Busyet! Sudah 12 Jam, Pasien Covid Meninggal Belum Dikuburkan

Avatar photo

- Redaksi

Rabu, 30 Desember 2020 - 10:38 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 12 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jenazah PP masih berada di ruang isolasi RSUD TC Hillers Maumere, Rabu (30/12)

Jenazah PP masih berada di ruang isolasi RSUD TC Hillers Maumere, Rabu (30/12)

Maumere-SuaraSikka.com: Sudah 12 jam pasien covid yang meninggal di ruang isolasi RSUD TC Hillers, belum dikuburkan. Belum diketahui apa kendalanya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pasien yang meninggal tersebut yakni PP, warga Jalan Moan Subu Sadipun Kelurahan Kota Baru Kecamatan Alok Timur. Laki-laki berusia 65 tahun ini meninggal pada Selasa (29/12) pukul 21.44 Wita.

Pantauan media ini Rabu (30/12) pukul 09.44 Wita, jenazah PP masih berada di ruang isolasi RSUD TC Hillers Maumere. Jenazah sudah dimasukkan ke dalam peti jenazah yang dihiasi kain berwarna ungu.

Baca Juga :  SMP Negeri 1 Maumere Cetak Prestasi, Raih Juara Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan

Petugas medis meletakkan peti jenazah pada sebuah tempat tidur roda. Tempat tidur tersebut kini sudah berada persis di pintu masuk ruangan isolasi.

Informasi yang dihimpun media ini, proses pemakaman terkendala akibat belum siapnya liang lahat pada pemakaman covid yang disiapkan pemerintah.

Sebenarnya liang lahat sudah dalam proses penggalian secara manual. Namun pada kedalaman kira-kira 1 meter, proses penggalian dihentikan karena ditemukan sebongkah batu besar.

Baca Juga :  Peduli Kota Maumere Indah, Bank NTT Salurkan CSR Rp 172,5 Juta

Satgas Covid Sikka terpaksa meminta bantuan exavator dari Dinas PUPR. Kini exavator tengah berupaya mengangkat batu besar tersebut.

Pantauan media ini, sejumlah aparat kepolisian tampak berada di sekitar ruang isolasi RSUD TC Hillers Maumere.

PP merupakan pasien positip corona ketiga yang meninggal. Sebelumnya SH, seorang pasien dari Desa Pemana meninggal pada akhir Nopember, dan selanjutnya BM meninggal Senin (28/12).*** (eny)

Berita Terkait

Peduli Kota Maumere Indah, Bank NTT Salurkan CSR Rp 172,5 Juta
SMP Negeri 1 Maumere Cetak Prestasi, Raih Juara Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan
Door Prize Handphone Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere
Serunya Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere, SMPK MBC Ohe Beri Ancaman Serius
Bukan Sekadar Belajar di Kelas, SMPK Yapenthom 2 Maumere Gandeng Frater Ledalero Ajak Siswa Kenali Diri dan Bertumbuh dalam Kasih
49 Tim SMP di Sikka Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere
Groudbreaking Kampung Nelayan Merah Putih di Wuring, Bupati Sikka: Kita Dukung Ekosistem Ekonomi Kelautan yang Terintegrasi
Pemerintah Gandeng Perbankan, Bikin Cantik Wajah Kota Maumere

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 10:31 WITA

Peduli Kota Maumere Indah, Bank NTT Salurkan CSR Rp 172,5 Juta

Rabu, 21 Oktober 2026 - 20:43 WITA

SMP Negeri 1 Maumere Cetak Prestasi, Raih Juara Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 13:36 WITA

Door Prize Handphone Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere

Senin, 19 Oktober 2026 - 21:59 WITA

Serunya Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere, SMPK MBC Ohe Beri Ancaman Serius

Kamis, 15 Oktober 2026 - 14:26 WITA

49 Tim SMP di Sikka Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere

Rabu, 14 Oktober 2026 - 16:49 WITA

Groudbreaking Kampung Nelayan Merah Putih di Wuring, Bupati Sikka: Kita Dukung Ekosistem Ekonomi Kelautan yang Terintegrasi

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:27 WITA

Pemerintah Gandeng Perbankan, Bikin Cantik Wajah Kota Maumere

Kamis, 8 Oktober 2026 - 10:23 WITA

Bupati Sikka “Tampar” ASN: Jangan Lihat Pekerjaan Hanya sebagai Rutinitas Administrasi

Berita Terbaru