Sikka Kena Refocusing Rp 198 Miliar Lebih

Avatar photo

- Redaksi

Selasa, 9 Maret 2021 - 13:51 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 33 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Paulus Prasetyo rapat anggaran bersama Badan Anggaran DPRD Sikka beberapa waktu lalu

Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Paulus Prasetyo rapat anggaran bersama Badan Anggaran DPRD Sikka beberapa waktu lalu

Maumere-SuaraSikka.com: Kabupaten Sikka terkena kebijakan refocusing sebesar Rp 198 miliar lebih. Sementara ini sedang dalam proses penyesuaian anggaran.

Kebijakan refocusing ini untuk 2 sumber anggaran berbeda yakni dana alokasi umum (DAU) dan dana insentif daerah (DID).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Gedung Kantor BPKAD Sikka

Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Sikka Paul Prasetya menjelaskan refocusing dilakukan berdasarkan perintah PMK Nomor 17/PMK.07/2021 tentang Pengelolaan Transfer ke Daerah dan Dana Desa Tahun Anggaran 2021 dalam rangka Mendukung Penanganan Pandemi Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) dan Dampaknya.

Khusus yang bersumber dari DAU, kata dia, refocusing untuk dua program besar yakni 25 persen untuk pemulihan ekonomi dan 8 persen untuk penanganan Covid-19 termasuk perlindungan sosial.

Baca Juga :  Polemik Dapur SPPG 3T di Sikka Seret AWK, Investor Sebut Belum Ada Pencairan BGN dan Bereskan Utang Rekanan di Lapangan

Sementara yang bersumber dari DID, recofusing sebesar 30 persen untuk bidang kesehatan dan perlindungan sosial.

“Dari DAU, kita refocusing Rp 190 miliar lebih, di mana Rp 144 miliar lebih
untuk pemulihan ekonomi dan Rp 46 miliar lebih untuk Covid-19. Sedangkan dari DID sebesar Rp 8 miliar,” jelas Paul Prasetya yang ditemui usai vaksinasi tahap kedua di Kantor Bupati Sikka, Selasa (9/3).

Dia mengatakan proses refocusing harus selesai Maret 2021, sebelum Kementerian Keuangan mencairkan dana transfer umum pada bulan April mendatang.

Paul Prasetya mengingatkan agar refocusing benar-benar dilakukan sesuai petunjuk regulasi. Jika tidak, maka praktis akan terkena sangsi pemotongan DAU.

Baca Juga :  Jurusan Rekayasa Perangkat Lunak di SMKS Yohanes XXIII Maumere, Juara LKS Tingkat Kabupaten Sikka

“Kemenkeu kalau sudah perintahkan refocusing, biasanya disiapkan sangsi. Pengalaman tahun lalu, kita refocusing tidak sesuai, langsung dipotong Rp 17,5 miliar dari dana transfer,”

Saat ini, lanjut dia, proses refocusing masih berjalan. Dia belum bisa memastikan sudah berapa besar anggaran yang di-recofusing.

“Masih berproses. Mungkin DID, karena anggarannya kecil, jadi bisa lebih cepat selesai,” ujar dia.

Secara terpisah, Kepala Dinas Informatika dan Komunikasi Sikka Kensius Didimus mengatakan pihaknya telah melakukan refocusing anggaran dari sejumlah program kegiatan di instansi tersebut. Infokom Sikka, katanya, terkena refocusing lebih dari Rp 500 juta.*** (eny)

Berita Terkait

Erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki, Bandara Frans Seda Maumere Ditutup Sementara
Pedagang Pasar Alok Sempat Kejar, Bupati Sikka: Saya Tidak Melarikan Diri
Kecewa Bupati Sikka Melarikan Diri, Pedagang Pasar Alok Teriak Pemimpin Pengecut
Penertiban Brutal di Pasar Alok, Terpal Dirobek, Meja Dagangan Diinjak
Fraksi Partai Perindo Sikka Wanti-Wanti Pungli di Sekolah
Jurusan Rekayasa Perangkat Lunak di SMKS Yohanes XXIII Maumere, Juara LKS Tingkat Kabupaten Sikka
Polemik Dapur SPPG 3T di Sikka Seret AWK, Investor Sebut Belum Ada Pencairan BGN dan Bereskan Utang Rekanan di Lapangan
Rekanan Mengeluh, AWK Belum Bayar Pekerjaan 4 Titik Dapur SPPG di Sikka, Nilainya Mencapai Rp 754 Juta

Berita Terkait

Sabtu, 20 Juni 2026 - 14:03 WITA

Erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki, Bandara Frans Seda Maumere Ditutup Sementara

Kamis, 11 Juni 2026 - 20:31 WITA

Pedagang Pasar Alok Sempat Kejar, Bupati Sikka: Saya Tidak Melarikan Diri

Kamis, 11 Juni 2026 - 18:17 WITA

Kecewa Bupati Sikka Melarikan Diri, Pedagang Pasar Alok Teriak Pemimpin Pengecut

Kamis, 11 Juni 2026 - 15:44 WITA

Penertiban Brutal di Pasar Alok, Terpal Dirobek, Meja Dagangan Diinjak

Kamis, 11 Juni 2026 - 07:50 WITA

Fraksi Partai Perindo Sikka Wanti-Wanti Pungli di Sekolah

Rabu, 10 Juni 2026 - 18:31 WITA

Polemik Dapur SPPG 3T di Sikka Seret AWK, Investor Sebut Belum Ada Pencairan BGN dan Bereskan Utang Rekanan di Lapangan

Rabu, 10 Juni 2026 - 13:45 WITA

Rekanan Mengeluh, AWK Belum Bayar Pekerjaan 4 Titik Dapur SPPG di Sikka, Nilainya Mencapai Rp 754 Juta

Selasa, 9 Juni 2026 - 21:27 WITA

Sekolah Dihancurkan demi Koperasi Desa Merah Putih, AHP: Sangat Keterlaluan

Berita Terbaru

Daerah

Fraksi Partai Perindo Sikka Wanti-Wanti Pungli di Sekolah

Kamis, 11 Jun 2026 - 07:50 WITA