Dinas Pariwisata Tingkatkan Kapasitas SDM Pengelola Destinasi

Avatar photo

- Redaksi

Sabtu, 24 Oktober 2020 - 08:44 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 32 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kegiatan 
Pelatihan Tata Kelola Destinasi di Aula Santo Camilus Social Center, Kamis (22/10)

Kegiatan Pelatihan Tata Kelola Destinasi di Aula Santo Camilus Social Center, Kamis (22/10)

Maumere-SuaraSikka.com: Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Sikka meningkatkan kapasitas sumber daya manusia bagi pengelola destinasi pariwisata di daerah setempat.

Dinas Pariwisata Tingkatkan Kapasitas SDM Pengelola Destinasi
Peserta kegiatan Pelatihan Tata Kelola Destinasi

Program ini dilaksanakan melalui kegiatan Pelatihan Tata Kelola Destinasi untuk 40 orang pelaku pariwisata. Mereka berasal dari 6 desa wisata yang tersebar di berbagai wilayah.

Para peserta terdiri dari berbagai komponen seperti kelompok sadar wisata, pemerintah desa, masyarakat, dan kelompok UMKM di sekitar lokasi destinasi, serta komponen pemangku kepentingan lainnya yang terlibat dalam pengembangan destinasi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Enam desa wisata itu yakni Desa Hokor di Kecamatan Bola, Desa Waihawa dan Nenbura di Kecamatan Doreng, Desa Pemana dan Gunung Sari di Kecamatan Alok, dan Desa Kojagete di Kecamatan Alok Timur.

Dinas Pariwisata Tingkatkan Kapasitas SDM Pengelola Destinasi

Ketua Panitia George Richard Valentino, dalam laporannya mengatakan destinasi pariwisata memegang peranan yang sangat penting dalam pengembangan pariwisata di suatu daerah.

Baca Juga :  Fraksi Partai Perindo Sikka Wanti-Wanti Pungli di Sekolah

“Karena itu destinasi pariwisata harus ditata dan dikelola secara baik sehingga dapat menarik wisatawan untuk berkunjung ke suatu destinasi, dan mendapatkan pelayanan masyarakat di destinasi tersebut,” ungkap dia pada acara pembukaan kegiatan, Kamis (22/10) di Aula Santo Camilus Social Center.

Dinas Pariwisata Tingkatkan Kapasitas SDM Pengelola Destinasi
Suasana acara pembukaan Pelatihan Tata Kelola Destinasi

Dengan penataan dan pengelolaan destinasi wisata yang baik, kata dia, diharapkan dapat memberikan kepuasan terhadap wisatawan yang berkunjung, sekaligus berkontribusi terhadap pendapatan masyarakat atas jasa layanan yang diberikan.

Strategi yang perlu dibangun pemerintah, dalam hal ini Dinas Parbud selaku institusi teknis, lanjut dia, yakni perlu menyiapkan sumber daya manusia yang memadai dalam rangka mengelola destinasi.

“Harapan kita adalah dengan tersedianya SDM pengelolaan yang berkompeten, maka pengelolaan sebuah destinasi semakin baik,” ujar dia.

Dinas Pariwisata Tingkatkan Kapasitas SDM Pengelola Destinasi
Konradus Rindu dari ASITA sedang memberikan materi

Untuk memantapkan strategi ini, Dinas Parbud Sikka menggandeng 2 instruktur yakni Martinus Wodon dari PHRI dan Konradus Rindu dari Asita. Dua orang ini terkenal sebagai pelaku wisata dan praktisi lokal. Keduanya menjadi narasumber pada kegiatan yang berlangsung selama 3 hari itu.

Baca Juga :  Pedagang Pasar Alok Sempat Kejar, Bupati Sikka: Saya Tidak Melarikan Diri

Sebagaimana yang disampaikan George Richard Valentino, materi yang diberikan selama Pelatihan Tata Kelola Destinasi yakni pengantar pengelolaan destinasi, mengelola krisis pada destinasi, pelibatan masyarakat, serta SDM pengelola destinasi.

Materi lain yakni perencanaan pariwisata, pengelolaan pengunjung pada destinasi, pemasaran desa wisata, dan kewirausahaan.

Dinas Pariwisata Tingkatkan Kapasitas SDM Pengelola Destinasi
Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Sikka Petrus Poling Wairmahing

Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Parbud Sikka Petrus Poling Wairmahing. Dia berharap para peserta mengikuti serius kegiatan pelatihan sebagai bagian dalam mempersiapkan insan pariwisata yang berkualitas dan memiliki daya saing dalam bidang tata kelola destinasi sesuai perkembangan terkini.*** (eny)

Berita Terkait

Erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki, Bandara Frans Seda Maumere Ditutup Sementara
Pedagang Pasar Alok Sempat Kejar, Bupati Sikka: Saya Tidak Melarikan Diri
Kecewa Bupati Sikka Melarikan Diri, Pedagang Pasar Alok Teriak Pemimpin Pengecut
Penertiban Brutal di Pasar Alok, Terpal Dirobek, Meja Dagangan Diinjak
Fraksi Partai Perindo Sikka Wanti-Wanti Pungli di Sekolah
Jurusan Rekayasa Perangkat Lunak di SMKS Yohanes XXIII Maumere, Juara LKS Tingkat Kabupaten Sikka
Polemik Dapur SPPG 3T di Sikka Seret AWK, Investor Sebut Belum Ada Pencairan BGN dan Bereskan Utang Rekanan di Lapangan
Rekanan Mengeluh, AWK Belum Bayar Pekerjaan 4 Titik Dapur SPPG di Sikka, Nilainya Mencapai Rp 754 Juta

Berita Terkait

Sabtu, 20 Juni 2026 - 14:03 WITA

Erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki, Bandara Frans Seda Maumere Ditutup Sementara

Kamis, 11 Juni 2026 - 20:31 WITA

Pedagang Pasar Alok Sempat Kejar, Bupati Sikka: Saya Tidak Melarikan Diri

Kamis, 11 Juni 2026 - 18:17 WITA

Kecewa Bupati Sikka Melarikan Diri, Pedagang Pasar Alok Teriak Pemimpin Pengecut

Kamis, 11 Juni 2026 - 15:44 WITA

Penertiban Brutal di Pasar Alok, Terpal Dirobek, Meja Dagangan Diinjak

Kamis, 11 Juni 2026 - 07:50 WITA

Fraksi Partai Perindo Sikka Wanti-Wanti Pungli di Sekolah

Rabu, 10 Juni 2026 - 18:31 WITA

Polemik Dapur SPPG 3T di Sikka Seret AWK, Investor Sebut Belum Ada Pencairan BGN dan Bereskan Utang Rekanan di Lapangan

Rabu, 10 Juni 2026 - 13:45 WITA

Rekanan Mengeluh, AWK Belum Bayar Pekerjaan 4 Titik Dapur SPPG di Sikka, Nilainya Mencapai Rp 754 Juta

Selasa, 9 Juni 2026 - 21:27 WITA

Sekolah Dihancurkan demi Koperasi Desa Merah Putih, AHP: Sangat Keterlaluan

Berita Terbaru

Daerah

Fraksi Partai Perindo Sikka Wanti-Wanti Pungli di Sekolah

Kamis, 11 Jun 2026 - 07:50 WITA