Lamaholot Berduka, Flotim dan Lembata Dikepung Bencana, Korban Tewas Sudah Puluhan Orang

Avatar photo

- Redaksi

Minggu, 4 April 2021 - 22:02 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 17 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sebuah mobil pengangkut BBM yang hanyut terbawa banjir bandang di Kecamatan Ile Boleng, Minggu (4/4) (foto: istimewa)

Sebuah mobil pengangkut BBM yang hanyut terbawa banjir bandang di Kecamatan Ile Boleng, Minggu (4/4) (foto: istimewa)

Maumere-SuaraSikka.com: Lamaholot berduka. Dua kabupaten di wilayah itu, Flores Timur dan Lembata di Propinsi NTT dikepung bencana, Minggu (4/4). Sudah puluhan orang yang jadi korban tewas.

Bencana paling dahsyat yakni banjir bandang dan longsor di Desa Nelelamadike Kecamatan Ileboleng, Flores Timur.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kantor Koramil Adonara porak poranda (foto: istimewa)

Dikabarkan 63 orang tewas tertimbun longsor. Masih banyak yang tertimbun longsoran dan bangunan rumah, namun belum bisa dievakuasi.

Masih di Flotim, bencana juga terjadi di Desa Wairburak dan Kelurahan Waiwerang di Kecamatan Adonara Timur. Banjir bandang menewaskan 4 orang. Puluhan rumah porak poranda.

Baca Juga :  Bom Hantam Gereja Katolik di Papua Tengah, 5 Korban Dibawa Lari ke Rumah Sakit 

Sementara itu di Kabupaten Lembata,
banjir bandang melanda beberapa desa di Kecamatan Ile Ape dan Ile Ape Timur.

Setidaknya sudah 13 warga yang dikabarkan meregang nyawa, yakni 3 dari Desa Waowala, 5 dari Desa Tanjung Batu, dan 5 dari Desa Amakaka.

Sementara itu puluhan warga lainnya dinyatakan hilang dan masih dalam proses pencarian.

Baca Juga :  Cairan Dialisa Sudah Tersedia, Pasien Cuci Darah di Maumere Kembali Dilayani
Baniir bandang di Ileboleng (foto: istimewa)

Ini merupakan bencana terbesar yang dialami warga Lamaholot.

Informasi yang dihimpun media ini Bupati Flotim Antonius Gehe Hadjon sejak pagi tadi sudah menuju ke lokasi bencana. Dia menyebut banjir bandang dan longsor akibat hujan dengan intensitas tinggi dalam beberapa hari terakhir ini.

Hingga sore tadi, cuaca ekstrim masih terus berlangsung. Warga diminta antisiapasi banjir bandang dan longsor susulan.*** (eny)

Berita Terkait

Bertahun-Tahun Kontrak Rumah di Maumere Demi Bisa Cuci Darah, Warga Flotim Minta Pemerintah Hadirkan Unit Hemodialisis di Larantuka
Paguyuban Sound System Maumere Sumbang Rp 25 Juta untuk Pembangunan Gereja Santo Gabriel Waioti
Partisipasi Rendah, Hanya 5 SMK di Sikka Ikut FLS3N dan O2SN
Cairan Dialisa Sudah Tersedia, Pasien Cuci Darah di Maumere Kembali Dilayani
Sikka Darurat, Cairan Dialisa Habis, Pasien Cuci Darah Tidak Dilayani
Bom Hantam Gereja Katolik di Papua Tengah, 5 Korban Dibawa Lari ke Rumah Sakit 
Fantastis! Closing Ceremony Festival Sepak Bola, 1500 Pelajar di Sikka Kreasi Tarian Kolosal
Jelang 2 Hari Launching, HM Infinity Sport & Cafe Bagi 100 Paket Sembako untuk Warga Kota Uneng

Berita Terkait

Jumat, 22 Mei 2026 - 08:54 WITA

Bertahun-Tahun Kontrak Rumah di Maumere Demi Bisa Cuci Darah, Warga Flotim Minta Pemerintah Hadirkan Unit Hemodialisis di Larantuka

Kamis, 21 Mei 2026 - 12:56 WITA

Paguyuban Sound System Maumere Sumbang Rp 25 Juta untuk Pembangunan Gereja Santo Gabriel Waioti

Rabu, 20 Mei 2026 - 22:38 WITA

Partisipasi Rendah, Hanya 5 SMK di Sikka Ikut FLS3N dan O2SN

Selasa, 19 Mei 2026 - 13:22 WITA

Cairan Dialisa Sudah Tersedia, Pasien Cuci Darah di Maumere Kembali Dilayani

Senin, 18 Mei 2026 - 15:12 WITA

Sikka Darurat, Cairan Dialisa Habis, Pasien Cuci Darah Tidak Dilayani

Kamis, 14 Mei 2026 - 12:13 WITA

Fantastis! Closing Ceremony Festival Sepak Bola, 1500 Pelajar di Sikka Kreasi Tarian Kolosal

Kamis, 14 Mei 2026 - 08:37 WITA

Jelang 2 Hari Launching, HM Infinity Sport & Cafe Bagi 100 Paket Sembako untuk Warga Kota Uneng

Rabu, 13 Mei 2026 - 20:33 WITA

Festival Sepak Bola Pelajar Sukses Meniti Prestasi, Bupati Sikka Beri Apresiasi

Berita Terbaru