Nangatobong Rawan, 1 Pasien Positip Meninggal

Avatar photo

- Redaksi

Selasa, 9 Februari 2021 - 11:38 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 5 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Istri AK (duduk) sedang meratapi jenazah suaminya, Selasa (9/2)

Istri AK (duduk) sedang meratapi jenazah suaminya, Selasa (9/2)

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Maumere-SuaraSikka.com: Desa Nangatobong di Kecamatan Waigete Kabupaten Sikka menjadi rawan virus corona. Seorang pasien terkonfirmasi positip meninggal di ruang isolasi RSUD TC Hillers Maumere, Selasa (9/2), pukul 06.40 Wita.

Jurubicara Satgas Covid Sikka Bidang Kesehatan Clara Francis menjelaskan, AK, laki-laki berusia 39 tahun, masuk rumah sakit pada Rabu (20/1), dengan keluhan sesak napas.

Jenazah AK setelah selesai pemusalaran

“Tgl 26 Januari 21 diswab TCM dgn hasil terkonfirmasi positip,” jelas dia.

Baca Juga :  Penertiban Brutal di Pasar Alok, Terpal Dirobek, Meja Dagangan Diinjak

Clara Francis menambahkan pasien yang berasal dari Dusun Wolonggetang ini dirawat di ruang isolasi RSUD TC Hillers, dengan kriteria gejala berat.

Pantauan media, puluhan keluarga AK sudah berada di sekitar ruang isolasi. Di antaranya terlihat istri AK, yang tidak henti-hentinya menangis.

Perempuan itu mendadak histeris ketika petugas pemulasaran membawa peti jenazah ke depan ruang isolasi.

Baca Juga :  Bangunan SDN Wolomoni di Niawula Ende Digusur Paksa, Jadikan Koperasi Desa Merah Putih, Satgas FP NTT Nasional Kecam Keras!
Keluarga AK mengikuti pemberkatan jenazah

Seorang anggota keluarga menjelaskan AK mengalami kanker pankreas selama 13 tahun. Setiap kali kambuh, AK selalu merasakan sesak napas.

AK akan dimakamkan di tempat pekuburan Covid di Urung Pigang Kelurahan Wolomarang Kecamatan Alok Barat.

Dengan kematian AK, maka jumlah yang meninggal karena virus corona menjadi 13 orang, teridiri dari 5 status probabel dan 8 terkonfirmasi positip.*** (eny)

Berita Terkait

Pedagang Pasar Alok Sempat Kejar, Bupati Sikka: Saya Tidak Melarikan Diri
Kecewa Bupati Sikka Melarikan Diri, Pedagang Pasar Alok Teriak Pemimpin Pengecut
Penertiban Brutal di Pasar Alok, Terpal Dirobek, Meja Dagangan Diinjak
Fraksi Partai Perindo Sikka Wanti-Wanti Pungli di Sekolah
Jurusan Rekayasa Perangkat Lunak di SMKS Yohanes XXIII Maumere, Juara LKS Tingkat Kabupaten Sikka
Polemik Dapur SPPG 3T di Sikka Seret AWK, Investor Sebut Belum Ada Pencairan BGN dan Bereskan Utang Rekanan di Lapangan
Rekanan Mengeluh, AWK Belum Bayar Pekerjaan 4 Titik Dapur SPPG di Sikka, Nilainya Mencapai Rp 754 Juta
Sekolah Dihancurkan demi Koperasi Desa Merah Putih, AHP: Sangat Keterlaluan

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 20:31 WITA

Pedagang Pasar Alok Sempat Kejar, Bupati Sikka: Saya Tidak Melarikan Diri

Kamis, 11 Juni 2026 - 18:17 WITA

Kecewa Bupati Sikka Melarikan Diri, Pedagang Pasar Alok Teriak Pemimpin Pengecut

Kamis, 11 Juni 2026 - 15:44 WITA

Penertiban Brutal di Pasar Alok, Terpal Dirobek, Meja Dagangan Diinjak

Kamis, 11 Juni 2026 - 07:50 WITA

Fraksi Partai Perindo Sikka Wanti-Wanti Pungli di Sekolah

Rabu, 10 Juni 2026 - 21:30 WITA

Jurusan Rekayasa Perangkat Lunak di SMKS Yohanes XXIII Maumere, Juara LKS Tingkat Kabupaten Sikka

Rabu, 10 Juni 2026 - 13:45 WITA

Rekanan Mengeluh, AWK Belum Bayar Pekerjaan 4 Titik Dapur SPPG di Sikka, Nilainya Mencapai Rp 754 Juta

Selasa, 9 Juni 2026 - 21:27 WITA

Sekolah Dihancurkan demi Koperasi Desa Merah Putih, AHP: Sangat Keterlaluan

Selasa, 9 Juni 2026 - 19:51 WITA

10 Kali Dapat Opini WTP, Bupati Sikka: Berkat Komitmen Eksekutif dan Legislatif

Berita Terbaru

Daerah

Fraksi Partai Perindo Sikka Wanti-Wanti Pungli di Sekolah

Kamis, 11 Jun 2026 - 07:50 WITA