

Maumere-SuaraSikka.com: Sebanyak 1.887 tenaga kesehatan (nakes) di Kabupaten Sikka dipastikan menjadi kelompok awal penerima vaksin corona.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Kelompok nakes diprioritaskan sebagai penerima tahap awal, karena mereka termasuk kelompok rentan tertular virus corona.

“Mereka harus selamat lebih dulu, sehingga mereka bisa menyelamatkan orang lain,” demikian keterangan Jurubicara Satgas Covid Petrus Herlemus kepada wartawan di ruang kerjanya, Selasa (5/1).
Vaksinasi tahap kedua diberikan kepada kelompok para pejabat. Masyarakat Kabupaten Sikka masuk dalam kelompok tahap ketiga.

Petrus Herlemus menjelaskan sebanyak 13.200 val vaksin untuk Propinsi NTT sudah tiba kemarin di Kupang. Pihaknya masih menunggu informasi jadwal distribusi vaksin untuk Kabupaten Sikka.
“Belum tahu berapa kuota untuk kita. Kami masih tunggu informasi,” jelas dia.
Dia memperkirakan vaksin baru akan diterima setelah tanggal 9 Januari 2021. Alasannya karena mulai Kamis (7/1) besok akan dilakukan pelatihan secara virtual terkait proses dan mekanisme vaksinasi. Pelatihan dimaksud berlangsung selama 3 hari hingga Sabtu (9/1).

Dia menambahkan jika vaksin telah tiba, pihaknya akan mendistribusi vaksin ke 18 Puskesmas yang tersebar di Kabupaten Sikka.
“Kita punya 25 Puskesmas, tapi hanya 18 yang punya akses internet. Presiden ingin memantau langsung perkembangan vaksinasi melalui jaringan internet,” terang dia.
Calon penerima vaksin, kata dia, harus melakukan verifikasi melalui aplikasi. Selanjutnya, calon penerima melakukan registrasi ulang.

Proses registrasi sangat penting sebagai upaya verifikasi dengan menjawab berbagai pertanyaan yang akan ditanyakan oleh sistem. Seperti mengonfirmasi domisili serta skrining sederhana terkait penyakit penyerta yang diderita calon penerima vaksin.*** (eny)



















