Setelah Ikuti Pesta Tahbisan Imam, Bocah 11 Tahun Masuk Ruang Isolasi Lantaran Reaktif Rapid Test

Avatar photo

- Redaksi

Selasa, 24 November 2020 - 22:45 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 15 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jurubicara Satgas Covid Sikka Petrus Herlemus

Jurubicara Satgas Covid Sikka Petrus Herlemus

Maumere-SuaraSikka.com: Seorang bocah berusia 11 tahun, Selasa (24/11), masuk Ruang Isolasi RSUD TC Hillers. Hasil rapid test-nya dinyatakan reaktif setelah mengikuti pesta tahbisan Imam baru-baru ini.

Gadis ini bersama saudara kembar dan ibunya menjalani rapid test untuk kepentingan kembali ke Denpasar. Ibu kandung dan saudara kembar dinyatakan nonreaktif.

Jurubicara Satgas Covid Sikka Petrus Herlemus yang dihubungi melalui telepon selular, Selasa (24/11), membenarkan bocah berusia 11 tahun sedang dirawat di ruang isolasi.

“Iya betul, pelaku perjalanan dari Bali. Dia dijemput tadi sore, karena demam. Tapi sekarang kondisinya sudah membaik,” terang Petrus Herlemus yang juga adalag Kepala Dinas Kesehatan Sikka.

Sesuai prosedural, bocah ini harus menjalani pengambilan swab. Petrur Herlemus mengatakan swab pertama sudah diambil, dan rencananya akan diambil swab kedua pada Rabu (25/11) besok.

Baca Juga :  Jurusan Rekayasa Perangkat Lunak di SMKS Yohanes XXIII Maumere, Juara LKS Tingkat Kabupaten Sikka

“Harus 2 kali swab. Setelah itu sampel swab akan kami kirim ke Laboratorium Biomolekuler RSU WZ Yohanes di Kupang,” tambah dia.

Dia mengatakan bocah perempuan tersebut mengalami flu dan demam. Dugaannya akibat perubahan cuaca. Tim medis terus melakukan pemantauan kondosi kesehatan pasien ini.*** (eny)

Berita Terkait

Pedagang Pasar Alok Sempat Kejar, Bupati Sikka: Saya Tidak Melarikan Diri
Kecewa Bupati Sikka Melarikan Diri, Pedagang Pasar Alok Teriak Pemimpin Pengecut
Penertiban Brutal di Pasar Alok, Terpal Dirobek, Meja Dagangan Diinjak
Fraksi Partai Perindo Sikka Wanti-Wanti Pungli di Sekolah
Jurusan Rekayasa Perangkat Lunak di SMKS Yohanes XXIII Maumere, Juara LKS Tingkat Kabupaten Sikka
Polemik Dapur SPPG 3T di Sikka Seret AWK, Investor Sebut Belum Ada Pencairan BGN dan Bereskan Utang Rekanan di Lapangan
Rekanan Mengeluh, AWK Belum Bayar Pekerjaan 4 Titik Dapur SPPG di Sikka, Nilainya Mencapai Rp 754 Juta
Sekolah Dihancurkan demi Koperasi Desa Merah Putih, AHP: Sangat Keterlaluan

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 20:31 WITA

Pedagang Pasar Alok Sempat Kejar, Bupati Sikka: Saya Tidak Melarikan Diri

Kamis, 11 Juni 2026 - 18:17 WITA

Kecewa Bupati Sikka Melarikan Diri, Pedagang Pasar Alok Teriak Pemimpin Pengecut

Kamis, 11 Juni 2026 - 15:44 WITA

Penertiban Brutal di Pasar Alok, Terpal Dirobek, Meja Dagangan Diinjak

Kamis, 11 Juni 2026 - 07:50 WITA

Fraksi Partai Perindo Sikka Wanti-Wanti Pungli di Sekolah

Rabu, 10 Juni 2026 - 21:30 WITA

Jurusan Rekayasa Perangkat Lunak di SMKS Yohanes XXIII Maumere, Juara LKS Tingkat Kabupaten Sikka

Rabu, 10 Juni 2026 - 13:45 WITA

Rekanan Mengeluh, AWK Belum Bayar Pekerjaan 4 Titik Dapur SPPG di Sikka, Nilainya Mencapai Rp 754 Juta

Selasa, 9 Juni 2026 - 21:27 WITA

Sekolah Dihancurkan demi Koperasi Desa Merah Putih, AHP: Sangat Keterlaluan

Selasa, 9 Juni 2026 - 19:51 WITA

10 Kali Dapat Opini WTP, Bupati Sikka: Berkat Komitmen Eksekutif dan Legislatif

Berita Terbaru

Daerah

Fraksi Partai Perindo Sikka Wanti-Wanti Pungli di Sekolah

Kamis, 11 Jun 2026 - 07:50 WITA