JKN-KIS Bikin Ano Tenang Menanti Persalinan Anak Kedua

Avatar photo

- Redaksi

Jumat, 2 April 2021 - 14:58 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 24 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kresensiana Nona

Kresensiana Nona

Maumere-SuaraSikka.com: Kresensiana Nona yang biasa dipanggil Ano sangat tenang sekali menanti persalinan anak keduanya. Semua berkat kepesertaannya pada program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS).

Wanita 36 tahun ini menikmati dengan enjoi masa kehamilannya. Dia tidak lagi memikirkan biaya persalinan, termasuk saat-saat ketika dia akan melakukan kontrol kesehatan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Nyaman saja. Kan ada JKN-KIS,” ungkap wanita yang tinggal di
Kelurahan Wuring Kecamatan Alok Barat Kabupaten Sikka Propinsi NTT itu.

Kondisi ini berbeda sewaktu persalinan anak pertamanya. Kala itu Ano dan suami harus memikirkan biaya persalinan dan berbagai kebutuhan lainnya.

Baca Juga :  Polemik Dapur SPPG 3T di Sikka Seret AWK, Investor Sebut Belum Ada Pencairan BGN dan Bereskan Utang Rekanan di Lapangan

“Waktu persalinan pertama, kami harus mengeluarkan biaya sendiri. Berat sekali, karena biaya sangat mahal. Tambah lagi dengan kebutuhan lainnya,” terang dia.

Waktu itu, tambahnya, dia dan suami belum menjadi peserta JKN-KIS. Sehingga mau tidak mau seluruh biaya perawatan kesehatan dan persalinan harus keluar dari kantong sendiri.

Berbeda dengan menunggu persalinan kedua kali ini, Ano sudah menjadi peserta aktif JKN-KIS. Karena itu dia dan suami tidak perlu kuatir lagi soal biaya. Dia meyakini semuanya sudah dijaminkan BPJS Kesehatan melalui program JKN-KIS.

Baca Juga :  Pedagang Pasar Alok Sempat Kejar, Bupati Sikka: Saya Tidak Melarikan Diri

“Kalau sekarang saya dan suami tidak kuatir lagi. Kami begitu tenang, kan ada JKN-KIS,” ungkap dia yakin.

Fokusnya sekarang, kata dia, menyiapkan mental untuk menghadapi persalinan, sehingga bisa berlangsung sukses.

Ano mengaku sangat beruntung sekali menjadi peserta JKN-KIS. Dengan modal kartu sakti KIS, pemeriksaan kandungannya dibiayai negara dari JKN-KIS yang berprinsip gotong-royong.

Dia memberikan apresiasi atas kehadira program ini karena telah sangat membantu masyarakat dalam hal jaminan kesehatan.*** (eny)

Berita Terkait

Erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki, Bandara Frans Seda Maumere Ditutup Sementara
Pedagang Pasar Alok Sempat Kejar, Bupati Sikka: Saya Tidak Melarikan Diri
Kecewa Bupati Sikka Melarikan Diri, Pedagang Pasar Alok Teriak Pemimpin Pengecut
Penertiban Brutal di Pasar Alok, Terpal Dirobek, Meja Dagangan Diinjak
Fraksi Partai Perindo Sikka Wanti-Wanti Pungli di Sekolah
Jurusan Rekayasa Perangkat Lunak di SMKS Yohanes XXIII Maumere, Juara LKS Tingkat Kabupaten Sikka
Polemik Dapur SPPG 3T di Sikka Seret AWK, Investor Sebut Belum Ada Pencairan BGN dan Bereskan Utang Rekanan di Lapangan
Rekanan Mengeluh, AWK Belum Bayar Pekerjaan 4 Titik Dapur SPPG di Sikka, Nilainya Mencapai Rp 754 Juta

Berita Terkait

Sabtu, 20 Juni 2026 - 14:03 WITA

Erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki, Bandara Frans Seda Maumere Ditutup Sementara

Kamis, 11 Juni 2026 - 20:31 WITA

Pedagang Pasar Alok Sempat Kejar, Bupati Sikka: Saya Tidak Melarikan Diri

Kamis, 11 Juni 2026 - 18:17 WITA

Kecewa Bupati Sikka Melarikan Diri, Pedagang Pasar Alok Teriak Pemimpin Pengecut

Kamis, 11 Juni 2026 - 15:44 WITA

Penertiban Brutal di Pasar Alok, Terpal Dirobek, Meja Dagangan Diinjak

Kamis, 11 Juni 2026 - 07:50 WITA

Fraksi Partai Perindo Sikka Wanti-Wanti Pungli di Sekolah

Rabu, 10 Juni 2026 - 18:31 WITA

Polemik Dapur SPPG 3T di Sikka Seret AWK, Investor Sebut Belum Ada Pencairan BGN dan Bereskan Utang Rekanan di Lapangan

Rabu, 10 Juni 2026 - 13:45 WITA

Rekanan Mengeluh, AWK Belum Bayar Pekerjaan 4 Titik Dapur SPPG di Sikka, Nilainya Mencapai Rp 754 Juta

Selasa, 9 Juni 2026 - 21:27 WITA

Sekolah Dihancurkan demi Koperasi Desa Merah Putih, AHP: Sangat Keterlaluan

Berita Terbaru

Daerah

Fraksi Partai Perindo Sikka Wanti-Wanti Pungli di Sekolah

Kamis, 11 Jun 2026 - 07:50 WITA