo

- Redaksi

Sabtu, 24 Oktober 2020 - 13:47 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 16 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Salah satu poin materi pada Media Workshop, Kamis (22/10)

Salah satu poin materi pada Media Workshop, Kamis (22/10)

Maumere-SuaraSikka.com: Kementerian Keuangan mengalokasikan anggaran kesehatan pada tahun 2021 mencapai 6,2 persen APBN atau setara Rp 169,7 Triliun.

“Alokasi anggaran kesehatan ini melebihi batas yang ditentukan 5 persen APBN. Kita mengalokasikan 6,2 persen dari APBN untuk penguatan penanganan covid. Meskipun turun dibandingkan tahun ini, tapi cukup signifikan dan alokasinya juga bervariasi,” ujar Staf Khusus Menteri Keuangan RI Bidang Komunikasi Strategis Yustinus Prastowo.

Dia menjelaskan alokasi anggaran tersebut antara lain untuk percepatan pemulihan kesehatan pasca pandemi diikuti peningkatan akses dan mutu layanan melalui penguatan sistem kesehatan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepada 700 wartawan yang mengikuti Media Workshop, Kamis (22/10), Yustinus Prastowo menyinggung soal kebijakan 2021 di bidang kesehatan.

Dia menyebut lima kebijakan mendasar. Pertama, percepatan pemulihan keeehatan akibat Covid-19. Ada 3 hal yang harus dilakukan yakni peningkatan dan pemerataan supply side, penguatan koordinasi pusat, daerah, swasta, dan antisipasi pengadaan vaksin.

Baca Juga :  SMPK Yapenthom 2 Maumere Raih Prestasi Gemilang pada FLS3N 2026 di Sikka

Kedua, penguatan program generasi unggul, dengan orientasi akselerasi penurunan stunting dan penguatan program promotif-preventif.

Ketiga, penguatan sinergi dan koordinasi pusat dan daerah. Kebijakan ini sebagai bentuk sinergisitas perencanaan, penganggaran, dan pembiayaan untuk mendukung supply side.

Keempat, kebijakan reformasi JKN yang meliputi perbaikan mutu layanan dan efektivitas biaya JKN, penyesuaian iuran JKN dan validitas data PBI JKN, serta penguatan peran pemerintah daerah.

Kelima, health security preparedness atau kesiapan keamanan kesehatan dengan penguatan pencegahan, deteksi, dan respon penyakit, serta sistem kesehatan terintegrasi.

Dia menambahkan terdapat sejumlah target prioritas bidang kesehatan pada tahun depan dalam rangka penanganan Covid-19 serta mendukung penguatan sistem kesehatan nasional.

Yustinus Prastowo menyebutkan antisipasi pengadaan vaksin Covid-19 untuk 160 juta orang sebesar Rp 18 Triliun, dan antisipasi pelaksanaan imunisasi sebesar Rp 3,7 Triliun.

Baca Juga :  Kecewa Bupati Sikka Melarikan Diri, Pedagang Pasar Alok Teriak Pemimpin Pengecut

Kemudian terdapat bantuan sarana prasarana, laboratorium, litbang, dan PCR dengan total Rp 1,2 Triliun.

Pemerintah juga mengalokasikan anggaran untuk layanan pengendalian penyakit TB di 145 layanan sebesar Rp 2,8 Triliun, penyediaan obat TB, HIV/AIDS, dan vaksin 24 paket Rp 2,77 Triliun, serta penyediaan makanan tambahan bagi ibu hamil dan balita sebesar Rp 1,1 Triliun.

Selain itu terdapat pembangunan 971 gedung puskesmas dan pembangunan/rehabilitasi 559 rumah sakit rujukan, serta bantuan operasional kesehatan untuk 10.143 puskesmas sebesar Rp 10,7 Triliun.

Ada dua target prioritas untuk program JKN yakni bantuan iuran JKN bagi PBPU dan BP Kelas III sebesar Rp 2,4 Triliun, dan bantuan iuran PBI JKN 96,8 juta jiwa sebesar Rp 48,8 Triliun.

Program JKN masuk dalam target prioritas bidang kesehatan pada tahun 2021.*** (eny)

Berita Terkait

Pedagang Pasar Alok Sempat Kejar, Bupati Sikka: Saya Tidak Melarikan Diri
Kecewa Bupati Sikka Melarikan Diri, Pedagang Pasar Alok Teriak Pemimpin Pengecut
Penertiban Brutal di Pasar Alok, Terpal Dirobek, Meja Dagangan Diinjak
Fraksi Partai Perindo Sikka Wanti-Wanti Pungli di Sekolah
Jurusan Rekayasa Perangkat Lunak di SMKS Yohanes XXIII Maumere, Juara LKS Tingkat Kabupaten Sikka
Polemik Dapur SPPG 3T di Sikka Seret AWK, Investor Sebut Belum Ada Pencairan BGN dan Bereskan Utang Rekanan di Lapangan
Rekanan Mengeluh, AWK Belum Bayar Pekerjaan 4 Titik Dapur SPPG di Sikka, Nilainya Mencapai Rp 754 Juta
Sekolah Dihancurkan demi Koperasi Desa Merah Putih, AHP: Sangat Keterlaluan

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 20:31 WITA

Pedagang Pasar Alok Sempat Kejar, Bupati Sikka: Saya Tidak Melarikan Diri

Kamis, 11 Juni 2026 - 18:17 WITA

Kecewa Bupati Sikka Melarikan Diri, Pedagang Pasar Alok Teriak Pemimpin Pengecut

Kamis, 11 Juni 2026 - 15:44 WITA

Penertiban Brutal di Pasar Alok, Terpal Dirobek, Meja Dagangan Diinjak

Kamis, 11 Juni 2026 - 07:50 WITA

Fraksi Partai Perindo Sikka Wanti-Wanti Pungli di Sekolah

Rabu, 10 Juni 2026 - 21:30 WITA

Jurusan Rekayasa Perangkat Lunak di SMKS Yohanes XXIII Maumere, Juara LKS Tingkat Kabupaten Sikka

Rabu, 10 Juni 2026 - 13:45 WITA

Rekanan Mengeluh, AWK Belum Bayar Pekerjaan 4 Titik Dapur SPPG di Sikka, Nilainya Mencapai Rp 754 Juta

Selasa, 9 Juni 2026 - 21:27 WITA

Sekolah Dihancurkan demi Koperasi Desa Merah Putih, AHP: Sangat Keterlaluan

Selasa, 9 Juni 2026 - 19:51 WITA

10 Kali Dapat Opini WTP, Bupati Sikka: Berkat Komitmen Eksekutif dan Legislatif

Berita Terbaru

Daerah

Fraksi Partai Perindo Sikka Wanti-Wanti Pungli di Sekolah

Kamis, 11 Jun 2026 - 07:50 WITA