

Maumere-SuaraSikka.com: Sudah 12 jam pasien covid yang meninggal di ruang isolasi RSUD TC Hillers, belum dikuburkan. Belum diketahui apa kendalanya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Pasien yang meninggal tersebut yakni PP, warga Jalan Moan Subu Sadipun Kelurahan Kota Baru Kecamatan Alok Timur. Laki-laki berusia 65 tahun ini meninggal pada Selasa (29/12) pukul 21.44 Wita.

Pantauan media ini Rabu (30/12) pukul 09.44 Wita, jenazah PP masih berada di ruang isolasi RSUD TC Hillers Maumere. Jenazah sudah dimasukkan ke dalam peti jenazah yang dihiasi kain berwarna ungu.
Petugas medis meletakkan peti jenazah pada sebuah tempat tidur roda. Tempat tidur tersebut kini sudah berada persis di pintu masuk ruangan isolasi.

Informasi yang dihimpun media ini, proses pemakaman terkendala akibat belum siapnya liang lahat pada pemakaman covid yang disiapkan pemerintah.

Sebenarnya liang lahat sudah dalam proses penggalian secara manual. Namun pada kedalaman kira-kira 1 meter, proses penggalian dihentikan karena ditemukan sebongkah batu besar.
Satgas Covid Sikka terpaksa meminta bantuan exavator dari Dinas PUPR. Kini exavator tengah berupaya mengangkat batu besar tersebut.

Pantauan media ini, sejumlah aparat kepolisian tampak berada di sekitar ruang isolasi RSUD TC Hillers Maumere.
PP merupakan pasien positip corona ketiga yang meninggal. Sebelumnya SH, seorang pasien dari Desa Pemana meninggal pada akhir Nopember, dan selanjutnya BM meninggal Senin (28/12).*** (eny)





















