




Maumere-SuaraSikka.com: Presiden Joko Widodo menginstruksikan Tim SAR Gabungan untuk mencari dan menemukan semua korban akibat banjir bandang dan longsor.
Jokowi menyampaikan instruksi ini kepada Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI Henri Alfiandi ketika dia meninjau langsung lokasi bencana tanah longsor di Desa Anakaka Kecamatan Ile Ape Kabupaten Lambata, Jumat (9/4).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT

“Informasi yang saya terima, korban di tempat ini paling banyak. Saya sudah perintahkan kepada tim SAR untuk berusaha semaksimal mungkin mencari dan menemukan seluruh korban,” instruksi Presiden.
Presiden Jokowi berada di lokasi longsor sekitar pukul 11.45 Wita setelah menempuh perjalanan darat sejauh 20 kilometer dari Bandara Wunopito Lewoleba.
Presiden Jokowi didampingi Menteri PUPR Basuki Hadimuldjono, Gubernur NTT Viktor Leiskodat, Kepala BNPB Letjen TNI Doni Monardo, Kabasarnas Marsdya TNI Henri Alfiandi, beserta pejabat lainnya.
Setelah melihat langsung dampak kerusakan banjir bandang dan longsor di Makaka, selamjutnya Presiden melaksanakan Shalat Jumat di sebuah masjid di desa itu.

Selanjutnya Presiden Jokowi mengunjungi tempat pengungsian di Puskesmas Waipukang.
Dari tempat pengungsian, Presiden Jokowi dan rombongan kembali ke Bandara Wunopito Lembata untuk melanjutkan kunjungan kerja ke Pulau Adonara.
Orang nomor satu di Indonesia itu juga mengucapkan belasungkawa kepada keluarga para korban di kaki Gunung Ile Lewotolok.
“Atas nama pemerintah Indonesia, saya mengucapkan bela sungkawa yang mendalam kepada seluruh keluarga korban atas bencana ini,” ungkap dia.
Desa Makaka merupakan salah satu desa di Kecamatan Ile Ape yang diterjang banjir bandang dan longsor. Secara umum, Tim SAR Gabungan telah berhasil menemukan 41 korban meninggal dunia di Kabupaten Lembata.*** (eny)




















