Pernyataan Kontroversial Karmianto Eri, Ini Reaksi Alex Longginus

Avatar photo

- Redaksi

Sabtu, 13 Maret 2021 - 10:00 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 29 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Alexander Longginus

Alexander Longginus

Maumere-SuaraSikka.com: Mantan Ketua DPC PDIP Sikka sekaligus mantan Bupati Sikka Alexander Longginus ikut bereaksi dan angkat bicara soal pernyataan kontroversial Ketua DPC PKB Sikka Yoseph Karmianto Eri.

Alexander Longginus menegaskan bahwa dalam hal berpolitik, yang dituntut adalah sebuah kejujuran.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Karena itu, kata dia, pernyataan Yoseph Karmianto Eri yang mengatakan Bupati Sikka Fransiskus Roberto Diogo merupakan kader PKB yang dititipkan ke PDIP, harus pula diuji kejujurannya.

“Harus ada kejujuran, baik dari Manto, juga dari Robby Idong,” sentil dia menjawab media ini, Jumat (12/3) di Maumere.

Menurut Alex Longginus, apa yang disampaikan Karmianto Eri, tentu saja berpijak dari sebuah realitas. Seperti apa realitas tersebut, hanya Karmianto Eri yang bisa menjelaskan dengan jujur.

“Saya kira Manto punya dasar menyampaikan hal itu. Tidak mungkin dia keluarkan pernyataan yang konyol seperti itu,” ujar dia.

Dia juga meminta Bupati Sikka yang biasa disapa Robby Idong, menanggapi dengan jujur pernyataan Ketua PKB Sikka.

“Robby Idong juga harus jujur terhadap pernyataan tersebut. Benar atau tidak seperti yang disampaikan Manto. Kalau tidak salah Manto pernah keluarkan kartu tanda anggota PKB untuk Robby,” tambah dia menduga.

Baca Juga :  SMPK Yapenthom 2 Maumere Raih Prestasi Gemilang pada FLS3N 2026 di Sikka

Soal kejujuran dalam berpolitik, kata Alexander Longginus, sikap politik seperti itu sudah membudaya di PDIP. Partai dengan logo banteng bermoncong putih itu, kata dia, sangat konsisten dan prinsip mengatakan hal yang juiur.

“Di PDIP, kami sudah diajarkan untuk menyampaikan benar ya benar, dan salah ya salah. Sikap itu sudah dari dulu, sejak zaman PDI hingga PDIP,” tukas dia.

Selain menggugah kejujuran dari Karmianto Eri dan Bupati Sikka, Alex Longginus juga menyentil etika politik pada diri Karmianto Eri.

Wakil Ketua DPD PDIP NTT ini menilai pernyataan Karmianto Eri merupakan sebuah pernyataan yang tidak etis. Dia menduga Karmianto Eri tidak memiliki etika politik dan komunikasi politik yang baik.

“Robby Idong itu Bupati Sikka, dan pernyataan tersebut sangat menyudutkan Bupati,” ungkap dia.

Alex Longginus mengatakan sebagai seorang pejabat dengan posisi saat ini menjadi Wakil Ketua DPRD Sikka, semestinya Karmianto Eri memilih pilihan kalimat dan diksi yang etis, tepat, dan komunikatif.

Baca Juga :  Jurusan Rekayasa Perangkat Lunak di SMKS Yohanes XXIII Maumere, Juara LKS Tingkat Kabupaten Sikka

Mantan Ketua DPC PDIP Sikka tiga periode ini, kemudian merasa lucu sendiri ketika Karmianto Eri menyamakan dirinya dengan Gus Dur.

“Gus Dur itu terkenal karena ketokohannya yang berwibawa dan piawai. Pernyataan Gus Dur sulit ditangkap maksudnya. Manto jangan samakan dirinya seperti Gus Dur,” ujar dia serius.

Ketua DPC PKB Sikka Yoseph Karmianto Eri (foto: istimewa)

Sebelumnya, saat Muscab PKB Zona II NTT di Hotel Sylvia Maumere, Kamis (11/3), Karmianto Eri menyambut kedatangan Bupati Sikka dengan pernyataan kontroversial.

“Selamat datang Bupati Sikka Fransiskus Roberto Diogo di Muscab PKB. Beliau ini juga merupakan kader PKB yang kita titipkan di PDI Perjuangan,” ujar Manto bersemangat.

Tepuk tangan riuh menggemuruh di lokasi acara. Tepukan tangan dan apresiasi penuh bangga memberi kesan setuju atas pernyataan Karmianto Eri.

Pernyataan Karmianto Eri kini menjadi gunjingan hangat netizen dan warga masyarakat Sikka. Banyak yang mengecam, terutama datang dari warga banteng moncong putih. Tapi tidak sedikit pun yang sependapat dengan gaya obok-obok Karmianto Eri.*** (eny)

Berita Terkait

Pedagang Pasar Alok Sempat Kejar, Bupati Sikka: Saya Tidak Melarikan Diri
Kecewa Bupati Sikka Melarikan Diri, Pedagang Pasar Alok Teriak Pemimpin Pengecut
Penertiban Brutal di Pasar Alok, Terpal Dirobek, Meja Dagangan Diinjak
Fraksi Partai Perindo Sikka Wanti-Wanti Pungli di Sekolah
Jurusan Rekayasa Perangkat Lunak di SMKS Yohanes XXIII Maumere, Juara LKS Tingkat Kabupaten Sikka
Polemik Dapur SPPG 3T di Sikka Seret AWK, Investor Sebut Belum Ada Pencairan BGN dan Bereskan Utang Rekanan di Lapangan
Rekanan Mengeluh, AWK Belum Bayar Pekerjaan 4 Titik Dapur SPPG di Sikka, Nilainya Mencapai Rp 754 Juta
Sekolah Dihancurkan demi Koperasi Desa Merah Putih, AHP: Sangat Keterlaluan

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 20:31 WITA

Pedagang Pasar Alok Sempat Kejar, Bupati Sikka: Saya Tidak Melarikan Diri

Kamis, 11 Juni 2026 - 18:17 WITA

Kecewa Bupati Sikka Melarikan Diri, Pedagang Pasar Alok Teriak Pemimpin Pengecut

Kamis, 11 Juni 2026 - 15:44 WITA

Penertiban Brutal di Pasar Alok, Terpal Dirobek, Meja Dagangan Diinjak

Kamis, 11 Juni 2026 - 07:50 WITA

Fraksi Partai Perindo Sikka Wanti-Wanti Pungli di Sekolah

Rabu, 10 Juni 2026 - 21:30 WITA

Jurusan Rekayasa Perangkat Lunak di SMKS Yohanes XXIII Maumere, Juara LKS Tingkat Kabupaten Sikka

Rabu, 10 Juni 2026 - 13:45 WITA

Rekanan Mengeluh, AWK Belum Bayar Pekerjaan 4 Titik Dapur SPPG di Sikka, Nilainya Mencapai Rp 754 Juta

Selasa, 9 Juni 2026 - 21:27 WITA

Sekolah Dihancurkan demi Koperasi Desa Merah Putih, AHP: Sangat Keterlaluan

Selasa, 9 Juni 2026 - 19:51 WITA

10 Kali Dapat Opini WTP, Bupati Sikka: Berkat Komitmen Eksekutif dan Legislatif

Berita Terbaru

Daerah

Fraksi Partai Perindo Sikka Wanti-Wanti Pungli di Sekolah

Kamis, 11 Jun 2026 - 07:50 WITA