Mawarani Gagal Dapat Dana Segar Rp 1 Miliar

Avatar photo

- Redaksi

Senin, 23 November 2020 - 09:16 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 27 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi

Ilustrasi

Maumere-SuaraSikka.com: Perumda Mawarani di Kabupaten Sikka dipastikan gagal mendapatkan dana segar dalam bentuk penyertaan modal sebesar Rp 1 miliar dari pemerintah daerah setempat.

Kepastian ini disampaikan langsung Bupati Sikka Fransiskus Roberto Diogo saat menyampaikan keterangan pemerintah terhadap pemandangan umum fraksi atas Pengantar Nota Keuangan RAPBD 2021, Sabtu (21/11).

“Manajemen Perumda Mawarani akan menyampaikan bisnis plan kepada Dewan yang terhormat. Pemerintah berharap penyertaan modal dapat dialokasikan kembali pada Perubahan APBD 2021,” terang Bupati Sikka.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebelumnya, dalam Pengantar Nota Keuangan RAPBD 2021, Rabu (18/11), Bupati Sikka menjelaskan terkait pos pengeluaran pembiayaan daerah, di antaranya merencanakan penyertaan modal Rp 1 miliar kepada Perumda Mawarani.

Terkait rencana tersebut, sejumlah fraksi di DPRD Sikka pun memberikan pandangan politis.

Fraksi PDIP berpendapat pengeluaran pembiayaan daerah, termasuk rencana penyertaan modal kepada Perumda Mawarani, perlu dipertimbangkan dengan keseimbangan dan kemendesakan belanja publik.

Baca Juga :  Fraksi Partai Perindo Sikka Wanti-Wanti Pungli di Sekolah

Fraksi Partai Gerindra pun berpandangan yang sama, agar dipertimbangkan kembali.

Khusus untuk Perumda Mawarani, Fraksi Partai Gerindra berpendapat karena situasi pandemi yang masih belum jelas akhirhya, biarlah manajemen yang baru dilantik lebih fokus mereformasi manajemen internal sebelum berinovasi dengan pengembangan unit usaha.

“Akan lebih baik juga jika manajemen Mawarani yang baru diberi kesempatan menyajikan bisnis plan untuk dipertimbangman di perubahan anggaran nanti,” ungkap Jurubicara Fraksi Partai Gerindra Sufriyance Merison Botu.

Fraksi Partai Hanura meminta pemerintah untuk menangguhkan dulu penyertaan modal kepada Mawarani karena belum ada bisnis plan. Demikian pun Fraksi Partai Golkar meminta dipending hingga terbentuknya Perda Penyertaan Modal Perumda Mawarani.

Hal senada diutarakan Fraksi Partai Nasdem. Yosef Nong Soni menegaskan untuk menekan defisit tahun 2021, rencana penyertaan modal kepada Mawarani ditangguhkan dulu.

Baca Juga :  Kecewa Bupati Sikka Melarikan Diri, Pedagang Pasar Alok Teriak Pemimpin Pengecut

“Mengingat sampai saat ini pemerintah dalam hal ini Perumda Mawarani belum pernah memresentasikan bisnis plan di hadapan Dewan selaku pemegang otoritas hak anggaran” ungkap Jurubicara Fraksi Partai Nasdem itu.

Pendapat berbeda disampaikan Fraksi PKB. Fraksi ini mendukung rencana pemerintah, dan menyebutnya sebagai langkah strategis, sambil meminta pemerintah segera menerbitkan Perda Perumda Mawarani agar tidakmenjadi temuan BPK.

Selain rencana penyertaan modal Rp 1 miliar kepada Perumda Mawarani, Bupati Sikka juga berencana memberikan penyertaan modal Rp 12 miliar kepada PT Bank NTT, penyertaan modal Rp 9 miliar kepada Perumda Wair Puan, dan pinjaman daerah Rp 500 juta kepada koperasi sebagai dana bergulir.*** (eny)

Berita Terkait

Pedagang Pasar Alok Sempat Kejar, Bupati Sikka: Saya Tidak Melarikan Diri
Kecewa Bupati Sikka Melarikan Diri, Pedagang Pasar Alok Teriak Pemimpin Pengecut
Penertiban Brutal di Pasar Alok, Terpal Dirobek, Meja Dagangan Diinjak
Fraksi Partai Perindo Sikka Wanti-Wanti Pungli di Sekolah
Jurusan Rekayasa Perangkat Lunak di SMKS Yohanes XXIII Maumere, Juara LKS Tingkat Kabupaten Sikka
Polemik Dapur SPPG 3T di Sikka Seret AWK, Investor Sebut Belum Ada Pencairan BGN dan Bereskan Utang Rekanan di Lapangan
Rekanan Mengeluh, AWK Belum Bayar Pekerjaan 4 Titik Dapur SPPG di Sikka, Nilainya Mencapai Rp 754 Juta
Sekolah Dihancurkan demi Koperasi Desa Merah Putih, AHP: Sangat Keterlaluan

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 20:31 WITA

Pedagang Pasar Alok Sempat Kejar, Bupati Sikka: Saya Tidak Melarikan Diri

Kamis, 11 Juni 2026 - 18:17 WITA

Kecewa Bupati Sikka Melarikan Diri, Pedagang Pasar Alok Teriak Pemimpin Pengecut

Kamis, 11 Juni 2026 - 15:44 WITA

Penertiban Brutal di Pasar Alok, Terpal Dirobek, Meja Dagangan Diinjak

Kamis, 11 Juni 2026 - 07:50 WITA

Fraksi Partai Perindo Sikka Wanti-Wanti Pungli di Sekolah

Rabu, 10 Juni 2026 - 21:30 WITA

Jurusan Rekayasa Perangkat Lunak di SMKS Yohanes XXIII Maumere, Juara LKS Tingkat Kabupaten Sikka

Rabu, 10 Juni 2026 - 13:45 WITA

Rekanan Mengeluh, AWK Belum Bayar Pekerjaan 4 Titik Dapur SPPG di Sikka, Nilainya Mencapai Rp 754 Juta

Selasa, 9 Juni 2026 - 21:27 WITA

Sekolah Dihancurkan demi Koperasi Desa Merah Putih, AHP: Sangat Keterlaluan

Selasa, 9 Juni 2026 - 19:51 WITA

10 Kali Dapat Opini WTP, Bupati Sikka: Berkat Komitmen Eksekutif dan Legislatif

Berita Terbaru

Daerah

Fraksi Partai Perindo Sikka Wanti-Wanti Pungli di Sekolah

Kamis, 11 Jun 2026 - 07:50 WITA