


Maumere-SuaraSikka.com: Selama 16 tahun warga Desa Persiapan Pelibaler Kecamatan Doreng di Kabupaten Sikka terisolir karena tidak ada akses tranportasi. Mereka pun menyambut gembira hadirnya program TMMD yang membuka jalan baru di wilayah itu.
Tarsisius Nong Manis, antara lain salah satu warga Pelibaler yang mengungkapkan kegembiraan tersebut. Dia bersyukur sekali karena keinginan membuka Pelibaler yang terisolir sudah diperjuangkan sejak tahun 2005.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kami gembira sekali karena daerah yang terisolir, selama ini tanpa jalan, akhirnya ada akses transportasi dengan hadirnya program TMMD,” ungkap dia, Minggu (28/2).

Dia mengatakan perjuangan untuk membuka isolasi Pelibaler sudah dimulai sejak tahun 2005. Saat itu dia berinisiatif mengumpulkan warga masyarakat di situ untuk sama-sama mencarikan jalan keluar.
Awalnya, kata dia, ada keinginan untuk membuka jalan baru secara swadaya. Pikiran dia, ketika masyarakat bisa swadaya, maka praktis akan mudah mendapatkan bantuan dari pihak lain.
Tarsisius Nong Manis lalu memberanikan diri menyampaikan hal itu kepada Danramil Bola. Gaung pun bersambut, Danramil Bola menganjurkan agar langsung bertemu Dandim Sikka agat diperjuangkan melalui program TMMD.
Alhasil Dandim Sikka pun mengakomodir keinginan masyarakat Pelibaler, dan kemudian memperjuangkan anggaran.
Praktis sejak tahun 2012 Kodim Sikka mulai memetakan rencana pelaksanaan TMMD di Pelibaler. Beberapa kali anggota Kodim Sikka datang ke lokasi untuk survei lokasi.
TMMD di Pelibaler akhirnya dipastikan dilaksanakan tahun 2021. Jalan baru yang dibuka sepanjang 3,3 kilometer mulai dari Dusun Kolik Desa Persiapan hingga Dusun Waiheli di Desa Kloangpopot.
“Akses jalan ini akan menghubungkan Kecamatan Doreng hingga ke Kecamatan Bola dan Mapitara,” terang dia.
Setelah akses jalan dibuka, kata dia, warga masyarakat berharap dibangun lagi fasilitas publik lainnya seperti pasar desa, puskesmas rawat inap, dan jaringan listrik.
“Untuk Puskesmas Rawat Inap, kami sudah usulkan, bahkan kami sudah hibah lahan,” ungkap dia.
Dia menambahkan terdapat 22 kepala keluarga di Pelibaler. Sebanyak 5 kepala keluarga sudah memiliki jaringan listrik yang diupayakan secara swadaya.
Tarsisius Nong Manis menyampaikan terima kasih khusus kepada Dandim Sikka karena melalui program TMMD sudah bisa membuka akses transportasi di wilayah yang sebelumnya terisolir.

Dia juga mengapresiasi Bupati Sikka dan DPRD Sikka atas dukungan anggaran untuk pelaksanaan TMMD.
TMMD ke-110 dengan tema TMMD Wujud Sinergi Membangun Negeri, dijadwalkan selama 14 hari, dimulai Selasa (2/3) ini. Menurut rencana acara pembukaan TMMD akan berlangsung secara virtual di Kantor Bupati Sikka di Jalan Eltari.
Sebelum resmi dimulai, sudah dilaksanakan kegiatan Pra TMMD. Pada Pra TMMD, 80 personil yang terlibat telah membuka akses jalan baru sepanjang 2,1 kilometer.
Dandim Sikka Letkol Inf Zulnalendra Utama memastikan akan menyelesaikan target pembukaan jalan baru sepanjang 3,3 kilometer.*** (eny)

















