Maumere-SuaraSikka.com: Angin puting beliung menyikat 20 rumah dan fasilitas umum di Desa Ipir dan Desa Bola di Kecamatan Bola Kabupaten Sikka. Sejumlah bangunan mengalami kerusakan.
Peristiwa ini terjadi dua hari berturut-turut, Rabu dan Kamis pekan lalu. Tidak ada korban jiwa pada bencana alam ini.

ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Camat Bola Y.E. Satriawan yang mengetahui informasi ini kemudian menghubungi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat untuk mendapatkan penanggulangan tanggap darurat.
Y.E. Satriawan yang biasa disapa Jemi Sadipun juga langsung turun ke lokasi bencana untuk melihat dari dekat kondisi yang terjadi di lokasi kejadian.

Tim BPBD Sikka turun ke lokasi dengan membawa sejumlah bantuan tanggap darurat seperti tikar, terpal, kopi, gula, dan minyak goreng.
Dari beberapa foto yang diterima media ini, tampak beberapa bangunan rusak berat akibat diterjang puting beliung.
Sebagian besar kerusakan pada atap rumah. Puting beliung menerbangkan atap rumah yang terbuat dari seng.
Sekretaris BPBD Sikka Avelinus menjelaskan setidaknya terdapat 20 rumah dan fasilitas umum yang menjadi korban puting beliung.

“Puting beliung terjadi dua desa, 17 rumah dan fasilitas umum di Desa Ipir, dan 3 rumah di Bola,” sebut dia.
Dia menambahkan pasca puting beliung, sejumlah korban berinisiatif sendiri membetulkan atap rumah yang bolong.*** (eny)















