




Maumere-SuaraSikka.com: Wakil Gubernur NTT Joseph Nae Soi meminta Pemkab Flotim dan Lembata segera membuka dapur umum pada lokasi bencana di dua kabupaten itu.
Keberadaan dapur umum, kata dia, sangat penting untuk mengakomodir kepentingan korban selamat dari bencana banjir bandang dan longsor yang terjadi pada Minggu (4/4) kemarin.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Yang pertama harus dilakukan adalah buka dapur umum. Pemprop NTT sudah koordinasikan, sehingga perlu ditindaklanjuti di dua kabupaten,” jelas Joseph Nae Soi kepada wartawan di Bandara Frans Seda Maumere, Senin (5/4).
Selain dapur umum, dia meminta Dinas Sosial di Flotim dan Lembata untuk segera menyalurkan bantuan tanggap darurat kepada korban bencana.

“Hari ini dalam kunjungan ke sana, saya akan salurkan beras kepada korban bencana,” ungkap dia.
Wagub NTT mengaku prihatin dengan terjadinya bencana yang melanda beberapa wilayah di NTT.
Dari laporan yang dia terima, bencana terparah hingga korban meninggal yakni di Pulau Adonara, Lembata, dan Alor.
“Data yang saya terima hari ini, di Adonara meninggal 61 orang, Alor 15, dan Lembata saya baru dengar tadi pagi itu ada 11 yang meninggal,” jelas dia.

Dia memberikan apresiasi atas perhatian pemerintah pusat yang cepat tanggap dengan bencana yang dialami masyarakat NTT.
“Pemerintah pusat sudah berikan perhatian yang benar-benar. Pa Doni Monardo sendiri datang dengan perlengkapan dan orang-orang untuk membantu kita,” terang dia.
Dengan tingginya perhatian pusat dan hadir langsung Kepala BNPB, kata dia, semua potensi di daerah-daerah yang mengalami bencana harus bersatu padu di masa tanggap darurat.
Wagub NTT Joseph Nae Soi tiba di Maumere bersama Doni Monardo dan rombongan. Mereka menggunakan pesawat Pelita Air.
Rencananya pesawat yang sama akan mengangkut mereka ke Larantuka. Seterusnya rombongan melanjutkan perjalanan dengan kapal motor.
Namun karena cuaca Larantuka dan sekitarnya tidak memungkinkan, pesawat yang membawa Doni Monardo dan rombongan tidak diizinkan terbang ke Larantuka, dan mereka memilih menempuh jalan darat.*** (eny)




















