Jaksa Seret Kontraktor dan PPK Puskesmas Bola

Avatar photo

- Redaksi

Kamis, 10 Desember 2020 - 13:12 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 36 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tersangka dugaan tindak pidana korupsi Proyek Pembangunan Puskesmas Bola

Tersangka dugaan tindak pidana korupsi Proyek Pembangunan Puskesmas Bola

Maumere-SuaraSikka.com: Tim penyidik Kejaksaan Negeri Maumere menyeret kontraktor pelaksana dan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Proyek Pembangunan Puskesmas Bola di Kecamatan Bola Kabupaten Sikka.

Dua orang tersangka itu masing-masing DDK dan DB. Jaksa menitipkan sementara dua tersangka tersebut di Rutan Mapolres Sikka.

DDK selaku kontraktor pelaksana ditetapkan sebagai tersangka pada Kamis (3/12), sementara DB yang adalah PPK ditetapkan tersangka pada Selasa (8/12).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Jaksa Seret Kontraktor dan PPK Puskesmas Bola
Kajari Maumere Fahmi

Kepala Kejaksaan Negeri Maumere Fahmi menjelaskan dua tersangka ini diduga melakukan perbuatan melawan hukum. Akibatnya negara mengalami kerugian Rp 540 juta lebih.

Baca Juga :  Pedagang Pasar Alok Sempat Kejar, Bupati Sikka: Saya Tidak Melarikan Diri

Terkait seperti apa perbuatan melawan hukum kontraktor pelaksana dan PPK, Fahmi belum memberikan keterangan lebih jauh. Dia beralasan perbuatan melawan hukum yang disangkakan sudah masuk dalam substansi perkara.

“Kami terus menggali keterangan dari sejumlah saksi dan saksi ahli. Sudah 20 saksi dan 3 saksi ahli yang kami mintai keterangan,” terang Fahmi saat konperensi pers di Aula Kantor Kejaksaan Negeri Maumere, Kamis (10/12).

Baca Juga :  Erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki, Bandara Frans Seda Maumere Ditutup Sementara

Tim Jaksa yang menangani kasus ini sebanyak 5 orang, dipimpin oleh Kasi Pidsus Yeremias Pena.

Jaksa Seret Kontraktor dan PPK Puskesmas Bola
Puskesmas Bola (foto: istimewa)

Proyek Pembangunan Puskesmas Bola senilai Rp 3.969.114.271,01 dikerjakan oleh CV Cipta Konstruksi Indah. Dalam perkembangan proyek ini menuai persoalan menyusul pengaduan sejumlah buruh dan tukang terkait upah kerja yang belum dibayarkan.

Fahmi mengatakan penyelidikan dugaan perbuatan melawan hukum setelah jaksa mendapatkan laporan dari masyarakat.*** (eny)

Berita Terkait

Erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki, Bandara Frans Seda Maumere Ditutup Sementara
Pedagang Pasar Alok Sempat Kejar, Bupati Sikka: Saya Tidak Melarikan Diri
Kecewa Bupati Sikka Melarikan Diri, Pedagang Pasar Alok Teriak Pemimpin Pengecut
Penertiban Brutal di Pasar Alok, Terpal Dirobek, Meja Dagangan Diinjak
Fraksi Partai Perindo Sikka Wanti-Wanti Pungli di Sekolah
Jurusan Rekayasa Perangkat Lunak di SMKS Yohanes XXIII Maumere, Juara LKS Tingkat Kabupaten Sikka
Polemik Dapur SPPG 3T di Sikka Seret AWK, Investor Sebut Belum Ada Pencairan BGN dan Bereskan Utang Rekanan di Lapangan
Rekanan Mengeluh, AWK Belum Bayar Pekerjaan 4 Titik Dapur SPPG di Sikka, Nilainya Mencapai Rp 754 Juta

Berita Terkait

Sabtu, 20 Juni 2026 - 14:03 WITA

Erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki, Bandara Frans Seda Maumere Ditutup Sementara

Kamis, 11 Juni 2026 - 20:31 WITA

Pedagang Pasar Alok Sempat Kejar, Bupati Sikka: Saya Tidak Melarikan Diri

Kamis, 11 Juni 2026 - 18:17 WITA

Kecewa Bupati Sikka Melarikan Diri, Pedagang Pasar Alok Teriak Pemimpin Pengecut

Kamis, 11 Juni 2026 - 15:44 WITA

Penertiban Brutal di Pasar Alok, Terpal Dirobek, Meja Dagangan Diinjak

Kamis, 11 Juni 2026 - 07:50 WITA

Fraksi Partai Perindo Sikka Wanti-Wanti Pungli di Sekolah

Rabu, 10 Juni 2026 - 18:31 WITA

Polemik Dapur SPPG 3T di Sikka Seret AWK, Investor Sebut Belum Ada Pencairan BGN dan Bereskan Utang Rekanan di Lapangan

Rabu, 10 Juni 2026 - 13:45 WITA

Rekanan Mengeluh, AWK Belum Bayar Pekerjaan 4 Titik Dapur SPPG di Sikka, Nilainya Mencapai Rp 754 Juta

Selasa, 9 Juni 2026 - 21:27 WITA

Sekolah Dihancurkan demi Koperasi Desa Merah Putih, AHP: Sangat Keterlaluan

Berita Terbaru

Daerah

Fraksi Partai Perindo Sikka Wanti-Wanti Pungli di Sekolah

Kamis, 11 Jun 2026 - 07:50 WITA